Bicara Soal Ketenagakerjaan, Ganjar Akan Menghubungkan Sekolah Dan Perusahaan

bicara soal ketenagakerjaan ganjar akan menghubungkan sekolah dan perusahaan f748c03

Calon presiden nomor urut 3 berjanji akan menyelesaikan permasalahan ketenagakerjaan warga sekitar. Ganjar mengatakan, jika terpilih menjadi Presiden, ia akan menghubungkan sekolah dengan perusahaan, sehingga siswa setelah lulus akan lebih mudah mencari pekerjaan.

Hal itu disampaikan Ganjar dalam pertemuan dengan relawan di kantor TKRPP, di Jalan Kerlabumi, Karawang, Jawa Barat, Jumat (15/12/2023). Ganjar mengatakan, untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan perlu diselesaikan mulai dari akar rumput.

“Tapi kalau saya ke grass root, maka masalahnya kita harus menghubungkan mereka yang sudah sekolah dengan industri, tentu pemerintah, ” kata Ganjar.

Baca Juga :  Menlu AS Blinken Tuduh Rusia Gunakan Makanan Sebagai Senjata Perang Di Ukraina

“Iya, kalau DPRD pernah membuat aturan, kurang lebih 60% harus warga lokal, maksudnya apa? Keluarga di Karawang harus mempersiapkan anaknya untuk bersekolah dan mempunyai keterampilan, tanpa harus lulus. Karena dunia ini kompetitif, kita harus membekali anak-anak kita dengan keterampilan,” dia melanjutkan.

Oleh karena itu, Ganjar berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ketenagakerjaan bagi warga sekitar. Ia mengatakan, lapangan kerja menjadi salah satu fokus dirinya dan calon wakil presiden, .

“Masalah itu akan kita selesaikan, nanti saya selesaikan bersama Pak Mahfud,” dia berkata.

Baca Juga :  Kasus Bupati Mamberamo Tengah, KPK Periksa Juara Indonesian Idol 2014

Ganjar mengaku sudah berkeliling dan menyerap aspirasi masyarakat terkait peluang kerja. Ia mengatakan permasalahan ketenagakerjaan kerap terjadi di beberapa daerah, terutama permasalahan terkait suap.

“Ini pekerjaan rumah yang harus kami selesaikan. Eh tadi aku jalan-jalan di desa, aku keluar lagi ‘Pak, aku punya 2 anak, mereka sudah tua'. ‘Berapa umurnya?' '24'. ‘Itu masih muda'. ‘Tapi saya tidak bisa kerja pak', bahasanya sama dengan suap, ” katanya, yang kemudian dijawab oleh sukarelawan itu dengan benar.

“Benarkah?” tanya Ganjar.

Baca Juga :  Wuhan Dan Sejumlah Kota Di China Lockdown, Imbas Meningkatnya Covid-19

“Benar,” kata relawan itu.

Ganjar kemudian menceritakan pengalamannya saat masih menjabat . Saat itu, kata Ganjar, hal serupa juga diterapkannya, jika sekolah harus bekerjasama dengan perusahaan.

“Dalam 10 tahun saya menjabat gubernur, pengalaman saya masih sedikit, yang harus dipersiapkan dari awal, yang pertama membuat kebijakan, yang kedua punya sekolah, lalu kerja sama dengan perusahaan, ” dia menjelaskan.

“Kami bahkan sudah meminta beberapa perusahaan untuk bekerjasama langsung dengan sekolah, sehingga kami mempersiapkan anak-anaknya dengan baik dalam hal itu,” dia melanjutkan.