Rizky Ridho Bongkar Kesalahan Krusial yang Meruntuhkan Garuda di Kandang Irak

Kilas Rakyat

6 November 2025

3
Min Read

Jakarta – Bek tengah tim nasional Indonesia, Rizky Ridho, mengakui kesalahan fatalnya yang berujung pada kekalahan tipis 0-1 dari Irak dalam laga krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan yang digelar di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, pada Minggu (12/10) tersebut menjadi pelajaran berharga bagi sang pemain.

Kekalahan ini sekaligus menutup peluang Garuda untuk melaju ke putaran selanjutnya. Ridho sendiri mengakui penyesalannya atas insiden yang mengubah jalannya pertandingan. Meskipun demikian, performa apiknya sebelum insiden tersebut patut diapresiasi.

Kesalahan Fatal Berujung Petaka

Gol tunggal Irak yang dicetak oleh Zidane Iqbal pada menit ke-76 bermula dari kesalahan yang dilakukan oleh Rizky Ridho di area pertahanan Indonesia. Alih-alih mengoper bola kepada kiper Maarten Paes yang berdiri bebas, Ridho justru memilih untuk menggiring bola.

Kronologi Insiden

Dalam tayangan ulang, terlihat jelas bagaimana Ridho berada di bawah tekanan pemain Irak, Ali Jasim. Keputusan Ridho untuk mempertahankan bola justru berujung pada hilangnya penguasaan dan berbuah gol bagi Irak.

Ridho mengakui bahwa keputusan tersebut merupakan kesalahan fatal yang mengubah jalannya pertandingan. Ia menyatakan penyesalannya atas insiden tersebut.

“Kalau saya tidak melakukan kesalahan itu kan tidak terjadi gol,” ujar Ridho dalam acara Vidio Sports Festival yang tayang di akun resmi Instagram Vidio Sports.

Keputusan tersebut rupanya menjadi bumerang bagi skuad Garuda. Ridho juga mengakui adanya miskomunikasi di lapangan yang berujung pada gol tersebut.

“Memang keputusan saya sendiri yang salah. Di sepak bola, sepersekian detik saja salah ya bisa berakibat fatal seperti itu,” ungkap pemain berusia 23 tahun itu.

Ridho juga menjelaskan bahwa ia sempat melihat posisi kiper Maarten Paes dan pemain Irak yang mendekat. Ia mengira pemain Irak akan mendekat ke arah Paes, sehingga ia memilih untuk mengamankan bola.

“Saya sudah lihat Maarten (Paes) dan juga pemain Irak yang datang menekan. Saya kira dia bakal lari ke Maarten, jadi saya pilih keeping bola, dan akhirnya 0-1,” lanjutnya.

Kekalahan dari Irak menjadi hasil negatif kedua yang dialami Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, setelah sebelumnya takluk dari Arab Saudi dengan skor 2-3.

Penampilan Solid Sebelum Insiden

Meskipun melakukan kesalahan fatal, catatan statistik menunjukkan bahwa Rizky Ridho tampil solid sebelum insiden tersebut. Data dari Sofascore mencatat penampilan apik dari pemain Persija Jakarta ini.

Statistik Gemilang

  • Enam sapuan
  • Satu blok
  • Tiga intersep
  • Empat tekel
  • 56 sentuhan
  • 36 umpan dengan akurasi 86 persen
  • Empat kemenangan duel
  • Satu umpan panjang akurat

Statistik ini menunjukkan bahwa sebelum insiden tersebut, Ridho tampil sangat baik dan mampu menjaga lini pertahanan Indonesia dengan solid.

Perjalanan Karier Rizky Ridho di Timnas

Laga melawan Irak menjadi penampilan ke-47 Rizky Ridho bersama timnas Indonesia. Debutnya bersama skuad Garuda dimulai pada Mei 2021, di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong, saat melawan Oman.

Dalam perjalanan Kualifikasi Piala Dunia 2026, Ridho menjadi salah satu pilar utama di lini pertahanan Indonesia. Ia hanya absen dalam dua pertandingan dari total 20 laga yang dijalani.

Tinggalkan komentar


Related Post