Masyarakat Agraris dan masyarakat Modernis adalah dua jenis masyarakat yang memiliki perbedaan yang menonjol dari segi struktur masyarakat, ekonomi, teknologi, serta nilai dan norma sosial. Keberadaan mereka mencerminkan tahapan berbeda dalam evolusi sosial dan ekonomi manusia.
Masyarakat Agraris
Masyarakat Agraris, biasanya ditemukan di wilayah pedesaan, adalah masyarakat yang bertumpu pada pertanian dan peternakan sebagai sumber penghasilan utama. Mereka umumnya mempertahankan cara hidup tradisional dan nilai-nilai yang dianut oleh leluhur mereka.
Ekonomi
Ekonominya sebagian besar diarahkan pada produksi pangan melalui metode pertanian tradisional serta peternakan. Pertukaran barang seringkali berlangsung melalui sistem barter.
Teknologi
Masyarakat agraris biasanya menggunakan teknologi sederhana dan manual dalam pertanian dan aktivitas sehari-hari, seperti cangkul, bajak, dll.
Nilai dan Norma Sosial
Komunitas ini memegang kuat nilai-nilai dan norma sosial tradisional. Mereka mempertahankan struktur sosial hirarkis dengan pembagian peran dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan usia dan jenis kelamin.
Masyarakat Modernis
Masyarakat Modernis biasanya terdapat di kawasan perkotaan, ditandai dengan perkembangan teknologi, industrialisasi, dan urbanisasi.
Ekonomi
Masyarakat modernis biasanya memiliki ekonomi kapitalis, dengan sektor industri dan jasa sebagai penggerak utama ekonomi. Uang menjadi alat tukar utama dalam transaksi sehari-hari.
Teknologi
Perkembangan dan pemanfaatan teknologi tinggi sangat dominan dalam kehidupan masyarakat modernis. Mulai dari bidang pekerjaan hingga aspek kehidupan pribadi, teknologi memiliki peran yang sangat penting.
Nilai dan Norma Sosial
Nilai dan norma masyarakat modernis cenderung lebih fleksibel dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Masyarakat modernis lebih terbuka terhadap perubahan dan menerima variasi dalam bentuk perilaku sosial, gender, agama, dan etnis.
Kesimpulan
Dengan demikian, masyarakat agraris dan modernis sangat berbeda dalam berbagai aspek. Masyarakat agraris lebih konservatif, menjunjung tinggi nilai-nilai tradisional, dan cenderung melawan perubahan cepat, sedangkan masyarakat modernis menerima perubahan dan inovasi dengan lebih mudah, dengan teknologi sebagai pendorong utama.









Tinggalkan komentar