Kelompok Senyawa Kovalen Berikut yang Bersifat Non Polar adalah…

Kilas Rakyat

4 April 2024

2
Min Read
Bank Soal Dan Kunci Jawaban
Bank Soal Dan Kunci Jawaban

Senyawa kovalen adalah senyawa yang terbentuk dari ikatan kovalen, yaitu ikatan kimia di mana sepasang elektron ikatan dibagi bersama oleh dua atom. Jenis senyawa ini biasanya terbentuk antara dua unsur non logam. Senyawa kovalen bisa bersifat polar maupun nonpolar.

Ketika dua atom yang berikatan memiliki perbedaan keelektronegatifan yang kecil atau tidak ada, maka ikatan kovalen yang terbentuk bersifat non polar. Keadaan ini terjadi karena permukaan pengisian elektron atau kerapatan elektron tersebar merata, sehingga menghasilkan molekul nonpolar. Dengan kata lain, molekul nonpolar tidak memiliki kutub positif atau negatif.

Berikut adalah beberapa contoh senyawa kovalen yang bersifat non polar:

  1. Molekul Diatomik Homonuclear: Molekul ini terbentuk dari dua atom yang sama, seperti H2, N2, O2, dan Cl2. Karena kedua atom tersebut identik, mereka memiliki keelektronegatifan yang sama dan oleh karena itu, penyebaran muatan mereka merata.
  2. Senyawa dengan Simetri Radial atau Tetrahedral: Beberapa molekul memiliki geometri yang simetris, seperti CH4 (metana) dan CCl4 (tetraklorida karbon). Dalam kasus metana, empat ikatan kovalen polar C-H membentuk struktur tetrahedral di sekitar atom karbon di pusatnya. Karena simetri struktur ini, polaritas masing-masing ikatan saling meniadakan, menghasilkan molekul nonpolar.
  3. Senyawa dengan Bentuk Linier atau Trigonal Planar: Molekul seperti CO2 (karbon dioksida) dan C2H2 (asetilena) memiliki bentuk linier, sedangkan molekul seperti BF3 (boron triflorida) dan CO32- (karbonat) memiliki bentuk trigonal planar. Meski memiliki ikatan polar, simetri bentuk molekul ini meniadakan polaritas ikatan, menghasilkan molekul nonpolar.

Secara umum, penting untuk memahami bahwa sifat nonpolar dari molekul tidak hanya bergantung pada keelektronegatifan atom-atom yang menyusunnya, tapi juga pada bentuk molekul tersebut. Oleh karena itu, pengetahuan tentang geometri molekul sangat penting dalam menentukan polaritas suatu senyawa.

Tinggalkan komentar


Related Post