Evie Yulin Gantikan Ketua IPMG yang Pensiun

Kilas Rakyat

29 Maret 2025

4
Min Read

International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG), yang mewakili lebih dari 27 perusahaan farmasi berbasis penelitian terkemuka di Indonesia, mengumumkan pergantian kepemimpinan. Dr. Ait-Allah Mejri, yang telah menjabat sebagai Ketua sejak Februari 2019, akan pensiun pada akhir Maret 2025. Pengganti beliau adalah Evie Yulin, Presiden Direktur PT Merck Tbk., yang akan mulai menjabat pada April 2025.

Dr. Mejri, mantan dokter kesehatan masyarakat dan Presiden Direktur PT Roche Indonesia, telah memberikan kontribusi signifikan selama kepemimpinannya. IPMG di bawah kepemimpinannya telah mendorong inovasi dan kolaborasi untuk meningkatkan layanan kesehatan di Indonesia. Keberhasilan ini mencakup penguatan kemitraan dan posisi IPMG sebagai mitra terpercaya pemerintah dalam meningkatkan akses dan inovasi layanan kesehatan. Ia juga memimpin IPMG melewati masa-masa kritis seperti pandemi Covid-19.

Evie Yulin, seorang apoteker lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di industri farmasi, akan memimpin IPMG ke babak selanjutnya. Ia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua IPMG dan Ketua Satuan Tugas Akses (Market Access). Pengalamannya sebagai General Manager Merck Healthcare Asia Pacific dan Presiden Direktur PT Merck Tbk. menjadikannya figur yang tepat untuk melanjutkan visi IPMG.

Peran Penting Evie Yulin dalam IPMG

Sebagai Wakil Ketua IPMG dan Ketua Satuan Tugas Akses, Evie Yulin telah menunjukkan komitmen kuatnya dalam meningkatkan akses terhadap obat-obatan inovatif. Ia telah menjalin kerjasama yang erat dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, organisasi internasional, LSM, dan kelompok advokasi pasien. Keahlian dan pengalamannya dalam menjalin kolaborasi ini akan sangat berharga dalam memajukan misi IPMG.

Evie Yulin menyatakan antusiasmenya terhadap peran baru ini. Ia berkomitmen untuk melanjutkan kerja sama yang telah terjalin dan mengatasi kesenjangan antara kesehatan masyarakat dan sektor swasta untuk memastikan aksesibilitas inovasi medis bagi pasien di Indonesia. Ia juga berencana melanjutkan program-program penting yang telah dijalankan selama kepemimpinan Dr. Mejri, termasuk kontribusi terhadap transformasi layanan kesehatan dan peluncuran manifesto untuk strategi nasional obat dan vaksin inovatif.

Dukungan dari Dewan Direksi IPMG

Dewan Direksi IPMG secara bulat mendukung pengangkatan Evie Yulin sebagai Ketua. George Stylianou, anggota Dewan IPMG dan Presiden Direktur PT Merck Sharp and Dohme Indonesia, memberikan pujian atas kepemimpinan Dr. Mejri dan menyambut Evie Yulin sebagai penerus yang tepat. Ia menekankan pengalaman dan komitmen Evie Yulin dalam meningkatkan akses terhadap obat-obatan sebagai kualifikasi utama dalam memimpin IPMG.

George Stylianou juga menyinggung kemajuan besar yang telah dicapai IPMG di bawah kepemimpinan Dr. Mejri, termasuk penguatan kapasitas organisasi dan advokasi untuk pasien. Pernyataan ini menggarisbawahi sukses yang telah diraih IPMG dan harapan akan keberlanjutannya di bawah kepemimpinan baru.

Masa Depan IPMG di Bawah Kepemimpinan Evie Yulin

Dengan pengalaman dan jaringan luasnya, Evie Yulin diharapkan mampu membawa IPMG ke arah yang lebih maju. Ia diprediksi akan fokus pada beberapa hal penting, seperti memperkuat kemitraan strategis, meningkatkan advokasi kebijakan terkait akses obat, dan mendorong inovasi dalam industri farmasi Indonesia. Ia juga akan melanjutkan upaya IPMG dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.

Pergantian kepemimpinan ini menandai babak baru bagi IPMG. Meskipun Dr. Mejri akan meninggalkan posisi Ketua, warisan kepemimpinannya akan terus menjadi inspirasi bagi organisasi. Dengan Evie Yulin sebagai pemimpin baru, IPMG siap untuk menghadapi tantangan dan peluang di masa depan, terus berjuang untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.

Tantangan dan Peluang bagi IPMG ke Depan

IPMG akan menghadapi sejumlah tantangan di masa depan, termasuk regulasi yang terus berkembang, kebutuhan untuk inovasi yang berkelanjutan, dan tantangan dalam memastikan akses yang merata terhadap obat-obatan inovatif, khususnya di daerah-daerah terpencil. Namun, dengan kepemimpinan Evie Yulin dan dukungan dari seluruh anggota, IPMG memiliki potensi besar untuk mengatasi tantangan ini dan mengembangkan solusi inovatif untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia.

Peluang juga terbuka lebar. Indonesia sedang mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat dan peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat. Hal ini menciptakan peluang bagi IPMG untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dan memainkan peran yang lebih besar dalam pengembangan industri farmasi dan peningkatan akses terhadap layanan kesehatan berkualitas tinggi bagi seluruh penduduk Indonesia.

Tinggalkan komentar


Related Post