Ular merupakan hewan yang memiliki variasi jenis dan spesies yang sangat banyak. Setiap spesies ular mempunyai karakteristik fisik dan perilaku unik yang membedakan mereka satu sama lain. Salah satu ciri khas yang bisa kita temukan pada ular adalah warna hitam dan kemampuan untuk memipihkan lehernya saat merasa terancam atau marah. Maka dari itu, pertanyaan yang muncul adalah, ular jenis apa yang memiliki warna hitam dan dapat memipihkan lehernya saat marah?
Ular yang dilengkapi dengan ciri tersebut adalah ular kobra hitam (Black Cobra) atau King Cobra. Ular ini memiliki warna tubuh yang dominan hitam serta dikenal luas dengan nama ‘ular cap kapak’ di masyarakat Indonesia. Salah satu karakteristik uniknya adalah ia mampu memipihkan bagian lehernya sehingga seluruh kepala tampak lebih besar dan menyeramkan. Leher yang memipih ini disebut dengan ‘kuduk’ yang sejatinya merupakan langkah pertahanan diri saat ular tersebut merasa terancam.
Nama ilmiah dari ular hitam ini adalah Ophiophagus hannah. Ular ini bisa ditemukan di berbagai wilayah di Asia Selatan dan Tenggara, termasuk Indonesia. Ular kobra hitam adalah jenis ular berbisa dan memiliki ukuran tubuh yang cukup besar dibandingkan dengan ular lainnya, panjang tubuhnya bisa mencapai 5 meter. Kobra hitam adalah ular yang agresif dan akan membalas saat merasa terancam.
Dari paparan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa ular yang berwarna hitam dan bisa memipihkan lehernya saat marah adalah kobra hitam. Tentu pengetahuan ini sangat penting dimiliki, terutama bagi mereka yang tinggal atau sering berkunjung ke area yang menjadi habitat ular ini. Dengan mengetahui karakteristik ular ini, kita bisa menjadi lebih siap dan bisa melakukan langkah-langkah pencegahan yang tepat. Harus diingat bahwa pengetahuan ini bukan untuk membuat takut, melainkan untuk mengedukasi dan mempersiapkan kita dalam menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi.
Sumber:
- The Reptile Database. Ophiophagus hannah — the Reptile Database. ???????? ?? 2014-08-23.
- Indian Journal of Pharmacology. Snake venom: A potent anticancer agent (2012).
- Journal of Proteomics. King cobra (Ophiophagus hannah) venom l-amino acid oxidase induces apoptosis in PC-3 cells and suppresses PC-3 solid tumor growth in a tumor xenograft mouse model (2013).









Tinggalkan komentar