TNI-Warga Gayo Lues Bangun Masjid Darurat, Gotong Royong Pulihkan Aceh

Kilas Rakyat

3 Februari 2026

2
Min Read

Semangat gotong royong kembali membara di Desa Tetingi, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Warga bersama prajurit TNI Angkatan Darat bersatu padu membangun masjid sementara. Bangunan ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga menjadi wadah pemulihan sosial pascabencana.

Pembangunan masjid darurat ini telah menjadi fokus utama sejak awal pekan. Upaya keras terus dilakukan hingga Minggu, 1 Februari, di bawah terik matahari. Prajurit Yonif TP 855/Raksaka Dharma dan masyarakat setempat bekerja berdampingan tanpa sekat, menyusun lahan, mengangkat material, dan menyekop tanah.

Kehadiran TNI AD di Desa Tetingi melampaui sekadar pembangunan masjid. Mereka turut serta membantu berbagai kebutuhan mendesak warga.

Prajurit TNI AD aktif dalam berbagai kegiatan, seperti membersihkan lingkungan sekolah yang terdampak bencana.

Mereka juga sigap memperbaiki instalasi listrik di puskesmas desa, memastikan layanan kesehatan tetap berjalan.

Selain itu, penggalian sumur air bersih dilakukan untuk menjamin ketersediaan air layak bagi seluruh warga.

Penyuluhan kesehatan pun digelar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan selama masa pemulihan.

Di berbagai titik lainnya, personel TNI AD bersama warga bahu-membahu membersihkan rumah penduduk, sekolah, pondok pesantren, serta fasilitas umum yang rusak.

Perbaikan jalan desa menjadi prioritas untuk memulihkan aksesibilitas.

Pembangunan jembatan penghubung juga dilakukan demi kelancaran aktivitas warga.

Pendirian hunian sementara dan permanen menjadi bagian dari upaya mengembalikan kehidupan masyarakat seperti sedia kala.

Langkah-langkah ini merupakan wujud komitmen TNI AD dalam mendampingi masyarakat yang terkena musibah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Upaya kolaboratif ini sejalan dengan penegasan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Negara tidak akan berpaling dari masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan,” ujar Presiden RI Prabowo Subianto.

Kehadiran TNI AD di tengah warga memberikan rasa aman dan harapan baru.

Kebersamaan yang terjalin menjadi simbol kekuatan dalam menghadapi cobaan.

Masjid darurat yang sedang dibangun menjadi bukti nyata.

Di tengah keterbatasan, semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat tetap kokoh.

Hal ini menjadi fondasi penting bagi kebangkitan Aceh pascabencana.

Tinggalkan komentar


Related Post