Barcelona Ajukan Protes ke UEFA Soal Kondisi Lapangan Metropolitano

Kilas Rakyat

14 April 2026

3
Min Read

Meta Description: Barcelona mengeluhkan ketinggian rumput Stadion Metropolitano jelang laga krusial Liga Champions. Temukan detail protes dan aturan UEFA di sini.

Jelang pertandingan krusial leg kedua perempat final Liga Champions kontra Atletico Madrid, Barcelona dilaporkan telah menyampaikan keluhan resmi kepada UEFA. Pihak Barcelona menilai kondisi rumput di Stadion Metropolitano, markas Atletico, tidak memenuhi standar yang ditetapkan.

Keluhan ini mencuat setelah Barcelona menggelar sesi latihan di stadion tersebut pada Senin (13/4/2026). Pelatih Barcelona, Hansi Flick, terlihat secara langsung menyoroti kondisi lapangan. Ia bahkan tertangkap kamera memegang rumput dan menunjukkan ketidakpuasan, sebelum akhirnya menghampiri seorang pejabat UEFA untuk mendiskusikan masalah ini.

Protes Barcelona: Rumput Terlalu Tinggi Hambat Gaya Bermain

Menurut laporan dari media Spanyol, Marca, Barcelona secara resmi meminta UEFA untuk melakukan audit terhadap kondisi lapangan Stadion Metropolitano. Alasan utama keluhan adalah ketinggian rumput yang dianggap terlalu tinggi.

Pihak Barcelona berargumen bahwa kondisi rumput yang demikian akan menyulitkan aliran bola dan menghambat gaya permainan khas mereka, yaitu ball possession atau penguasaan bola. Gaya bermain ini sangat mengandalkan kecepatan operan dan pergerakan bola yang lancar di atas permukaan lapangan.

Atletico Madrid sendiri mengklaim bahwa kondisi rumput di Stadion Metropolitano telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh UEFA. Aturan UEFA secara spesifik mengatur bahwa ketinggian rumput lapangan tidak boleh melebihi 3 sentimeter.

Aturan UEFA dan Hak Otoritas Lapangan

UEFA memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kondisi lapangan pertandingan. Berdasarkan Pasal 34.04 Peraturan UEFA, klub tuan rumah memiliki kewajiban untuk menyesuaikan tinggi rumput sesuai instruksi.

Jika wasit pertandingan atau delegasi UEFA menilai bahwa kondisi lapangan tidak memenuhi standar dan berpotensi mengganggu jalannya pertandingan, mereka berhak memerintahkan klub tuan rumah untuk melakukan pemotongan rumput. Keputusan ini akan diambil demi memastikan integritas dan kelancaran kompetisi.

Sejarah Keluhan Lapangan: Bukan Kali Pertama

Menariknya, ini bukan kali pertama Barcelona mengajukan keluhan terkait kondisi rumput saat bertandang ke markas Atletico Madrid. Kejadian serupa pernah terjadi pada tahun 2016.

Saat itu, Barcelona juga melaporkan masalah yang sama terkait lapangan Stadion Vicente Calderon, markas lama Atletico. Kala itu, Barcelona harus menelan kekalahan 0-2 dari Atletico pada leg kedua perempat final Liga Champions. Keluhan ini menunjukkan adanya pola yang berulang dalam dinamika pertandingan kedua tim di kandang Atletico.

Konteks Pertandingan: Barcelona Terdesak

Keluhan ini datang di saat Barcelona berada dalam posisi yang sulit. Pada leg pertama yang digelar di Camp Nou, Barcelona harus mengakui keunggulan Atletico Madrid dengan skor 2-0.

Kini, di leg kedua yang akan berlangsung di Stadion Metropolitano pada Rabu (15/4/2026) dini hari WIB, Barcelona dihadapkan pada tugas berat. Mereka wajib meraih kemenangan dengan selisih tiga gol untuk dapat melaju ke babak semifinal Liga Champions. Tekanan tinggi ini tentu menambah bobot pada setiap detail persiapan, termasuk kondisi lapangan yang menjadi salah satu faktor krusial dalam permainan sepak bola modern.

Tinggalkan komentar


Related Post