Meta Description: Momen menegangkan AS Roma harus rela gugur di 16 besar Liga Europa usai kalah agregat tipis dari Bologna. Simak jalannya pertandingan seru ini.
AS Roma harus menelan pil pahit dalam perjalanannya di Liga Europa musim ini. Langkah mereka terhenti di babak 16 besar setelah takluk secara dramatis dari Bologna dalam duel dua leg yang memukau. Kekalahan ini memastikan Giallorossi harus mengubur mimpinya untuk meraih gelar Eropa.
Pertarungan sengit ini tersaji di Stadion Olimpico pada Jumat (20/3/2026) dini hari WIB. Pertemuan kedua tim ini merupakan leg kedua babak 16 besar, setelah sebelumnya kedua kesebelasan bermain imbang 1-1 pada leg pertama. Hasil imbang tersebut menyisakan ketegangan tinggi untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke fase berikutnya.
Drama sesungguhnya baru tersaji di leg kedua. Bologna berhasil unggul lebih dahulu pada menit ke-22 melalui gol indah Jonathan Rowe. Tembakan terukur dari luar kotak penalti sukses merobek jala gawang Roma, memberikan keunggulan bagi tim tamu.
Namun, Roma tidak tinggal diam. Selang beberapa menit, tepatnya pada menit ke-31, Evan Ndicka berhasil menyamakan kedudukan. Sundulannya yang memanfaatkan umpan dari sepak pojok tidak mampu dihalau kiper Bologna, membuat skor kembali imbang.
Babak pertama ditutup dengan skor yang menegangkan. Bologna mendapatkan hadiah penalti di masa injury time setelah Stephan El Shaarawy dianggap melakukan pelanggaran terhadap Nadir Zortea di dalam kotak terlarang. Federico Bernardeschi yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan baik, membawa Bologna kembali memimpin 2-1 sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, Bologna justru berhasil memperlebar jarak keunggulan. Pada menit ke-58, Santiago Castro mencatatkan namanya di papan skor. Setelah memenangkan duel udara, Rowe memberikan umpan matang yang diselesaikan Castro dengan tendangan keras dari dalam kotak penalti.
Tertinggal dua gol, Roma berupaya keras untuk bangkit. Kesempatan emas datang ketika mereka mendapatkan hadiah penalti setelah Robinio Vaz dijatuhkan di area terlarang. Donyell Malen yang dipercaya menjadi eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Tendangan penaltinya berhasil merubah skor menjadi 2-3 pada menit ke-69, membangkitkan asa para pendukung tuan rumah.
Perjuangan pantang menyerah Roma akhirnya membuahkan hasil. Lorenzo Pellegrini berhasil mencetak gol penyeimbang pada menit ke-80. Gol ini membuat agregat kembali sama kuat 4-4, memaksa pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu 2×15 menit.
Ketegangan semakin memuncak di babak perpanjangan waktu. Bologna kembali menunjukkan ketangguhannya. Pada menit ke-111, Nicolo Cambiaghi mencetak gol kemenangan untuk timnya setelah melakukan kerja sama apik dengan Thijs Dallinga. Gol ini membawa Bologna unggul 4-3 di leg kedua.
Roma yang tertinggal kembali harus berjuang keras untuk menyamakan kedudukan. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan di akhir babak perpanjangan waktu, tidak ada gol balasan yang mampu diciptakan oleh pasukan Gian Piero Gasperini. Hasil akhir 4-3 untuk kemenangan Bologna di leg kedua, membuat agregat keseluruhan menjadi 5-4 untuk keunggulan tim tamu.
Kekalahan ini memastikan AS Roma harus tersingkir dari kompetisi Liga Europa di babak 16 besar. Perjalanan mereka harus berakhir lebih cepat dari yang diharapkan, menyisakan rasa kecewa bagi para pemain dan suporter.
Analisis Pertandingan: Pertarungan Ketat yang Menegangkan
Pertandingan antara AS Roma dan Bologna ini layak disebut sebagai salah satu laga paling menegangkan di babak 16 besar Liga Europa. Skor yang terus berganti dan saling kejar-mengejar angka menunjukkan betapa tingginya intensitas dan determinasi kedua tim.
Perjalanan Roma di Liga Europa
Sebelum tersingkir, AS Roma telah menunjukkan performa yang cukup baik di Liga Europa. Mereka berhasil melewati fase grup dan mengalahkan beberapa tim tangguh untuk mencapai babak 16 besar. Namun, di fase gugur, persaingan semakin ketat dan setiap kesalahan bisa berakibat fatal.
Performa Bologna yang Mengejutkan
Bologna tampil sebagai kuda hitam yang patut diperhitungkan. Mereka berhasil memberikan perlawanan sengit dan akhirnya mengungguli tim sekelas AS Roma. Kemenangan ini menjadi bukti kekuatan dan persiapan matang tim asuhan Thiago Motta.
Pelajaran Berharga bagi Giallorossi
Kekalahan ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi AS Roma. Mereka perlu mengevaluasi kembali performa tim, terutama dalam hal pertahanan dan konsistensi. Dengan skuad yang dimiliki, Roma seharusnya mampu bersaing lebih jauh di kompetisi Eropa.
Statistik Kunci Pertandingan
- Skor Leg Kedua: AS Roma 3 – 4 Bologna
- Agregat: AS Roma 4 – 5 Bologna
- Pencetak Gol Roma: Evan Ndicka, Donyell Malen (penalti), Lorenzo Pellegrini
- Pencetak Gol Bologna: Jonathan Rowe, Federico Bernardeschi (penalti), Santiago Castro, Nicolo Cambiaghi
- Waktu Pertandingan: Jumat, 20 Maret 2026, dini hari WIB
- Lokasi: Stadion Olimpico
Susunan Pemain
Pertandingan ini menampilkan susunan pemain terbaik dari kedua tim untuk meraih kemenangan.
AS Roma: Svilar; N Dicka, Hermoso, Mancini; Kone, Pisilli, Celik, Franca; Cristante, Malen, El Shaarawy.
Bologna: Ravaglia; Mario, Zortea, Lucumi, Vitik; Pobega, Freuler, Ferguson; Castro, Bernardeschi, Rowe.
Kekalahan ini memang menyakitkan bagi Roma, namun mereka harus segera bangkit dan fokus pada kompetisi domestik serta mempersiapkan diri untuk musim depan. Sementara itu, Bologna berhak melanjutkan langkahnya di Liga Europa, membawa harapan untuk terus berprestasi di kancah Eropa.









Tinggalkan komentar