ITSEC Anak Usaha Mitra Kemenhan, Gelar Pelatihan Siber AI Rp1 Triliun!

Kilas Rakyat

9 Januari 2026

3
Min Read

PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) mengumumkan pencapaian signifikan melalui anak usahanya, PT ITSEC Cyber Academy (ITSEC Cyber & AI Academy). Perusahaan berhasil mengamankan kontrak kerja sama strategis senilai sekitar Rp1 triliun untuk penyelenggaraan pelatihan Keamanan Siber dan Kecerdasan Buatan (AI). Kesepakatan ini menjadi bukti komitmen ITSEC dalam memperkuat kapabilitas sumber daya manusia di era digital.

Kontrak strategis ini menjadi tonggak penting bagi ITSEC dalam memperluas jangkauan layanan edukasi dan pengembangan talenta di bidang keamanan siber dan AI. Kolaborasi ini juga membuka peluang kontribusi pendapatan yang signifikan melalui lini bisnis pelatihan, dengan mempertimbangkan jadwal dan lingkup layanan yang telah disepakati. Kerjasama ini diharapkan dapat memperkokoh posisi perusahaan sebagai penyedia solusi keamanan siber terintegrasi.

Rincian Kontrak dan Keterlibatan Pihak Terkait

Detail Perjanjian Kerja Sama

* Kontrak kerja sama ditandatangani dengan PT Republik Technetronic Nusantara (RTN), sebuah perusahaan penyedia layanan yang bermitra dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
* ITSEC Cyber & AI Academy, yang 99% sahamnya dimiliki oleh CYBR, akan menjadi pelaksana utama program pelatihan.
* Nilai kontrak mencapai 60 juta dolar AS atau setara Rp1 triliun, dengan durasi pelaksanaan selama empat tahun sejak penandatanganan.

Peran Kementerian Pertahanan RI

Manajemen CYBR menegaskan bahwa keterlibatan Kementerian Pertahanan RI bersifat sebagai end-user melalui PT RTN. ITSEC Cyber & AI Academy akan menjalankan peran sebagai penyelenggara pelatihan sesuai dengan kesepakatan kontrak.

Kurikulum Pelatihan Berstandar Internasional

Program pelatihan yang dikembangkan ITSEC Cyber & AI Academy didesain dengan kurikulum berstandar internasional. Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga menekankan penguasaan keterampilan praktis dan pemahaman mendalam terhadap tren ancaman siber global serta perkembangan teknologi AI.

Pendekatan Komprehensif

Patrick Rudolf Dannacher, Presiden Direktur ITSEC Asia, menjelaskan bahwa program pelatihan ini dirancang dengan pendekatan yang komprehensif dan relevan dengan tantangan nyata di lapangan.

“Pelatihan yang dikembangkan ITSEC Cyber & AI Academy dirancang berbasis kebutuhan nyata dan standar global, dengan pendekatan yang menyatukan penguasaan teknologi software dan hardware dalam satu kerangka pembelajaran terintegrasi,”

Fokus pada Kesiapan Operasional

Dannacher menekankan bahwa tujuan program ini melampaui peningkatan kemampuan teknis semata.

“Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga membangun kesiapan operasional dan ketahanan jangka panjang melalui kurikulum yang adaptif terhadap dinamika ancaman siber global,”

Ia menambahkan bahwa pendekatan tersebut memastikan peserta tidak hanya memahami teknologi secara konseptual, tetapi juga mampu menerapkannya secara strategis di lingkungan operasional yang nyata.

Manfaat Strategis Bagi Perusahaan

Kontrak strategis ini membawa dampak positif yang signifikan bagi ITSEC Asia. Selain memperkuat portofolio layanan, kerjasama ini juga berpotensi memberikan kontribusi pendapatan yang substansial.

Pengembangan Sumber Daya Manusia

Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia nasional di sektor strategis, khususnya di bidang keamanan siber dan AI.

Posisi Perusahaan di Pasar

Melalui kerjasama ini, ITSEC Asia semakin memperkokoh posisinya sebagai penyedia solusi keamanan siber terintegrasi.

Kesimpulan Singkat

* PT ITSEC Cyber Academy mendapatkan kontrak pelatihan Siber dan AI senilai Rp1 triliun.
* Kontrak ditandatangani dengan PT RTN yang bermitra dengan Kementerian Pertahanan RI.
* Pelatihan mengadopsi kurikulum internasional dan berfokus pada keterampilan praktis.

Tinggalkan komentar


Related Post