Kemenangan dramatis mengantar Al Nassr meraih gelar juara Liga Arab Saudi musim ini. Di balik kesuksesan tersebut, tersimpan sejumlah fakta menarik dan rekor yang terpecahkan, termasuk yang melibatkan bintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo.
Perjuangan Al Nassr untuk kembali merasakan manisnya gelar liga akhirnya berbuah manis pada Jumat (22/5/2026) dini hari WIB. Kemenangan telak 4-1 atas Damac di kandang sendiri, Al Awwal Stadium, memastikan "The Global Club" mengunci gelar juara Saudi Pro League.
Kepastian ini disambut gegap gempita oleh para pendukung Al Nassr. Dengan raihan 86 poin, Al Nassr unggul dua angka dari rival terdekatnya, Al Hilal, yang harus puas berada di posisi kedua dengan 84 poin.
Gelar ini menjadi penantian panjang bagi Al Nassr yang terakhir kali merasakannya pada tahun 2019. Lebih istimewa lagi, ini merupakan titel liga pertama bagi Cristiano Ronaldo sejak bergabung dengan klub pada tahun 2023. Kehadiran pemain sekaliber Ronaldo jelas memberikan dampak signifikan bagi performa tim.
Kesuksesan Al Nassr musim ini tidak hanya diukur dari raihan trofi, tetapi juga dihiasi oleh berbagai catatan statistik impresif. Data yang diolah dari Opta mengungkapkan sejumlah fakta menarik yang patut dicermati.
Sejarah dan Dominasi Al Nassr di Liga Arab Saudi
Prestasi Al Nassr musim ini menandai sejarah baru bagi klub. Dengan gelar yang diraih, Al Nassr kini total telah mengoleksi sebelas gelar juara Liga Arab Saudi. Pencapaian ini menempatkan mereka sebagai salah satu klub tersukses dalam sejarah kompetisi domestik Arab Saudi.
Lebih spesifik lagi, dari sebelas gelar tersebut, empat di antaranya diraih pada era liga profesional. Ini menunjukkan konsistensi dan kemampuan Al Nassr untuk bersaing di level tertinggi sepak bola Arab Saudi dalam berbagai era kompetisi.
Rekor Kemenangan dalam Semusim
Musim ini, Al Nassr berhasil mencatatkan 28 kemenangan di Saudi Pro League. Angka ini memecahkan rekor kemenangan terbanyak yang pernah mereka raih dalam satu musim liga. Rekor sebelumnya adalah 26 kemenangan yang dicapai pada musim 2023/2024.
Jumlah kemenangan yang impresif ini menjadi bukti dominasi Al Nassr di sepanjang musim. Konsistensi dalam meraih poin penuh di setiap pertandingan menjadi kunci utama keberhasilan mereka mengungguli para pesaingnya.
Benteng Pertahanan yang Kokoh
Selain ketajaman lini serang, pertahanan Al Nassr juga menunjukkan performa luar biasa. Gawang Al Nassr tercatat tidak kebobolan dalam 17 pertandingan Saudi Pro League.
Jumlah ini melampaui rekor clean sheet klub sebelumnya, yaitu 16 pertandingan tanpa kebobolan pada musim 2022/2023. Ketangguhan lini belakang ini menjadi fondasi penting bagi Al Nassr untuk meraih kemenangan demi kemenangan.
4-11 – النصر بطل دوري روشن السعودي للمرة 11 في تاريخه، والرابعة في حقبة دوري المحترفين.
فاز النصر بـ 28 مباراة هذا الموسم، وهو الرقم الأعلى له في موسم واحد في الدوري، متجاوزاً رقمه السابق 26 انتصاراً في موسم 2023/2024.
لم تهتز شباك النصر في 17 مباراة هذا الموسم في دوري روشن، وهو الرقم الأعلى له متجاوزاً رقمه السابق 16 مباراة في موسم 2022/2023. pic.twitter.com/SkY25v7cTy
— OptaArabi (@OptaArabi) May 21, 2026
Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Kandang
Kehadiran Cristiano Ronaldo di Al Nassr membawa dampak luar biasa, tidak hanya bagi tim, tetapi juga bagi catatan individu pemain. Ronaldo kini tercatat sebagai pencetak gol terbanyak di laga kandang dalam sejarah Al Nassr di liga domestik.
Dengan torehan 52 gol, Ronaldo berhasil melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Mohamed Al Sahlawi (51 gol). Ini menunjukkan betapa berbahayanya Ronaldo saat bermain di hadapan para pendukungnya sendiri.
Lebih jauh lagi, Ronaldo menjadi pemain kedua dari Al Nassr yang mampu menyumbang total 60 gol atau lebih di laga kandang Saudi Pro League. Sebelumnya, Mohamed Al Sahlawi juga pernah mencapai prestasi serupa dengan 51 gol dan 13 assist. Ronaldo sendiri mencatatkan 52 gol dan 9 assist di kandang.
Prestasi Sang Pelatih, Jorge Jesus
Kesuksesan Al Nassr musim ini tidak lepas dari peran krusial sang pelatih, Jorge Jesus. Pelatih asal Portugal ini mencatatkan rekor pribadi yang mengesankan.
Jorge Jesus menjadi pelatih ketiga yang berhasil memenangkan Liga Arab Saudi sebanyak dua kali. Ia menyusul jejak Gabriel Calderon dan Ramon Diaz.
Yang lebih prestisius lagi, Jesus menjadi pelatih kedua yang mampu meraih prestasi ini dengan dua tim yang berbeda. Sebelumnya, Gabriel Calderon juga pernah mencapainya. Hal ini menunjukkan kemampuan adaptasi dan kejelian taktik Jesus dalam membawa tim meraih gelar juara di berbagai klub.
Sadio Mane, Pemain Tak Terkalahkan
Satu lagi pemain yang mencatatkan rekor individu impresif adalah Sadio Mane. Pemain asal Senegal ini menjadi pemain dengan jumlah laga terbanyak tanpa terkalahkan di Saudi Pro League.
Mane berhasil mencatatkan 25 laga tak terkalahkan, dengan rincian 24 kemenangan dan hanya sekali imbang. Prestasi ini belum pernah dicapai oleh pemain lain dari Al Nassr dalam satu musim liga. Ketangguhan dan kontribusi Mane di lini tengah maupun depan menjadi elemen penting dalam laju tak terhentikan Al Nassr musim ini.
Dengan perpaduan pemain bintang, strategi jitu sang pelatih, dan kerja keras seluruh tim, Al Nassr berhasil mengakhiri dahaga gelar liga dan mencatatkan sejarah baru. Musim ini akan selalu dikenang sebagai musim di mana "The Global Club" kembali berjaya di kancah sepak bola Arab Saudi.









Tinggalkan komentar