Arbeloa Bantah Retaknya Hubungan dengan Carvajal

Kilas Rakyat

24 April 2026

3
Min Read

Kabar miring mengenai keretakan hubungan antara pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, dengan bek kanan andalannya, Daniel Carvajal, akhirnya mendapat tanggapan. Isu ini mencuat setelah Carvajal kerap dicadangkan dan kalah bersaing dengan Trent Alexander-Arnold di posisi bek kanan.

Situasi ini menimbulkan spekulasi bahwa Arbeloa memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan Carvajal, bahkan disebut-sebut ada upaya untuk menyingkirkan pemain senior tersebut dari skuad. Namun, Arbeloa memberikan klarifikasi tegas terkait isu yang beredar di kalangan penggemar sepak bola.

Arbeloa Ungkap Alasan Rotasi Pemain

Alvaro Arbeloa menegaskan bahwa keputusannya dalam memilih pemain untuk dimainkan di setiap pertandingan murni didasarkan pada kebutuhan tim dan performa pemain. Ia mengakui bahwa dalam sebuah tim, tidak semua pemain bisa mendapatkan kesempatan bermain secara bersamaan.

“Sangat sederhana, hanya 11 pemain yang bisa bermain dalam satu waktu. Ini bukan berarti pemain lain tidak bisa bermain atau tidak berkualitas,” jelas Arbeloa mengutip dari AS.

Arbeloa menambahkan bahwa ia sadar betul ada banyak pemain yang mungkin merasa diperlakukan tidak adil karena tidak mendapatkan menit bermain yang cukup. Namun, ia selalu memastikan untuk menghargai usaha keras mereka dalam sesi latihan.

“Ada banyak pemain yang saya perlakukan tidak adil dalam artian tidak memberinya kesempatan bermain, tetapi saya tahu seberapa baik mereka berlatih. Itu adalah intinya,” ungkap mantan pemain Real Madrid tersebut.

Performa Trent Alexander-Arnold Jadi Kunci

Salah satu alasan utama mengapa Daniel Carvajal lebih sering duduk di bangku cadangan adalah performa impresif dari Trent Alexander-Arnold. Arbeloa memuji konsistensi dan kualitas permainan Alexander-Arnold yang dinilainya layak mendapatkan tempat di tim utama.

“Trent menunjukkan level yang bagus, dia pantas bermain, penampilannya tidak perlu diragukan lagi,” tegas Arbeloa.

Arbeloa menekankan bahwa setiap pertandingan memiliki arti penting baginya sebagai pelatih. Keputusan menurunkan seorang pemain didasarkan pada keyakinan bahwa pemain tersebut pantas mendapatkannya dan dapat berkontribusi untuk meraih kemenangan.

“Setiap pertandingan adalah masalah hidup dan mati bagi saya. Ketika saya memasukkan seorang pemain, itu karena saya percaya dia pantas mendapatkannya dan karena saya pikir itu untuk kemenangan tim,” paparnya.

Carvajal Berjuang Kembali ke Performa Puncak

Daniel Carvajal sendiri tengah berjuang keras untuk kembali menjadi pilihan utama di lini pertahanan Real Madrid. Pemain berusia 34 tahun ini baru saja pulih dari cedera parah yang sempat memaksanya menepi cukup lama.

Sejak Arbeloa mengambil alih kemudi kepelatihan Real Madrid pada Januari 2026, Carvajal tercatat baru tampil sebanyak 12 kali di berbagai kompetisi. Total menit bermainnya pun terbilang minim, hanya mencapai 440 menit.

Situasi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Carvajal, terutama mengingat usianya yang sudah tidak muda lagi. Perjuangan untuk merebut kembali posisinya di tim utama membutuhkan kerja keras ekstra dan konsistensi performa.

Masa Depan Carvajal di Santiago Bernabeu

Dengan minimnya jam terbang dan persaingan yang ketat, masa depan Daniel Carvajal di Real Madrid menjadi subjek spekulasi. Kontraknya bersama Los Blancos akan segera berakhir di penghujung musim.

Kondisi ini juga berimbas pada peluang Carvajal untuk kembali terpilih memperkuat Tim Nasional Spanyol di Piala Dunia 2026. Penampilan reguler di level klub menjadi salah satu faktor krusial untuk dilirik oleh pelatih timnas.

Menanggapi pertanyaan mengenai keinginan agar Carvajal bertahan di Real Madrid, Arbeloa memberikan jawaban yang diplomatis namun tetap menunjukkan dukungannya.

“Saat Anda bertanya, saya akan mengatakan hal yang sama: itu urusan mereka. Saya akan senang dengan apa pun yang membuat mereka bahagia,” ujar Arbeloa.

Ia menambahkan bahwa prioritas utamanya adalah kebahagiaan dan kesuksesan para pemainnya, baik secara individu maupun sebagai bagian dari tim. Apapun keputusan yang diambil Carvajal, Arbeloa berharap itu yang terbaik untuk sang pemain dan juga untuk Real Madrid.

“Apa pun yang baik untuk Carvajal dan Real Madrid, baik juga untuk saya,” tutupnya.

Tinggalkan komentar


Related Post