Geger Uang Rupiah Asli di TPS Liar Bekasi, Warga Heboh: Darimana Datangnya?

Kilas Rakyat

5 Februari 2026

2
Min Read

Potongan uang rupiah asli yang ditemukan di tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Bekasi mendadak menjadi sorotan publik. Penemuan tak terduga ini memicu berbagai pertanyaan mengenai asal-usul uang yang diduga telah dihancurkan tersebut.

Video yang memperlihatkan cacahan uang rupiah tersebar di media sosial, berawal dari unggahan akun Instagram @sahabatpedulilingkungan. Dalam unggahan tersebut, terlihat potongan kertas berwarna merah dan biru yang menyerupai uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu berserakan di area TPS liar di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu.

Uang Asli Ditemukan di TPS Liar Bekasi

Informasi awal mengenai penemuan ini datang dari akun Instagram @sahabatpedulilingkungan. Keterangan yang menyertai unggahan tersebut menyatakan, “Diduga cacahan uang rupiah kertas, ditemukan di tempat pembuangan sampah liar yang berada di Desa Taman Rahayu.”

Video yang beredar menampilkan potongan-potongan uang yang tercecer di tanah dan sebagian lagi berada di dalam karung putih. Kondisi ini menimbulkan spekulasi bahwa uang asli tersebut sengaja dihancurkan.

Konfirmasi dari DLH Bekasi

Juru Bicara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bekasi, Dedi Kurniawan, membenarkan temuan tersebut setelah petugas melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Ia menegaskan bahwa potongan yang ditemukan memang benar uang asli.

“Iya cacahan uang asli,” ujar Dedi kepada wartawan di Bekasi.

Lokasi TPS liar yang menjadi tempat penemuan uang tersebut diketahui berada tidak jauh dari Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Bantargebang.

DLH Kabupaten Bekasi bersama dengan Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya Beracun (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah bergerak cepat untuk melakukan pengecekan di lapangan.

Tidak Ditemukan Limbah Medis

Sempat muncul dugaan awal bahwa temuan tersebut berkaitan dengan limbah medis. Namun, Dedi Kurniawan dengan tegas membantah informasi tersebut.

Ia menjelaskan bahwa hasil peninjauan tidak menunjukkan adanya limbah medis atau sludge di lokasi TPS liar.

“Dalam peninjauan tidak ditemukan limbah medis, maupun sludge,” jelasnya.

Dedi menambahkan, “Ditemukan cacahan uang berwarna merah serta plastik bag berwarna kuning, namun tidak ditemukan limbah medis di dalamnya.”

Saat ini, DLH Kabupaten Bekasi masih terus berkoordinasi dengan pihak KLHK untuk menelusuri lebih lanjut sumber cacahan uang rupiah yang ditemukan di Bekasi tersebut.

KLHK berencana untuk berkoordinasi dengan pemilik tanah dan perangkat RT setempat guna menggali informasi yang lebih mendalam terkait kasus ini. Penelusuran terhadap asal-usul uang asli yang ditemukan di TPS liar ini masih terus berlanjut, sementara publik menantikan penjelasan resmi mengenai kronologi penemuan tersebut.

Tinggalkan komentar


Related Post