Rahasia Kulit Glowing Ramadan: 5 Tips Dermatolog Top untuk Kesehatan Optimal

Kilas Rakyat

22 Februari 2026

3
Min Read

Menjaga kesehatan kulit selama bulan Ramadan seringkali menjadi tantangan tersendiri. Perubahan pola makan, waktu tidur yang bergeser, dan asupan cairan yang terbatas selama puasa dapat memicu berbagai masalah kulit, seperti kulit kering, kusam, bahkan munculnya jerawat. Tak heran, banyak orang mencari tips untuk menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya selama bulan suci ini.

Ahli dermatologi, Dr. Pandu Haryo Jatmiko, Sp.DVE, membagikan beberapa tips penting untuk menjaga kesehatan kulit selama Ramadan. Menurutnya, menjaga kulit sehat selama puasa tidak hanya bergantung pada penggunaan skincare, tetapi juga pada pola hidup, hidrasi, dan perawatan yang tepat. Berikut adalah 5 tips dari Dr. Pandu yang bisa Anda terapkan:

1. Fondasi Hidrasi di Waktu Sahur

Hidrasi merupakan kunci utama untuk menjaga elastisitas kulit. Ketika tubuh kekurangan cairan di siang hari, kulit akan menjadi organ yang paling cepat menunjukkan tanda-tanda dehidrasi. Hal ini dapat menyebabkan kulit tampak layu dan garis halus lebih mudah terlihat.

Untuk menjaga kulit tetap terhidrasi, Dr. Pandu menyarankan untuk memperhatikan asupan cairan saat sahur.

“Tips untuk menjaga kulit sehat selama bulan puasa Ramadan. Yang pertama konsumsi air minimal 400-500 ml pada saat sahur,” jelas Dr. Pandu.

2. Memilih Menu Sahur dan Buka yang Tepat

Selain hidrasi, pilihan makanan juga sangat penting untuk kesehatan kulit. Godaan takjil manis, gorengan, dan makanan pedas memang sulit ditolak, tetapi konsumsi berlebihan dari makanan tersebut dapat berdampak buruk pada kulit. Konsumsi gula berlebih, misalnya, dapat memicu proses glikasi yang merusak kolagen dan mempercepat penuaan kulit.

Oleh karena itu, Dr. Pandu menekankan pentingnya membatasi konsumsi makanan yang tidak sehat selama sahur dan berbuka.

“Yang kedua batasi konsumsi gula, tepung, minyak, pedas-pedas pada saat sahur dan berbuka,” tegasnya.

3. Konsistensi Skincare Pagi dan Malam

Perawatan kulit dari luar tetap menjadi bagian penting dari rutinitas harian, terutama saat berada di bulan Ramadan. Udara kering dan paparan sinar matahari yang meningkat selama bulan puasa, membuat kulit membutuhkan perlindungan ekstra agar kelembapan alaminya tidak hilang begitu saja.

Dr. Pandu menjelaskan pentingnya konsisten dalam menggunakan skincare pada pagi dan malam hari.

“Yang ketiga tetap lakukan skin care pada pagi dan malam hari, di mana pada pagi hari itu adalah fokus terhadap perlindungan kulit dengan menggunakan gentle cleanser, moisturizer, dan sunscreen,”

“Di mana pada malam hari dapat dilakukan gentle cleanser, moisturizer, dan serum sesuai dengan kebutuhan kulit,” tambahnya.

4. Memperbaiki Kualitas Tidur

Kualitas tidur yang cukup seringkali terganggu selama bulan Ramadan karena perubahan jadwal. Kurang tidur dapat meningkatkan hormon kortisol yang dapat merusak jaringan kulit dan membuat wajah terlihat lelah. Usahakan untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup setiap malamnya.

Dr. Pandu menekankan pentingnya durasi tidur yang cukup untuk menjaga kesehatan kulit.

“Yang keempat adalah tidur cukup selama 8 jam per hari,” kata Dr. Pandu.

5. Melakukan Treatment Profesional

Jika ingin hasil yang lebih optimal dan instan menjelang hari raya, perawatan di klinik spesialis bisa menjadi pilihan. Teknologi medis modern memungkinkan nutrisi diserap lebih dalam ke lapisan kulit yang tidak bisa dijangkau hanya dengan produk skincare biasa.

Dr. Pandu juga menyarankan untuk mempertimbangkan perawatan profesional untuk hasil yang lebih maksimal.

“Dan terakhir dapat dilakukaan treatment seperti skin booster, laser, atau treatment yang lainnya selama bulan puasa agar pada saat Lebaran kulit akan tampak lebih cerah dan lebih glowing,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar


Related Post