Sangatlah penting untuk memahami bahwa slide adalah portal visualisasi informasi atau gagasan yang ingin disampaikan oleh pembuatnya. Untuk itu, sejatinya slide haruslah diatur sedemikian rupa sehingga mudah dimengerti oleh audiens, dan disinilah desain yang sederhana berperan.
Menyederhanakan desain slide bukan berarti memberinya tampilan yang monoton atau membosankan, melainkan menciptakan desain yang mampu menyampaikan informasi dengan efektif dan efisien. Kesederhanaan dalam konteks ini merujuk pada prinsip desain visual yaitu eksposur minimal dari elemen-elemen yang tidak penting dan penekanan pada elemen-elemen utama. Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemahaman dan penyerapan informasi oleh audiens.
Hubungan antara slide dan kesederhanaan dapat dirumuskan melalui beberapa poin berikut:
Kejelasan dan Ketegasan
Slide yang sederhana lebih cenderung untuk menekankan informasi utama yang harus disampaikan. Penyampaian informasi dilakukan secara langsung dan to-the-point, meminimalisir potensi kebingungan penonton.
Konsistensi
Kesederhanaan adalah tentang konsistensi dan prediktabilitas. Penataan yang konsisten dari slide ke slide membantu audiens memahami alur pikiran pembicara dan menghubungkan setiap poin yang dibahas.
Minimalisme Desain
Desain yang sederhana adalah sinonim dari desain minimalis. Desain minimalis berfokus pada esensi suatu elemen dan menghapuskan hal-hal yang tidak perlu. Konsep ini juga efektif diterapkan dalam pembuatan slide.
Dengan demikian, pernyataan bahwa slide merupaka perwujudan dari kesederhanaan bukanlah pernyataan yang berlebihan. Pembuatan slide sebaiknya selalu mempertimbangkan prinsip kesederhanaan untuk menciptakan presentasi yang menarik dan mudah dimengerti oleh audiens. Kesederhanaan dalam konteks ini mencakup penyampaian informasi secara jelas dan tegas, konsistensi dalam penataan dan pemilihan elemen, serta penerapan desain minimalis.









Tinggalkan komentar