Dalam dunia kimia, banyak tokoh dan ilmuwan yang telah berkontribusi dalam menjembatani pengetahuan untuk kemajuan dan pemanfaatan ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cabang ilmu kimia yang kini begitu penting adalah ‘Green Chemistry’ atau Kimia Hijau, yang mengarah pada proses produksi dan metodelogi kimia yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Menjawab pertanyaan soal, tokoh yang seringkali diakui sebagai “Father of Green Chemistry” adalah Profesor Paul Anastas. Paul T. Anastas adalah profesor kimia Amerika Serikat yang dikenal atas kontribusinya dalam mendefinisikan prinsip-prinsip kimia hijau. Dia adalah pendiri dan saat ini menjabat sebagai direktur Yale’s Center for Green Chemistry and Green Engineering.
Paul Anastas lahir pada 16 Mei 1962. Dia mendapatkan gelarnya pada tahun 1989 dari Brandeis University. Dia mendefinisikan konsep kimia hijau untuk pertama kalinya pada tahun 1991 saat bekerja pada US Environmental Protection Agency (EPA). Dalam perjalanannya, Anastas telah banyak memberikan kontribusi pada dunia kimia, terutama dalam melihat dan mengevaluasi bagaimana industri kimia dapat menjadi lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Anastas tidak hanya memfokuskan penelitiannya pada teori dan prinsip-prinsip dari kimia hijau, dia juga aktif berperan membawa konsep-konsep tersebut ke dalam kebijakan publik dan praktek industri kimia dalam global. Penelitian Anastas mencakup berbagai penemuan dan pengajaran yang termasuk dalam prinsip-prinsip kimia hijau.
Karena kontribusinya tersebut, tak heran jika Paul Anastas diakui sebagai “Father of Green Chemistry”. Jadi, benar jika Profesor Paul Anastas dikenal sebagai ‘Father of Green Chemistry’. Dia telah berjasa dalam membuka mata dunia kimia atas pentingnya menjaga lingkungan dan keberlanjutan dalam berbagai proses kimia secara industri dan ilmiah.









Tinggalkan komentar