Emery Samai Rekor Juara Eropa Mourinho

Kilas Rakyat

21 Mei 2026

4
Min Read

Jakarta – Unai Emery mengukuhkan statusnya sebagai raja Liga Europa. Pelatih asal Spanyol ini baru saja mengantarkan Aston Villa meraih gelar juara kompetisi kasta kedua antarklub Eropa tersebut, menambah koleksi trofinya menjadi lima.

Keberhasilan ini menempatkan Emery dalam jajaran elit pelatih Eropa, sejajar dengan nama-nama besar seperti Carlo Ancelotti dan Jose Mourinho dalam hal jumlah trofi kompetisi antarklub benua biru. Pencapaian ini sungguh luar biasa, mengingat perjalanan Aston Villa di bawah asuhannya.

Kemenangan 3-0 atas Freiburg di Besiktas Park, Istanbul, Turki, pada Kamis (21/5/2026) dini hari WIB, memastikan trofi Liga Europa menjadi milik The Villans. Gol-gol dari Youri Tielemans, Emiliano Buendia, dan Morgan Rogers menjadi penentu sejarah bagi klub asal Birmingham tersebut.

Jejak Sang Maestro Eropa

Koleksi lima trofi Liga Europa yang diraih Unai Emery bukanlah hal yang datang secara kebetulan. Tiga gelar ia raih bersama Sevilla, satu bersama Villarreal, dan kini yang kelima bersama Aston Villa. Prestasi ini menempatkannya sebagai pelatih tersukses dalam sejarah kompetisi tersebut.

Sebelumnya, Emery telah membuktikan kapasitasnya di Spanyol. Bersama Sevilla, ia berhasil mencetak hattrick juara Liga Europa berturut-turut pada musim 2013/2014, 2014/2015, dan 2015/2016. Prestasi ini menjadikannya legenda hidup di klub berjuluk Los Nervionenses.

Kemudian, pada musim 2020/2021, giliran Villarreal yang ia bawa meraih kejayaan di Liga Europa. Kemenangan dramatis atas Manchester United di final menjadi bukti ketangguhan mental dan taktik yang ia miliki.

Kini, Aston Villa menjadi saksi bisu kehebatan Emery. Klub yang sebelumnya berjuang di papan tengah Liga Primer Inggris berhasil ia bawa terbang tinggi ke kancah Eropa dan meraih gelar bergengsi.

Perbandingan dengan Legenda

Koleksi lima trofi Liga Europa membuat Unai Emery kini duduk sejajar dengan Jose Mourinho dalam daftar pelatih dengan gelar terbanyak di kompetisi Eropa. Mourinho sendiri pernah meraih trofi Liga Europa bersama FC Porto dan Manchester United.

Bahkan, pujian datang dari salah satu mantan pemain Aston Villa, Ashley Young. Ia secara terbuka mengakui kehebatan Emery dan menyebut sang pelatih pantas disejajarkan dengan nama-nama besar.

“Emery adalah seorang pemenang. Dia terlahir sebagai pemenang, terutama di kompetisi ini ketika dia telah membuktikannya berkali-kali. Sejajarkan namanya di atas sana bersama Ancelotti dan Mourinho,” ujar Young seperti dikutip dari BBC.

Young menambahkan bahwa Emery memiliki cara unik dalam memotivasi timnya. Ia berhasil mengangkat performa Aston Villa dari posisi yang sulit di Liga Primer Inggris.

“Dia membawa klub ini kembali ke Eropa, kembali ke Liga Champions. Jika Anda mengatakan saat kami berada di posisi ke-16 [di Liga Premier] bahwa dia akan datang dan menjuarai Liga Europa, tidak akan ada satu pun pemain yang percaya hal itu bakal terwujud. Dia memang punya caranya sendiri,” imbuh Young.

Sementara itu, Carlo Ancelotti masih menjadi pelatih dengan koleksi trofi kompetisi Eropa terbanyak. Pelatih asal Italia ini telah meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk Liga Champions dan Liga Europa bersama klub-klub top Eropa seperti AC Milan, Real Madrid, dan Bayern Munich.

Dampak Emery di Aston Villa

Kedatangan Unai Emery di Aston Villa pada Oktober 2022 disambut dengan harapan besar. Klub yang tengah berjuang di papan bawah klasemen Liga Primer Inggris membutuhkan sentuhan magis seorang pelatih berpengalaman.

Emery tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan pengaruhnya. Ia berhasil membawa Aston Villa finis di peringkat ketujuh klasemen akhir Liga Primer Inggris musim 2022/2023, sebuah pencapaian luar biasa yang memastikan mereka kembali berlaga di kompetisi Eropa.

Musim 2023/2024 menjadi puncak dari kerja keras Emery. Aston Villa tidak hanya bersaing di papan atas Liga Primer, tetapi juga berhasil menjuarai Liga Europa. Gelar ini menjadi trofi mayor pertama bagi Aston Villa sejak memenangkan Piala Liga pada 1961.

Keberhasilan ini tidak hanya membanggakan bagi klub dan para pemain, tetapi juga bagi para penggemar setia Aston Villa. Mereka akhirnya bisa merasakan kembali euforia kemenangan di kancah Eropa.

Tantangan di Depan

Dengan status sebagai juara Liga Europa, Aston Villa dipastikan akan berlaga di Liga Champions musim depan. Ini menjadi tantangan baru bagi Unai Emery dan timnya untuk bersaing di kompetisi klub paling bergengsi di Eropa.

Mempertahankan performa di liga domestik sambil bersaing di Liga Champions tentu membutuhkan strategi yang matang dan kedalaman skuad yang memadai. Emery harus mampu merotasi pemainnya dengan baik agar tidak kelelahan.

Selain itu, manajemen klub juga perlu mendukung Emery dengan mendatangkan pemain-pemain berkualitas yang sesuai dengan filosofi permainannya. Persaingan di Liga Champions sangat ketat, dan Aston Villa membutuhkan skuad yang kuat untuk bisa berbicara banyak.

Namun, dengan rekam jejak Unai Emery yang terbukti di kompetisi Eropa, tidak ada yang tidak mungkin. Para penggemar Aston Villa tentu berharap pelatih asal Spanyol ini dapat terus membawa klub kesayangan mereka meraih kesuksesan di masa depan.

Kisah Unai Emery di Aston Villa baru saja dimulai. Dengan trofi Liga Europa di tangan, ia telah membuktikan bahwa dirinya adalah salah satu pelatih terbaik di generasinya, layak disejajarkan dengan nama-nama besar seperti Ancelotti dan Mourinho.

Tinggalkan komentar


Related Post