Presiden Prabowo Subianto melakukan pelantikan sejumlah menteri, wakil menteri, dan kepala badan di Istana Negara pada Rabu (17/9). Perombakan kabinet ini bukan sekadar rotasi pejabat, melainkan juga simbol komitmen bersama Kabinet Merah Putih untuk bekerja optimal demi kepentingan bangsa.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan yang baru dilantik, Djamari Chaniago, menyatakan tekadnya untuk mengabdikan sisa hidupnya bagi bangsa dan negara. Ia menekankan komitmennya tanpa henti dalam menjalankan tugas. “Gunakan sisa umur untuk kepentingan bangsa dan negara. Gak ada istilah istirahat,” tegasnya seusai pelantikan.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menganggap pentingnya pembangunan generasi muda dan kemajuan olahraga nasional. Menurutnya, olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga perekat persatuan bangsa. Erick Thohir pun menyampaikan visi ke depan.
“Olahraga harus menjadi duta bangsa di dunia. Kita harus menaikkan marwah dan martabat Indonesia,” ujar Erick Thohir.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BKP), Angga Raka Prabowo, menjelaskan transformasi lembaganya dari Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) sebagai langkah strategis untuk memperkuat komunikasi publik. Ia menekankan peran BKP sebagai jembatan dua arah.
Angga Raka Prabowo menambahkan, “Ini bukan badan baru, tapi transformasi dari PCO. Kami memperkuat komunikasi lintas kementerian agar program Presiden tersampaikan kepada publik.” BKP, lanjutnya, akan mendengarkan aspirasi publik dan menyelaraskan kebijakan presiden dengan kementerian, lembaga, dan media. “Kami mendengarkan suara publik di media sekaligus menyelaraskan kebijakan Presiden dengan kementerian, lembaga, dan media,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan, M. Qodari, menyampaikan fokus KSP ke depan akan menjalankan mandat sesuai Peraturan Presiden, khususnya dalam memonitor dan mengevaluasi program prioritas. Qodari menekankan perubahan orientasi kerja KSP.
“Ke depan, insyaallah KSP bukan hanya orientasi ke dalam, tapi juga ke depan,” ungkapnya.
Pelantikan ini menandai semangat baru Kabinet Merah Putih. Dari penguatan koordinasi politik hingga diplomasi olahraga dan peningkatan komunikasi publik, para pejabat baru menyatakan kesiapannya mendukung visi Presiden Prabowo dalam membangun Indonesia yang lebih kuat, berdaulat, dan sejahtera.









Tinggalkan komentar