Lagu merupakan salah satu bentuk ekspresi seni yang melibatkan suara vokal dan instrumen musik. Dalam pengembangan musik, telah diciptakan berbagai sistem penulisan musik yang berfungsi untuk mencatat notasi musik secara sistematis. Sistem penulisan lagu yang menggunakan simbol angka-angka disebut sebagai “Not Angka” atau “Angka Notasi”.
Not Angka adalah sistem notasi musik yang menggunakan angka 1 hingga 7 untuk mewakili ketujuh not pada skala diatonik. Not angka ini dibuat dengan konsep sederhana sehingga mudah dipelajari dan dipahami oleh semua kalangan, khususnya para pemula yang hendak mempelajari musik. Sistem ini juga banyak dimanfaatkan untuk penyusunan lagu-lagu yang memiliki skala yang sama.
Sejarah Not Angka
Not Angka pertama kali berkembang di Eropa pada abad ke-16 sebagai notasi numerik sederhana. Pada mulanya, notasi ini diciptakan untuk membuat lagu-lagu gereja lebih mudah diajarkan dan dipelajari dalam skala yang sama. Namun, seiring dengan waktu, not angka mulai digunakan pula dalam penulisan lagu-lagu profan dan musik klasik.
Kemudian, Jean-Jacques Rousseau, seorang filsuf dan penulis Prancis, menggabungkan sistem notasi ini ke dalam metode pengajian yang dikenal sebagai Rousseau’s Fixes Do System. Dalam metode ini, Rousseau mengimplementasikan sistem not angka dalam pendidikan musik dengan mempermudah proses pembelajaran melodi.
Kelebihan Not Angka
- Sesuai untuk Pemula: Sistem notasi ini amat cocok untuk pemula yang baru belajar musik, karena cara penulisannya sederhana dan mudah dipahami.
- Versatilitas: Not Angka dapat diterapkan pada berbagai jenis alat musik. Para pemain alat musik seperti piano, gitar, dan lainnya dapat dengan mudah membaca not angka.
- Mudah Dikelola: Dalam not angka, perubahan oktaf mudah dilakukan. Pemain hanya perlu menambahkan tanda bawah atau atas pada angka yang sesuai.
Contoh Not Angka
Berikut adalah contoh not angka dari lagu “Twinkle, Twinkle, Little Star”:
1 1 5 5 6 6 54 4 3 3 2 2 15 5 4 4 3 3 25 5 4 4 3 3 21 1 5 5 6 6 54 4 3 3 2 2 1
Dalam contoh di atas, setiap angka mewakili not yang harus dimainkan, dan setiap baris melambangkan lirik yang berbeda dari lagu.
Dalam kesimpulan, sistem penulisan lagu yang menggunakan simbol angka-angka dikenal sebagai Not Angka. Sistem ini cocok untuk pemula dan digunakan dalam berbagai jenis alat musik. Kelebihannya meliputi kemudahan menggunakan notasi, versatilitas dalam alat musik, dan kemudahan dalam mengelola perubahan oktaf.









Tinggalkan komentar