SSB dan Terex: Kolaborasi Kuat Kuasai Pasar Alat Berat Indonesia

Kilas Rakyat

28 Mei 2025

3
Min Read

PT Sanggar Sarana Baja (SSB) resmi bermitra dengan Terex, produsen alat berat terkemuka asal Italia, untuk memenuhi kebutuhan alat berat di sektor konstruksi, pertambangan, dan energi di Indonesia. Kemitraan ini menandai langkah strategis SSB dalam menyediakan solusi pengangkatan yang lebih komprehensif dan berstandar internasional.

Fokus utama kemitraan ini adalah penyediaan Rough Terrain Cranes (RTC) Terex. RTC dikenal dengan kemampuannya beroperasi di medan yang berat dan menantang, menjadikannya pilihan ideal untuk proyek-proyek infrastruktur di berbagai wilayah Indonesia yang memiliki kondisi geografis beragam.

Direktur SSB, Johan Budisusetija, menekankan komitmen perusahaan terhadap efisiensi, produktivitas, dan terutama keselamatan kerja. Keamanan menjadi prioritas utama dalam setiap layanan yang ditawarkan SSB, sejalan dengan regulasi pemerintah dan standar internasional.

Keunggulan Rough Terrain Cranes Terex

RTC Terex dirancang dan dirakit di fasilitas manufaktur di Crespellano, Italia, dengan teknologi canggih dan material berkualitas tinggi. Keunggulan RTC ini meliputi kemampuan manuver yang tinggi di medan yang sulit, kapasitas angkat yang besar, serta fitur keamanan yang terintegrasi.

Dengan kemitraan ini, SSB memperkuat portofolionya yang sebelumnya telah mencakup crane truck dari Palfinger. Integrasi RTC Terex diharapkan akan mampu memberikan solusi yang lebih lengkap dan memenuhi kebutuhan klien yang semakin beragam.

Spesifikasi Teknis dan Fitur Keamanan

Meskipun detail spesifikasi teknis RTC Terex yang akan dipasarkan di Indonesia belum diungkapkan secara rinci, informasi umum menunjukkan bahwa RTC tersebut memiliki berbagai fitur keamanan canggih, seperti sistem pengaman beban berlebih, sistem peringatan dini, dan kontrol jarak jauh. Fitur-fitur ini dirancang untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja.

SSB juga akan menyediakan pelatihan dan dukungan teknis kepada operator alat berat untuk memastikan penggunaan RTC Terex secara aman dan efisien. Komitmen terhadap pelatihan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan standar keselamatan kerja di sektor konstruksi dan pertambangan.

Tantangan dan Peluang di Industri Alat Berat Indonesia

Industri alat berat di Indonesia sedang mengalami pertumbuhan yang pesat seiring dengan peningkatan investasi di sektor infrastruktur. Namun, hal ini juga dibarengi dengan tantangan dalam hal keselamatan kerja. Data kecelakaan kerja yang melibatkan alat berat masih cukup tinggi, menunjukkan urgensi penerapan standar K3 yang lebih ketat.

Kemitraan SSB dan Terex diharapkan mampu berkontribusi dalam mengatasi tantangan ini. Dengan menyediakan alat berat yang berteknologi tinggi dan aman, serta program pelatihan operator yang komprehensif, SSB dan Terex berkomitmen untuk meningkatkan keselamatan dan produktivitas di industri alat berat Indonesia.

Komitmen SSB terhadap Keselamatan Kerja

SSB telah menunjukkan komitmen yang kuat terhadap keselamatan kerja dengan meraih Zero Accident Award dari Kementerian Ketenagakerjaan. Prestasi ini merupakan bukti nyata dari penerapan standar K3 yang ketat dan konsisten di perusahaan tersebut. Lebih dari 2 juta jam kerja aman sepanjang tahun 2024 menjadi bukti nyata keseriusan SSB.

Pencapaian ini menunjukkan bahwa investasi dalam keselamatan kerja tidak hanya mengurangi risiko kecelakaan, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Hal ini sejalan dengan visi SSB untuk menjadi penyedia solusi pengangkatan yang terdepan dan terpercaya di Indonesia.

Ajit S Nair, Head of Sales Middle East & Asia Terex Rough Terrain Cranes, menyambut baik kemitraan ini dan optimistis SSB akan menjadi distributor yang sukses untuk Terex RTC di Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan akan memperkuat posisi Terex di pasar alat berat Indonesia yang dinamis dan terus berkembang.

Tinggalkan komentar


Related Post