John Herdman Puji Atmosfer SUGBK, Sebut Tandingi Old Trafford

Kilas Rakyat

30 Maret 2026

3
Min Read

John Herdman, pelatih baru Tim Nasional Indonesia, mengungkapkan kekagumannya terhadap atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) setelah menjalani laga debutnya. Meskipun stadion belum terisi penuh, pengalaman tersebut meninggalkan kesan mendalam baginya.

Kemenangan telak Timnas Indonesia 4-0 atas Saint Kitts & Nevis dalam ajang FIFA Series menjadi catatan manis debut Herdman. Gol-gol kemenangan dicetak oleh Beckham Putra yang memborong dua gol, Ole Romeny, dan Mauro Zijlstra. Pertandingan yang berlangsung pada pekan lalu ini menjadi saksi bisu sambutan perdana Herdman di tanah air.

SUGBK, dengan kapasitas mencapai sekitar 78.000 penonton, pada laga debut Herdman hanya terisi sekitar 26.000 penonton. Angka tersebut baru memenuhi sepertiga dari total kapasitas yang tersedia.

Namun, keterbatasan jumlah penonton tidak mengurangi decak kagum sang pelatih. Herdman mengaku sangat terkesima dengan energi yang dirasakannya. Ia bahkan tak sabar untuk merasakan atmosfer ketika SUGBK benar-benar penuh sesak oleh para pendukung setia Timnas Indonesia.

Pengalaman Mendunia, SUGBK Tetap Istimewa

Sebagai seorang pelatih yang telah mengabdikan 20 tahun kariernya di dunia sepak bola, John Herdman telah malang melintang di berbagai belahan dunia. Ia telah merasakan atmosfer pertandingan di banyak stadion ternama.

Beberapa stadion legendaris yang pernah disinggahinya antara lain Stadion Azteca di Meksiko, Old Trafford yang merupakan markas Manchester United di Inggris, serta St. James’ Park, kandang Newcastle United. Pengalaman-pengalaman tersebut membekalinya dengan perspektif luas mengenai atmosfer sepak bola.

Namun, dalam pengakuannya kepada awak media di Jakarta pada Minggu (29/3/2026), Herdman menegaskan bahwa SUGBK memiliki keistimewaan tersendiri. "Saya sangat terpukau," ujarnya.

"Saya sudah mengunjungi banyak stadion di seluruh dunia, seperti Azteca, Old Trafford, St. James’ Park, dan menjalani pertandingan di sana, tetapi yang satu ini istimewa. Bung Karno sangatlah istimewa," lanjutnya dengan nada antusias.

Atmosfer yang Belum Pernah Dirasakan

Herdman secara spesifik membandingkan atmosfer SUGBK dengan stadion-stadion top dunia yang pernah ia kunjungi. Ia mengakui bahwa SUGBK memberikan sensasi yang berbeda, bahkan ketika hanya dihadiri oleh sebagian kecil penonton.

"Atmosfernya, perasaannya – saya belum pernah merasakannya sebelumnya, padahal itu hanya dengan 26.000 penggemar," ungkap Herdman. Pernyataan ini menunjukkan betapa kuatnya resonansi yang dihasilkan oleh para suporter yang hadir.

Ia menambahkan, "Jadi, saya tidak sabar untuk merasakan energi penuh dari stadion tersebut, tetapi para penggemar yang hadir di sana benar-benar luar biasa." Antusiasme Herdman sangat jelas terpancar, menandakan harapan besar terhadap dukungan publik di pertandingan selanjutnya.

Harapan untuk Laga Final FIFA Series

Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Bulgaria dalam laga final FIFA Series pada Senin (30/3/2026). Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya dan bagi Herdman untuk merasakan SUGBK dalam kapasitas penuh.

Menyikapi hal tersebut, Herdman menyampaikan harapannya agar tribun stadion terisi penuh oleh suporter. Ia meyakini bahwa dukungan penuh dari para penggemar akan memberikan suntikan energi ekstra bagi para pemain di lapangan.

Kehadiran Herdman sebagai pelatih baru diharapkan membawa angin segar bagi sepak bola Indonesia. Dengan rekam jejak yang mumpuni, termasuk membawa tim putri Kanada berlaga di Olimpiade dan Piala Dunia, serta memimpin tim putra Kanada menembus Piala Dunia 2022, ekspektasi publik terhadapnya sangatlah tinggi.

Debutnya yang positif di SUGBK, meski dengan catatan penonton yang belum optimal, telah memberikan sinyal optimisme. Pengalaman dan pandangannya terhadap atmosfer stadion di seluruh dunia, termasuk perbandingannya dengan stadion ikonik seperti Old Trafford, semakin mempertegas betapa berharganya dukungan suporter bagi sebuah tim.

Pertandingan melawan Bulgaria ini menjadi ujian selanjutnya bagi Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman. Dukungan penuh dari para suporter di SUGBK tentu akan menjadi salah satu faktor kunci untuk meraih hasil maksimal. Harapan Herdman akan terwujudnya stadion yang penuh sesak, bukan hanya sekadar impian, tetapi juga sebuah manifestasi dari semangat kebersamaan dan dukungan yang kuat untuk Merah Putih.

Tinggalkan komentar


Related Post