Pertamina Patra Niaga Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg, Stabilkan Harga di Aceh.

Kilas Rakyat

16 Desember 2025

3
Min Read

Pemerintah Daerah bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bergerak cepat membantu masyarakat Aceh yang terdampak bencana banjir. Kolaborasi penting ini diwujudkan melalui pelaksanaan operasi pasar LPG 3 Kg di berbagai wilayah Provinsi Aceh, sebuah langkah proaktif untuk memastikan ketersediaan energi bagi rumah tangga.

Inisiatif ini hadir sebagai respons konkret terhadap kondisi pascabencana yang seringkali menghambat akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok, termasuk bahan bakar LPG. Operasi pasar tersebut diharapkan mampu meringankan beban warga dan mendukung proses pemulihan kehidupan sehari-hari.

Operasi pasar LPG 3 Kg di Provinsi Aceh diselenggarakan secara intensif sepanjang periode 6 hingga 15 Desember 2025. Selama kurang lebih sepuluh hari, total penyaluran LPG bersubsidi yang berhasil didistribusikan mencapai 14.560 tabung.

Distribusi ribuan tabung LPG tersebut difokuskan pada daerah-daerah yang paling membutuhkan. Kota Banda Aceh menerima alokasi sebanyak 7.200 tabung, sementara Kabupaten Aceh Besar mendapatkan 7.360 tabung. Penyaluran ini dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan dan kebutuhan mendesak dari masyarakat setempat.

Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Daerah dan Pertamina Patra Niaga dalam menggelar operasi pasar ini. Beliau menekankan bahwa upaya ini sangat vital dalam membantu warga yang tengah berjuang pascabencana.

“Langkah ini sangat membantu masyarakat Banda Aceh pascabencana, terutama untuk memastikan kebutuhan LPG rumah tangga tetap terpenuhi,” ujar Afdhal dalam keterangannya, Selasa (16/12/2025).

Kegiatan ini tidak hanya sekadar penyaluran, melainkan sebuah manifestasi nyata dari komitmen bersama antara pemerintah daerah dan Pertamina Patra Niaga. Tujuannya adalah untuk menjaga ketersediaan LPG 3 Kg tetap terjaga dan dapat diakses oleh masyarakat dengan harga yang sesuai ketentuan, khususnya di wilayah yang mengalami dampak bencana alam.

Fahrougi Andriani Sumampouw, selaku Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, menegaskan kembali komitmen kuat Pertamina dalam mendukung penuh upaya pemulihan pascabencana di Aceh.

“Salah satunya dengan pelaksanaan operasi pasar LPG 3 Kg. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar penyaluran LPG bersubsidi dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan,” jelas Fahrougi.

Respons Warga yang Terbantu

Inisiatif operasi pasar LPG 3 Kg ini disambut positif dan dengan rasa syukur oleh masyarakat yang menjadi penerima manfaat. Banyak warga yang sebelumnya kesulitan mendapatkan LPG, kini merasa sangat terbantu.

Ani, seorang guru Taman Kanak-kanak (TK) di Banda Aceh, mengungkapkan betapa vitalnya bantuan ini bagi dirinya dan keluarga. Ketersediaan LPG pascabencana menjadi tantangan besar, dan operasi pasar ini memberikan solusi yang sangat dibutuhkan.

“Alhamdulillah, operasi pasar ini sangat membantu kami. Setelah bencana kemarin, LPG cukup sulit didapat. Sekarang kami bisa membeli LPG 3 Kg dengan harga sesuai ketentuan untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap Ani.

Senada dengan Ani, Nurhayati, seorang ibu rumah tangga yang juga tinggal di Banda Aceh, merasakan dampak positif yang serupa. Adanya operasi pasar ini memberikan ketenangan dan kepastian akan kebutuhan dasar rumah tangganya.

“Dengan adanya operasi pasar ini, kami merasa lebih tenang. Setidaknya kebutuhan memasak di rumah bisa tetap terpenuhi tanpa harus mencari ke banyak tempat,” ujarnya.

Sebelum adanya operasi pasar ini, pasokan LPG ke wilayah Banda Aceh memang menghadapi kendala serius. Bencana banjir mengakibatkan terputusnya jalur darat utama yang menghubungkan Lhokseumawe menuju Banda Aceh, yang secara otomatis mengganggu rantai distribusi normal.

Menyikapi kondisi darurat tersebut, Pertamina Patra Niaga segera mengambil berbagai langkah strategis untuk mengamankan pasokan. Beberapa upaya penting yang dilakukan antara lain mengalihkan jalur distribusi melalui laut menggunakan kapal Ro-Ro, menyesuaikan skema distribusi dengan mencari rute alternatif, serta mengoptimalkan dukungan sarana distribusi dari wilayah lain. Semua langkah ini diambil untuk memastikan pasokan LPG kepada masyarakat tetap terjaga dan tidak terputus.

Tinggalkan komentar


Related Post