Kenakalan Pelajar atau Remaja Menurut Sarlito W Sarwono Adalah

Kilas Rakyat

3 April 2024

2
Min Read
Bank Soal Dan Kunci Jawaban
Bank Soal Dan Kunci Jawaban

Kenakalan remaja atau pelajar biasanya menjadi momok bagi orang tua maupun pihak sekolah. Pertumbuhan dan perkembangan remaja biasanya sering ditandai dengan perubahan perilaku yang kadang-kadang membuat mereka melakukan tindakan-tindakan yang tidak diharapkan atau yang lebih dikenal dengan kenakalan remaja. Dalam konteks ini, pemikiran Sarlito W Sarwono, seorang psikolog terkemuka dari Indonesia, memberikan sudut pandang yang menarik dan berpendidikan tentang masalah ini.

Definisi Kenakalan Remaja Menurut Sarlito W Sarwono

Sarlito W Sarwono memandang kenakalan remaja sebagai perilaku menyimpang yang dilakukan oleh seseorang dalam masa remaja. Menurutnya, kenakalan tersebut adalah bagian dari proses pertumbuhan dan perkembangan individu yang mencakup aspek psikologis, biologis, dan sosial.

Kenakalan remaja bisa bervariasi, mulai dari tindakan ringan seperti membolos sekolah, berbohong, hingga tindakan berat seperti penggunaan obat-obatan terlarang, perkelahian, dan tindak pidana lainnya. Perilaku tersebut merupakan cara remaja mencari identitas dan eksistensinya, sekaligus sebagai bentuk penolakan atau pemberontakan terhadap norma dan aturan yang ada.

Faktor Penyebab Kenakalan Remaja

Menurut Sarlito, faktor yang mempengaruhi kenakalan remaja dapat dibagi menjadi dua, yaitu factor internal dan factor eksternal. Faktor internal melibatkan aspek psikologis remaja seperti dorongan hasrat, kontrol diri yang kurang, dan penilaian risiko yang miskin. Sedangkan faktor eksternal terkait dengan lingkungan di mana remaja tersebut hidup dan tumbuh, mencakup lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Ketidakharmonisan dalam keluarga, lingkungan sekolah yang tidak kondusif, atau tuntutan sosial yang tinggi bisa mempengaruhi seseorang untuk melakukan tindakan menyimpang.

Solusi Menghadapi Kenakalan Remaja

Sarlito W Sarwono menyatakan bahwa solusi terbaik dalam mengatasi kenakalan remaja adalah melalui pendekatan preventif dan intervensi dini. Ini termasuk pembentukan karakter, peningkatan kontrol diri, pengenalan konsekuensi tindakan, dan penanaman nilai-nilai moral yang baik dari usia dini.

Penting juga untuk memberikan remaja ruang untuk berkomunikasi dan mengungkapkan perasaan mereka, sehingga mereka dapat merasa dihargai dan dipahami. Selain itu, peran orang tua sangat penting dalam pengembangan perilaku anak. Mereka harus menjadi teladan yang baik dan memberikan panduan tentang cara berperilaku yang benar.

Pencegahan dan intervensi yang baik dapat membantu meredam kenakalan remaja dan membantu mereka tumbuh menjadi individu yang bertanggung jawab dan produktif. Dengan demikian, pemahaman tentang kenakalan remaja menurut Sarlito W Sarwono ini sangat penting bagi orang tua, guru, dan semua orang yang terlibat langsung dalam pengasuhan dan pendidikan remaja.

Tinggalkan komentar


Related Post