Farida Faricha: Kejutan PKB, Mungkinkah Wakil Menteri Koperasi Ini Ubah Indonesia?

Kilas Rakyat

18 September 2025

2
Min Read

Presiden Joko Widodo resmi menunjuk Farida Faricha sebagai Wakil Menteri Koperasi dalam Kabinet Merah Putih. Pelantikan dilakukan pada Rabu, 17 September 2025, berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 96P Tahun 2025. Keppres tersebut mengatur pemberhentian dan pengangkatan menteri serta wakil menteri negara periode 2024-2029. Pengangkatan Farida menandai babak baru kepemimpinan di Kementerian Koperasi.

Farida Faricha menggantikan Ferry Juliantono yang kini menjabat sebagai Menteri Koperasi, menggantikan Budi Arie Setiadi. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan membawa angin segar bagi pengembangan koperasi dan UMKM di Indonesia. Profil Farida Faricha pun menarik perhatian publik. Ia merupakan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPP PKB.

Farida Faricha, seorang politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Sekretaris DPP PKB, ikut serta dalam Pemilu 2024 sebagai caleg DPR RI Dapil Jawa Tengah 3. Meskipun tidak terpilih menjadi anggota DPR, kiprahnya di dunia politik dan organisasi terus berlanjut. Pengalamannya yang luas di berbagai organisasi menjadi modal berharga dalam jabatan barunya.

Selain berkiprah di PKB, Farida memiliki rekam jejak yang gemilang di organisasi keagamaan dan kepemudaan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum PP Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) periode 2012-2015. Ia juga tercatat sebagai anggota PP Fatayat NU dan Ketua DPP KNPI periode 2018-2021.

Pengalaman kepemimpinannya yang luas ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi sektor koperasi dan UMKM. Presiden Prabowo Subianto, dalam konteks perombakan kabinet ini, menargetkan sektor koperasi dan UMKM sebagai penggerak utama perekonomian rakyat, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan latar belakang yang mumpuni dan pengalaman di berbagai organisasi, Farida Faricha diharapkan mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Ia diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat peran koperasi dan UMKM sebagai pilar perekonomian Indonesia. Target peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor ini pun menjadi fokus utama pemerintahan.

Tinggalkan komentar


Related Post