Jerawat: Physical vs Chemical Sunscreen? 3 Produk Terbaik untukmu!

Kilas Rakyat

9 Februari 2026

2
Min Read

Merawat kulit berjerawat seringkali menjadi tantangan tersendiri. Salah satu langkah krusial dalam perawatan kulit adalah penggunaan sunscreen atau tabir surya. Namun, bagi pemilik kulit berjerawat, memilih sunscreen yang tepat bisa membingungkan. Apakah lebih baik memilih physical sunscreen atau chemical sunscreen? Pertanyaan ini seringkali muncul karena kekhawatiran akan timbulnya jerawat.

Artikel ini akan mengupas tuntas perbedaan antara physical sunscreen dan chemical sunscreen, serta memberikan rekomendasi produk yang bisa menjadi pilihan tepat untuk kulit berjerawat. Mari kita telaah lebih dalam agar Anda bisa memilih sunscreen yang sesuai dengan kebutuhan kulit Anda.

Mengenal Lebih Dekat: Physical Sunscreen

Physical sunscreen, yang juga dikenal sebagai mineral sunscreen, bekerja dengan cara yang unik. Ia membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit untuk memantulkan sinar UV. Dengan kata lain, sunscreen jenis ini berfungsi sebagai tameng yang menghalau sinar matahari sebelum sempat menembus kulit.

Kandungan Utama dan Karakteristik

Bahan aktif utama dalam physical sunscreen adalah zinc oxide dan titanium dioxide. Kedua mineral alami ini dikenal relatif aman dan lebih minim risiko iritasi, menjadikannya pilihan yang baik untuk kulit sensitif. Namun, dari segi tekstur, physical sunscreen cenderung lebih kental.

Kondisi ini kadang-kadang bisa meninggalkan white cast atau efek putih pada kulit, terutama pada formula yang lebih klasik. Meski demikian, kini telah banyak beredar formula baru, termasuk versi tinted yang menawarkan hasil lebih ringan dan tampak natural di kulit.

Kelebihan dan Kekurangan

Physical sunscreen memiliki beberapa keunggulan. Pertama, ia langsung bekerja setelah diaplikasikan. Kedua, risiko iritasi pada kulit dan mata lebih kecil. Keunggulan ini membuat physical sunscreen ideal bagi mereka yang memiliki kulit sensitif atau kondisi kulit tertentu seperti rosacea.

Namun, kekurangannya, sebagian orang merasa teksturnya lebih berat dibanding chemical sunscreen, tergantung formulasi produknya.

Memahami Chemical Sunscreen

Berbeda dengan physical sunscreen, chemical sunscreen bekerja dengan cara menyerap sinar UV. Setelah terserap, sinar UV tersebut diubah menjadi panas yang kemudian dilepaskan dari kulit.

Komposisi dan Tekstur

Beberapa kandungan aktif yang umum digunakan dalam chemical sunscreen antara lain avobenzone, octinoxate, oxybenzone, octocrylene, dan homosalate. Tekstur chemical sunscreen umumnya lebih ringan dan mudah diratakan, sehingga lebih nyaman digunakan sehari-hari atau di bawah makeup.

Selain itu, chemical sunscreen hampir tidak meninggalkan white cast, menjadikannya pilihan yang populer bagi mereka yang menginginkan tampilan kulit yang lebih alami.

Perhatian dan Efek Samping

Meski memiliki keunggulan, chemical sunscreen memiliki beberapa hal yang perlu diperhatikan. Dibutuhkan waktu sekitar 20 menit sebelum chemical sunscreen bekerja efektif. Beberapa kandungannya juga berpotensi menyebabkan iritasi, kemerahan, atau perih di mata, terutama pada kulit sensitif.

Tinggalkan komentar


Related Post