Kena Comeback! Sabar/Reza Gigit Jari di Final BWF World Tour 2025 yang Menyakitkan

Kilas Rakyat

1 Januari 2026

2
Min Read

Pasangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, harus mengakui keunggulan juara dunia asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, dalam laga kedua fase grup BWF World Tour Finals 2025. Pertandingan yang berlangsung di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, Kamis (18/12/2025), berakhir dengan skor ketat 20-22 dan 17-21 untuk kemenangan ganda Korea Selatan. Kekalahan ini menempatkan posisi Sabar/Reza dalam situasi yang sulit di turnamen bergengsi tersebut.

Pertandingan ini menjadi ujian berat bagi Sabar/Reza, yang harus berhadapan dengan ganda putra terbaik dunia. Meskipun memberikan perlawanan sengit, mereka akhirnya harus mengakui keunggulan lawan. Kekalahan ini juga memaksa mereka untuk tampil maksimal di laga penentuan, demi menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.

Jalannya Pertandingan yang Penuh Drama

Gim Pertama yang Ketat

Gim pertama berlangsung sangat ketat. Sempat tertinggal, Sabar/Reza mampu bangkit dan membalikkan keadaan. Namun, ketenangan Kim/Seo di poin-poin krusial membuat mereka harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 20-22.

Gim Kedua, Momentum yang Buyar

Memasuki gim kedua, Sabar/Reza tampil lebih dominan di awal. Mereka sempat unggul jauh dan mengendalikan permainan. Namun, momentum tersebut hilang setelah lawan berhasil menyamakan kedudukan.

Pertarungan sengit kembali terjadi hingga skor imbang. Kim/Seo akhirnya berhasil merebut empat poin terakhir tanpa balas, mengamankan kemenangan di gim kedua dengan skor 17-21.

Evaluasi Sabar Karyaman Gutama

Sabar Karyaman Gutama mengungkapkan penyebab utama kekalahan mereka adalah kesalahan sendiri di momen krusial.

Ia menyatakan bahwa:

“Tadi di pas poin-poin akhir gim pertama, kami ada beberapa kesalahan yang tidak menguntungkan,”

Sabar juga mengakui kecerdikan lawan dalam membaca permainan mereka.

Ia menambahkan:

“Mereka lebih teliti dan kami terjebak beberapa poin dengan bola blok lawan,”

Meskipun menelan kekalahan, Sabar tetap bersyukur karena secara fisik dan teknis mereka mampu mengeluarkan kemampuan terbaik di lapangan.

Tinggalkan komentar


Related Post