Jakarta Kerahkan Ribuan Pasukan Kebersihan Sambut Lebaran 2025

Kilas Rakyat

29 Maret 2025

3
Min Read

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengerahkan 2.906 petugas kebersihan untuk menjaga kebersihan Ibu Kota selama malam takbiran, Idul Fitri 1446 Hijriah, dan libur Lebaran. Langkah ini memastikan Jakarta tetap bersih dan nyaman bagi warga selama periode liburan.

Sebanyak 70 petugas kebersihan disiagakan di setiap kecamatan. Mereka akan berfokus pada pembersihan Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS), lokasi wisata, dan area publik lainnya yang diprediksi ramai dikunjungi.

Selain petugas kebersihan, DLH DKI Jakarta juga menyiapkan armada pendukung. Terdapat 89 unit kendaraan penyapu jalan otomatis (road sweeper) yang siap beroperasi. Untuk fasilitas sanitasi, disiapkan 35 unit bus toilet dan 20 unit toilet portabel.

Strategi Kebersihan Libur Lebaran

Sebelum hari raya, DLH akan fokus pada pengangkutan sampah untuk mengosongkan TPS. Pada hari H Idul Fitri, pembersihan jalan akan dilakukan secara manual dan menggunakan road sweeper. Selama libur Lebaran, fokus pembersihan akan tertuju pada lokasi wisata populer seperti Monas, Kota Tua, Ragunan, dan Ancol.

TPST Bantargebang tetap beroperasi selama libur Lebaran untuk memastikan pengelolaan sampah berjalan lancar. Petugas juga akan melakukan pengosongan TPS secara rutin di seluruh wilayah Jakarta untuk mencegah penumpukan sampah.

Penempatan Fasilitas Sanitasi

Toilet portabel dan bus toilet akan ditempatkan di berbagai lokasi strategis, termasuk lokasi wisata, Tempat Pemakaman Umum (TPU), posko mudik, dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Hal ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan fasilitas sanitasi yang memadai bagi masyarakat.

DLH juga menyiapkan personel dan sarana untuk menangani sampah di stasiun, terminal, dan pelabuhan. Ini merupakan bagian dari program “Mudik Minim Sampah” yang bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan akibat sampah selama periode mudik.

Program Mudik Minim Sampah

Program “Mudik Minim Sampah” mengajak masyarakat untuk mengurangi produksi sampah selama mudik Lebaran. DLH berkoordinasi dengan pengelola transportasi untuk menerapkan program ini dan memastikan pengangkutan sampah dilakukan secara rutin.

Tujuan utama program ini adalah menjaga kebersihan dan kenyamanan pemudik serta meminimalisir dampak lingkungan dari sampah yang tidak terkelola, terutama sampah sisa makanan dan kemasan.

Kesadaran masyarakat dalam mengurangi sampah sangat penting untuk keberhasilan program ini. Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Idul Fitri dapat dirayakan dengan bersih dan nyaman, tanpa meninggalkan jejak sampah yang berlebihan.

Selain itu, DLH juga akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala selama periode libur Lebaran untuk memastikan efektivitas program dan penempatan sumber daya yang optimal. Laporan dan data yang didapatkan akan digunakan untuk perencanaan program kebersihan di masa mendatang.

Sebagai informasi tambahan, DLH juga berencana untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah, baik sebelum, selama, maupun setelah libur Lebaran. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Tinggalkan komentar


Related Post