Health  

Kementerian Kesehatan Resmikan Fasilitas Cath Lab Untuk Stroke Dan Penyakit Jantung Di RSUD Kota Bogor

kementerian kesehatan resmikan fasilitas cath lab untuk stroke dan penyakit jantung di rsud kota bogor 918ca06

KILASRAKYAT.COM, JAKARTA – Layanan kateterisasi jantung atau kini tersedia di RSUD Bogor.

Pelayanan ini merupakan upaya pemerataan pelayanan terhadap penyakit prioritas seperti , jantung, stroke, dan uronefrologi (KJSU) dengan menyediakan peralatan canggih di seluruh rumah sakit daerah di 514 kabupaten/kota.

Keduanya merupakan penyebab kematian tertinggi di .

Stroke menduduki peringkat pertama penyebab kematian di dengan 300 ribu kematian per tahun, disusul penyakit jantung dengan 250 ribu kematian per tahun, dan kemudian pada peringkat ketiga.

Yang lebih mengkhawatirkan lagi, angka kesakitan dan kematian akibat penyakit ini terus meningkat dengan sasaran yang semakin luas yaitu menyerang usia produktif.

Baca Juga :  Indonesia Pertegas Komitmen Pengentasan Pneumonia Pada Anak Dalam Forum Global Di Spanyol

Peresmian dihadiri oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang turut disaksikan Wali Kota Bogor Bima Arya.

“Mulai Juli tahun depan kita akan kerahkan dan dalam waktu 2 tahun akan selesai, seluruh RS daerah di 514 kabupaten/kota akan memiliki alat ini, sehingga penyebab kematian terbesar seperti stroke dan jantung dapat terlayani, termasuk di Bogor,” kata Menkes Budi.

Menkes Budi mengatakan, keberadaan alat ini merupakan bagian dari transformasi layanan rujukan masyarakat Kota Bogor dan sekitarnya ke layanan kesehatan penyakit jantung dan stroke.

Pengobatan penyakit jantung dan stroke dalam kondisi serius hanya dapat dilakukan di rumah sakit yang memiliki peralatan . Oleh karena itu, melalui transformasi layanan rujukan, Cath Lab akan segera didistribusikan ke 514 kabupaten/kota di Indonesia.

Baca Juga :  Gangguan Mental Yang Dihadapi Banyak Anak Muda Di Korea Selatan

“Serangan jantung dan stroke bisa diobati dalam waktu 2 jam, semakin jauh (ke fasilitas kesehatan) semakin besar risikonya. Makanya kalau bisa ditangani di puskesmas, akan ditangani. “Kalau tidak bisa, bawa saja ke RS, makanya Cath Labs harus ada di kabupaten/kota,” kata Menkes Budi.

Keberadaan alat canggih ini akan didukung dengan hadirnya dokter spesialis dan sumber daya manusia kesehatan yang terampil dan kompeten sehingga alat tersebut dapat dioperasikan secara maksimal.

Baca Juga :  Perkin Jaya Kembali Gelar Kontes All Breed Dog Show 2023

“Kami akan melatih para dokter agar ahli jantung intervensi dan spesialis penyakit kardiovaskular dapat menggunakan alat ini,” lanjut Menkes Budi.

Senada dengan Menkes Budi, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, Kota Bogor berkomitmen meningkatkan pelayanan kesehatan KJSU di wilayahnya. Dengan begitu, RSUD Bogor dapat menjadi rujukan pengobatan stroke dan penyakit jantung bagi masyarakat setempat.

Bima juga berharap kehadiran layanan unggul ini dilengkapi dengan ketersediaan tenaga kesehatan yang kompeten.

“Ini sangat berarti bagi kami, kami akan terus menambah fasilitas kesehatan, tapi yang menjadi pekerjaan rumah kami adalah tenaga kesehatannya, kami berharap bisa menambahnya,” ujarnya.