Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Generasi Terkoneksi (GenSi). Program ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan digital dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Lebih dari 100 peserta, yang terdiri dari pelaku UMKM dan generasi muda, telah berpartisipasi dalam inisiatif ini. GenSi menekankan bahwa ketersediaan infrastruktur digital semata belum cukup. Konektivitas tersebut harus dimanfaatkan secara nyata guna mendukung perkembangan ekonomi kerakyatan.
Untuk mewujudkan hal tersebut, IOH menggandeng berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan dan para praktisi industri. Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan yang relevan serta aplikatif bagi para pelaku UMKM.
Program GenSi merupakan wujud kolaborasi strategis antara sektor swasta dan dunia pendidikan. Tujuannya adalah untuk mendorong pemanfaatan teknologi digital yang lebih berdampak. Fokus utamanya adalah meningkatkan pemahaman dan keahlian peserta dalam mengembangkan usaha, khususnya pada aspek peningkatan visibilitas, strategi pemasaran, hingga peningkatan volume penjualan.
Pendiri OK OCE Indonesia, Indra Cahya Uno, menekankan pentingnya pembangunan pola pikir UMKM modern. Penguatan komunitas dan pemanfaatan konektivitas digital sebagai motor penggerak ekonomi kolaboratif menjadi kunci utama.
“Pemanfaatan konektivitas digital sebagai peluang ekonomi harus dilakukan oleh pelaku UMKM,” ujar Indra Cahya Uno pada Selasa, 23 Desember lalu.
Sementara itu, Chief Marketing Officer IOH, Ratban Ridwanul Karim, memaparkan strategi pemasaran digital yang efisien dari segi biaya. Ia juga menyoroti pentingnya penguatan personalitas merek, teknik storytelling, serta pembuatan konten yang relevan dengan target audiens.
“Strategi ini dirancang agar dapat diterapkan secara realistis sesuai dengan kapasitas dan kondisi UMKM,” jelas Ratban.
Sesi praktik yang mendalam turut dihadirkan dalam program ini. Peserta mendapatkan pelatihan pembuatan konten visual, termasuk fotografi produk dan video pendek. Sesi ini dibawakan oleh Silva Sandiarini dari Nikon Indonesia, yang mencakup teknik dasar komposisi, pencahayaan, hingga framing, disertai praktik langsung dan evaluasi hasil karya.
Melalui serangkaian sesi komprehensif ini, para peserta dibekali pemahaman mendalam. Mulai dari penguatan mindset kewirausahaan, penguasaan strategi pemasaran digital, hingga peningkatan keterampilan teknis yang dapat langsung diaplikasikan dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Community Engagement & Government Relations Manager UMN, Andy Firmansyah, menambahkan bahwa program GenSi memberikan manfaat yang signifikan baik bagi mahasiswa maupun pelaku UMKM.
“Program ini tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif. Pendekatan seperti ini penting untuk menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan proses pembelajaran,” ungkap Andy.
Melalui program Generasi Terkoneksi (GenSi), Indosat Ooredoo Hutchison menegaskan kembali komitmennya. Perusahaan ini akan terus berperan aktif dalam upaya pemberdayaan UMKM dan peningkatan kapasitas masyarakat. Hal ini dilakukan dengan memastikan pemanfaatan konektivitas digital secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.









Tinggalkan komentar