Apkesmi Dukung Kolaborasi Prabowo-Gibran, Perkuat Layanan Kesehatan Primer

Kilas Rakyat

29 Maret 2025

3
Min Read

Asosiasi Puskesmas Indonesia (Apkesmi) menyatakan dukungan penuh terhadap Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Win Prabowo-Gibran, khususnya tiga program Quick Win di bidang kesehatan. Tiga program tersebut meliputi skrining kesehatan, pembangunan rumah sakit di daerah, dan penanganan tuberkulosis (TBC).

Ketua Umum DPP Apkesmi, Kusnadi, menyatakan apresiasi terhadap komitmen Presiden Prabowo dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui penguatan pelayanan primer di Puskesmas. Dua dari tiga program Quick Win Kesehatan tersebut, yakni skrining kesehatan dan penanganan TBC, merupakan tanggung jawab utama Puskesmas.

Puskesmas sebagai garda terdepan layanan kesehatan di Indonesia, menjalankan program kesehatan masyarakat (UKM) dan pelayanan kesehatan perorangan (UKP). Skrining kesehatan sangat krusial untuk mendeteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM), penyebab kematian utama saat ini, menggeser penyakit menular.

Pentingnya Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular (PTM)

Perubahan gaya hidup tidak sehat memicu lonjakan kasus PTM seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Deteksi dini sangat penting untuk keberhasilan pengobatan. Semakin cepat terdeteksi, semakin tinggi peluang kesembuhan dan biaya pengobatan lebih terjangkau.

Penanganan yang terlambat pada tahap lanjut akan menyulitkan proses penyembuhan dan meningkatkan biaya pengobatan secara signifikan. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan deteksi dini menjadi sangat penting dalam strategi kesehatan nasional.

Penanganan Tuberkulosis (TBC)

TBC paru masih menjadi ancaman serius, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Penyakit ini masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Dengan dukungan pemerintah dan penguatan layanan di Puskesmas, Apkesmi optimis target penurunan kasus TBC dapat tercapai lebih cepat.

Program PHTC ini diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas, termasuk pengobatan TBC yang efektif dan terjangkau. Peningkatan kapasitas Puskesmas dalam hal tenaga medis, peralatan, dan obat-obatan juga sangat penting untuk mendukung pencapaian target tersebut.

Skrining Kesehatan untuk Tenaga Kesehatan

Kusnadi juga menekankan pentingnya skrining kesehatan atau medical check-up (MCU) bagi tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan menghadapi berbagai risiko setiap hari, mulai dari paparan penyakit menular hingga bahan kimia dan radiasi.

Banyak tenaga kesehatan baru menyadari penyakitnya ketika sudah stadium lanjut. Oleh karena itu, MCU rutin sangat penting untuk mendeteksi dini penyakit dan memastikan kesehatan tenaga medis tetap terjaga. Hal ini juga penting untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan yang optimal.

Kusnadi berharap Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus dengan mengalokasikan anggaran untuk MCU rutin bagi tenaga medis. Ini akan menjadi bentuk apresiasi dan investasi untuk memastikan tenaga kesehatan tetap sehat dan produktif dalam melayani masyarakat.

Harapan Terhadap Program Quick Win Kesehatan

Apkesmi optimistis program-program kesehatan yang digagas Presiden Prabowo akan membawa perubahan besar bagi sistem kesehatan nasional. Dengan keberpihakan pada masyarakat dan penguatan layanan kesehatan, Indonesia diharapkan akan semakin sehat dan sejahtera.

Suksesnya program ini bergantung pada kolaborasi yang erat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan juga sangat penting untuk mendukung keberhasilan program ini.

Selain tiga program utama, pengembangan infrastruktur kesehatan, peningkatan kualitas SDM kesehatan, dan inovasi teknologi kesehatan juga perlu menjadi perhatian. Semua upaya ini sinergis untuk mencapai tujuan Indonesia yang sehat dan sejahtera.

Tinggalkan komentar


Related Post