Fasilitas Pondok Bersalin Desa (Polindes) di Desa Meunasah Mancang, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya kini telah direnovasi dan beroperasi kembali secara optimal berkat bantuan Dompet Dhuafa. Peresmian dilakukan dengan pengguntingan pita oleh Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya, Munawar Ibrahim, pada Rabu (28/01/2026).
Renovasi ini merupakan bagian dari program penanganan dan pemulihan yang telah digagas Dompet Dhuafa sejak 26 November 2025. Selama lebih dari dua bulan, Dompet Dhuafa bersama relawan, masyarakat, pemerintah, dan berbagai organisasi lain terus aktif memberikan bantuan kepada para penyintas bencana di tiga provinsi: Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan khususnya Aceh.
Ahmad Juwaini menyampaikan rasa syukur atas fasilitas dan dukungan yang diberikan, yang memungkinkan Dompet Dhuafa menjalankan amanah dari para donatur untuk membantu para penyintas banjir. “Pada dasarnya kami hanya melaksanakan amanah,” ujarnya.
Dompet Dhuafa melalui Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) telah menggelar program respon darurat kesehatan sejak awal bencana melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Berbagai bentuk bantuan telah disalurkan, termasuk layanan kesehatan mobile di sejumlah wilayah Pidie Jaya, Bireun, Aceh Utara, Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Tamiang, dan Bener Meriah.
Program kesehatan lainnya yang dijalankan mencakup Layanan Dapur PMBA, peningkatan gizi, pendampingan, serta edukasi kesehatan reproduksi dan kesehatan jiwa/mental. Tim medis LKC Dompet Dhuafa hingga kini masih memberikan pelayanan kesehatan di Takengon, Aceh Tengah.
Renovasi Polindes ini menjadi salah satu wujud komitmen Dompet Dhuafa dalam masa transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan masyarakat di sektor kesehatan.
“Kami mengapresiasi sebesarnya kepada Dompet Dhuafa. Tanpa polindes kita sulit mengakses layanan kesehatan,” ujar Munawar Ibrahim.
Ia menambahkan, dengan adanya Polindes, akses layanan kesehatan menjadi lebih dekat bagi masyarakat yang membutuhkan. Munawar juga berharap agar kolaborasi program unggulan lainnya dapat terus terjalin untuk membantu pemberdayaan masyarakat yang terdampak bencana.
Selain renovasi fisik Polindes, Dompet Dhuafa juga mendistribusikan 20 posyandu kit untuk 20 posyandu di empat kecamatan Kabupaten Pidie Jaya. Sebanyak 200 kelambu beserta alat fogging lengkap juga diserahkan kepada Keuchik Meunasah Mancang.
Tujuan utama dari renovasi ini adalah untuk memulihkan kembali akses layanan kesehatan di tingkat desa, sehingga masyarakat dapat dengan mudah memeriksakan kesehatan mereka, terutama terkait kesehatan Ibu dan Anak.
Sebagai bagian dari upaya pemulihan, Dompet Dhuafa juga memberikan pendampingan kepada kader posyandu serta menghadirkan Pos Gizi bagi masyarakat sekitar untuk mendukung revitalisasi posyandu.
Secara simbolis, bantuan diterima langsung oleh Keuchik Gampong Meunasah Mancang, Jamaludin, didampingi jajaran desa dan dinas kesehatan setempat. “Kami mengucapkan terima kasih,” ujar Jamaludin.
Sebagai informasi tambahan, Dompet Dhuafa juga telah membangun 117 pintu Rumah Sementara (Rumtara) di Tamiang dan 63 pintu di Pidie Jaya, serta 6 pintu MCK Komunal.









Tinggalkan komentar