Ganda putra Indonesia, Sabar Gutama/Moh Reza Isfahani, mengawali kiprah mereka di BWF World Tour Finals 2025 dengan hasil gemilang. Bertanding di Hangzhou, China, pasangan ini berhasil menaklukkan wakil Malaysia, Man Wei Chong/Tee Kai Wun, dalam dua gim langsung. Kemenangan ini menjadi suntikan semangat bagi Sabar/Reza dan menjadi satu-satunya kemenangan bagi kontingen Indonesia di hari pertama turnamen bergengsi tersebut.
Kemenangan ini menempatkan Sabar/Reza di puncak klasemen sementara Grup A ganda putra. Sebuah awal yang menjanjikan dalam upaya mereka meraih gelar juara di turnamen akhir tahun ini. Pertandingan melawan pasangan Malaysia tersebut berlangsung sengit, namun Sabar/Reza mampu menunjukkan performa terbaik mereka.
Sabar/Reza Tundukkan Wakil Malaysia dalam Pertandingan Sengit
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Isfahani menunjukkan kelasnya di laga pembuka BWF World Tour Finals 2025. Mereka berhasil mengalahkan ganda putra Malaysia Man Wei Chong/Tee Kai Wun dengan skor 23-21, 21-19. Pertandingan yang berlangsung di Hangzhou, China ini menjadi pembuktian kualitas ganda putra Indonesia.
Kemenangan di Laga Pembuka
Kemenangan ini sangat krusial bagi Sabar/Reza. Selain membuka peluang mereka untuk melaju lebih jauh di turnamen, kemenangan ini juga menjadi satu-satunya hasil positif bagi kontingen Indonesia di hari pertama.
Strategi dan Persiapan
Sabar Karyaman Gutama mengungkapkan bahwa strategi yang mereka terapkan tidak jauh berbeda dengan yang mereka gunakan saat bertemu pasangan Malaysia tersebut di ajang SEA Games.
Ia menyampaikan rasa syukurnya atas kemenangan ini.
“Alhamdulillah bisa menangkan pertandingan di grup stage yang pertama ini, tadi kami mencoba untuk terus menerapkan strategi seperti kami lakukan saat bertemu di SEA Games,”
Sabar juga mengakui adanya perubahan pola permainan dari lawan yang sempat membuat mereka kesulitan. Namun, mereka mampu beradaptasi dan kembali menemukan performa terbaik di poin-poin krusial.
“Hanya mungkin tadi ada beberapa poin di gim pertama maupun gim terakhir yang polanya mereka ubah dan kami tidak siap. Setelah itu mencoba untuk antisipasi dan mencoba untuk lebih percaya diri di poin-poin akhir,” lanjutnya.
Fokus pada Penguasaan Bola
Lebih lanjut, Sabar menjelaskan fokus utama mereka dalam pertandingan tersebut adalah pada penguasaan bola pertama dan kedua, serta kewaspadaan terhadap pola permainan lawan.
“Tadi mungkin pola yang kami terapkan lebih fokus di bola pertama dan keduanya selain waspada dengan pola defense balik serang mereka,” kata Sabar.
Tantangan Berat Menanti di Laga Berikutnya
Pada pertandingan selanjutnya, Sabar/Reza akan menghadapi tantangan berat dari pasangan Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae. Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat Kim/Seo saat ini merupakan ganda putra peringkat satu dunia.
Hasil Minor dari Wakil Indonesia Lainnya
Sayangnya, hasil positif yang diraih Sabar/Reza tidak diikuti oleh wakil Indonesia lainnya. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus mengakui keunggulan pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dalam tiga gim dengan skor 24-22, 18-21, 19-21. Kekalahan ini menempatkan Fajar/Fikri di posisi terbawah klasemen Grup B.
Kekalahan di Berbagai Sektor
Selain ganda putra, beberapa wakil Indonesia di sektor lain juga mengalami kekalahan. Putri Kusuma Wardani di tunggal putri harus mengakui keunggulan An Se-young dari Korea Selatan. Sementara itu, Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu di ganda campuran dan Jonatan “Jojo” Christie di tunggal putra juga harus mengakui keunggulan lawan-lawannya.









Tinggalkan komentar