Nasionalisme diuji: Cece Demokrat Bantaeng lawan tren bendera One Piece

Kilas Rakyat

9 Agustus 2025

3
Min Read

Ketua DPC Partai Demokrat Bantaeng, Herlina Aris atau Cece, menekankan pentingnya nasionalisme bagi bangsa Indonesia. Menurutnya, nasionalisme merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar lagi. Hal ini disampaikannya menanggapi maraknya penggunaan bendera One Piece menjelang hari kemerdekaan.

Cece menjelaskan bahwa bendera merah putih merupakan simbol perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Bendera ini melambangkan sejarah panjang dan tumpah darah yang telah diperjuangkan untuk kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, menghormati dan menghargai bendera merah putih merupakan kewajiban setiap warga negara.

“Nasionalisme adalah harga mati, karena di balik merah putih yang berkibar ada perjuangan dan tumpah darah pejuang masa lalu. Berkat mereka, kita bisa hidup di zaman ini,” tegas Cece pada Jumat (8/8/2025).

Ia menambahkan bahwa meskipun setiap orang berhak memiliki ideologi masing-masing, namun nasionalisme tetap menjadi pondasi utama persatuan dan kesatuan bangsa. Merah putih menjadi pengingat akan jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, nasionalisme harus dijaga dan dilestarikan.

Cece mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menyikapi tren viral, termasuk tren pengibaran bendera One Piece. Ia mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan ikut-ikutan tanpa memahami esensi dari suatu fenomena. Penting untuk memahami nilai-nilai yang terkandung di balik setiap simbol dan tren yang ada.

“Kita harus menjaga dan melestarikan nilai nasionalisme dan patriotisme agar Indonesia tetap kuat dan bersatu,” imbuhnya. Cece menekankan pentingnya kejelian dalam menilai suatu fenomena agar tidak mudah terbawa arus dan terprovokasi oleh hal-hal yang tidak bermanfaat.

“Jangan mudah terprovokasi atau ikut-ikutan tren, padahal tak paham nilai di dalamnya. Harus jeli memandang sesuatu,” pesan Cece kepada masyarakat.

Sebagai seorang politisi muda yang energik, Cece dikenal dekat dengan masyarakat Bantaeng. Ia aktif mendorong kemajuan daerahnya sambil tetap memegang teguh nilai-nilai budaya dan nasionalisme. Komitmennya terhadap nasionalisme dan pembangunan daerah menjadikannya figur yang dihormati di Bantaeng. Ia berharap agar masyarakat Bantaeng tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan.

Lebih lanjut, Cece juga menyoroti pentingnya pendidikan karakter bagi generasi muda agar memahami nilai-nilai nasionalisme sejak dini. Menurutnya, penanaman nilai-nilai patriotisme dan cinta tanah air perlu dilakukan secara konsisten melalui pendidikan di sekolah maupun di lingkungan keluarga. Dengan demikian, generasi muda dapat tumbuh menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan cinta tanah air.

Kontroversi penggunaan bendera One Piece sebagai pengganti atau simbol alternatif untuk bendera merah putih, menurut Cece, menjadi momentum untuk kembali meneguhkan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme. Ia berharap agar kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar lebih menghargai simbol-simbol negara dan sejarah perjuangan bangsa. Ke depannya, peningkatan pemahaman sejarah dan rasa nasionalisme menjadi kunci untuk menghindari kejadian serupa.

Tinggalkan komentar


Related Post