Jafar/Felisha Kewalahan! Juara Dunia BWF Finals Terlalu Ganas, Comeback Gagal!

Kilas Rakyat

30 Desember 2025

2
Min Read

Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, harus mengakui keunggulan ganda campuran Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, dalam laga kedua fase grup BWF World Tour Finals 2025. Pertandingan sengit yang berlangsung di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, China, pada Kamis (18/12/2025) pagi WIB, berakhir dengan skor rubber game 21-17, 14-21, 15-21. Kekalahan ini menjadi yang kedua bagi Jafar/Felisha di turnamen bergengsi tersebut.

Jafar/Felisha, yang merupakan ganda campuran muda Indonesia, menunjukkan semangat juang tinggi. Meskipun harus mengakui keunggulan lawan, performa mereka tetap patut diapresiasi. Pertandingan ini menjadi pembelajaran berharga bagi mereka dalam menghadapi persaingan di level dunia.

Ringkasan Pertandingan

Awal yang Menjanjikan

Jafar/Felisha sempat membuat kejutan dengan merebut gim pertama. Sempat tertinggal 6-11, mereka mampu bangkit dan merebut delapan poin beruntun, membalikkan keadaan menjadi 14-11. Mereka akhirnya memenangkan gim pertama dengan skor 21-17.

Kebangkitan Malaysia

Namun, momentum positif tersebut tak dapat dipertahankan di gim kedua. Pasangan Malaysia mengubah strategi, bermain lebih agresif dan cepat. Strategi ini berhasil membuat Jafar/Felisha menyerah dengan skor 14-21 di gim kedua.

Gim Penentu yang Berat

Pada gim ketiga, Jafar/Felisha kesulitan keluar dari tekanan. Chen/Toh semakin percaya diri dan akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 15-21.

Analisis dan Pernyataan

Perubahan Strategi Lawan

Jafar Hidayatullah mengungkapkan faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pertandingan. Ia mengakui perubahan strategi yang dilakukan lawan menjadi salah satu kunci kemenangan mereka.

Jafar menjelaskan:

“Dari awal sebenarnya kami sudah terus tertinggal tapi kami bisa balikin keadaan dan curi kemenangan di gim pertama.”

Kendala di Gim Kedua

Jafar juga menyoroti kesulitan yang mereka alami setelah interval gim kedua.

Ia melanjutkan:

“Tapi di gim kedua kesulitannya setelah interval.”

Strategi Agresif Lawan

Jafar juga menjelaskan bagaimana lawan bermain lebih agresif.

Ia menambahkan:

“Mereka ingin selalu mendahului kami, dipercepat mainnya dan menyergap terus di depan,”

Pengaruh Kondisi Lapangan

Kondisi angin di lapangan juga memengaruhi performa Jafar/Felisha, khususnya dalam hal pengambilan keputusan dalam melakukan pukulan.

Tinggalkan komentar


Related Post