Indosat Perluas Jaringan 5G Jakarta untuk Dukung Lonjakan Trafik Liburan Akhir Tahun

Kilas Rakyat

17 Januari 2026

2
Min Read

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) tingkatkan kesiapan jaringan 5G di Jakarta Raya untuk menyambut periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Penguatan ini dilakukan melalui perluasan jaringan berbasis teknologi AIvolusi 5G, menjamin konektivitas yang lebih cepat, stabil, dan aman bagi masyarakat. Langkah ini krusial mengingat mobilitas dan aktivitas digital yang diprediksi meningkat selama periode libur akhir tahun.

EVP–Head of Circle Jakarta Raya Indosat Ooredoo Hutchison, Chandra Pradyot Singh, menekankan komitmen IOH untuk selalu hadir di momen penting masyarakat. “Pada periode Natal dan Tahun Baru, konektivitas bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga stabilitas dan rasa aman,” ujar Chandra. Melalui AIvolusi 5G, IOH memastikan jaringannya adaptif dan relevan untuk memenuhi kebutuhan digital masyarakat, khususnya di kawasan Jakarta Raya yang memiliki tingkat aktivitas sangat tinggi.

Jakarta Raya, sebagai pusat ekonomi dan digital nasional, memiliki karakteristik lalu lintas data yang dinamis dan padat. IOH tidak hanya menambah kapasitas jaringan, tetapi juga mengimplementasikan pendekatan kecerdasan buatan. Teknologi ini memungkinkan jaringan beradaptasi secara _real-time_ terhadap kondisi lapangan, termasuk manajemen trafik musiman selama Nataru.

AIvolusi 5G mengintegrasikan kecerdasan buatan langsung ke dalam jaringan. Hal ini memungkinkan IOH mengoptimalkan kinerja secara otomatis. Mulai dari penyesuaian kepadatan pengguna, pola mobilitas, hingga distribusi kapasitas secara dinamis, semuanya dilakukan untuk menjaga kualitas layanan dalam berbagai kondisi penggunaan.

Lebih lanjut, ekspansi 5G di Jakarta Raya difokuskan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan di wilayah Luar Jakarta. Wilayah ini mencakup Tangerang, Bogor, Cianjur, Banten, hingga Sukabumi. Hingga kini, ekspansi 5G Indosat telah menjangkau 20 kecamatan, sekitar 7 persen dari total kecamatan di Luar Jakarta, dengan cakupan 5G mencapai 3,3 persen.

Cakupan 5G ini diprioritaskan pada kawasan pusat bisnis, perkantoran, pusat komersial, dan koridor mobilitas utama. Area-area tersebut memiliki kepadatan gedung tinggi dan lalu lintas data yang padat, sehingga membutuhkan konektivitas yang optimal.

Penguatan jaringan 5G di Jakarta Pusat bertujuan memastikan kinerja yang stabil dan konsisten di lingkungan perkotaan yang kompleks. Terutama saat jam sibuk dan puncak periode Nataru, ketika aktivitas komunikasi, transaksi digital, dan konsumsi konten meningkat tajam. Ekspansi 5G di Jakarta Pusat akan terus dilakukan secara bertahap untuk memperkuat konektivitas di berbagai pusat aktivitas kota.

Tinggalkan komentar


Related Post