Email Epstein Ungkap Permintaan Dana untuk Selingkuhan Bill Gates

18 Maret 2026

4
Min Read

JAKARTA – Skandal yang melibatkan predator seksual Jeffrey Epstein kembali membuka tabir kelam dunia orang kaya. Bukti email yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengungkap permintaan Epstein kepada kepala staf Bill Gates, Larry Cohen, agar pendiri Microsoft itu menanggung biaya hidup Mila Antonova. Antonova diketahui menjalin hubungan dekat dengan Bill Gates sekitar tahun 2010.

Informasi ini terkuak dari email tertanggal 30 April 2018. Dalam korespondensinya, Epstein mengklaim telah memberikan dukungan finansial kepada Antonova selama bertahun-tahun. Ia bahkan meminta Bill Gates untuk mengganti biaya yang telah dikeluarkannya untuk Antonova.

Mila Antonova, seorang pemain bridge asal Rusia, disebut memiliki hubungan dengan Bill Gates. Epstein mengklaim bahwa ia telah menampung Antonova di salah satu apartemennya selama seminggu. Lebih lanjut, antara tahun 2013 hingga 2018, Epstein dikabarkan aktif membantu urusan visa Antonova, mentransfer uang tunai, menyediakan tempat tinggal di berbagai apartemen miliknya di Manhattan, serta membiayai pendidikan pemrograman Antonova.

Epstein Gunakan “Persahabatan” untuk Memeras

Dalam upaya memeras Bill Gates, Epstein menggunakan dalih “kesucian persahabatan”. Ia bahkan mengutip perkataan yang diklaimnya berasal dari Bill Gates sendiri dalam sebuah email tertanggal 29 Juli 2017 kepada Larry Cohen.

Menurut Epstein, Gates pernah berkata, “Jika Anda dapat membantu menunda ini selama tiga tahun, itu seharusnya cukup.” Epstein menafsirkan pernyataan ini sebagai permintaan tolong dari Gates untuk menyediakan tempat tinggal dan membiayai Antonova setelah hubungan mereka berakhir. Tiga tahun berselang, Epstein kembali mengirim email kepada Cohen dengan nada menekan.

“Saya tahu Anda dan Bill memiliki pandangan yang sama dengan saya tentang kesucian persahabatan,” tulis Epstein dalam emailnya, menunjukkan upayanya untuk memanfaatkan kedekatan Gates dan Cohen.

Antonova Diklaim Tak Mengetahui Tekanan Epstein

Menanggapi temuan ini, pengacara Mila Antonova menyatakan bahwa kliennya tidak mengetahui upaya Epstein untuk menekan Bill Gates. Menurut pengacaranya, Antonova menerima bantuan dari Epstein dengan polos, karena percaya Epstein tulus ingin membantunya.

Fakta mengejutkan lainnya adalah Epstein terus mengirimkan email kepada Bill Gates untuk meminta pengembalian dana. Permintaan ini dilayangkan bahkan hanya lima bulan sebelum Epstein ditangkap atas kasus konspirasi perdagangan anak di bawah umur pada tahun 2019.

Reaksi Bill Gates dan Lingkaran Dekatnya

Juru bicara Bill Gates menegaskan bahwa pendiri Microsoft itu selalu menyatakan penyesalannya atas pertemuannya dengan Jeffrey Epstein. “Berkas-berkas tersebut menunjukkan betapa luasnya upaya Epstein untuk masuk ke dalam kehidupan Gates — baik secara langsung maupun melalui orang lain di lingkaran Gates — dan bagaimana Epstein melanjutkan upaya ini bahkan setelah Gates berhenti bertemu dan berkomunikasi dengannya,” ujar juru bicara tersebut kepada Fortune.

Pihak Gates juga menekankan bahwa Bill Gates tidak pernah menyaksikan atau terlibat dalam perilaku terlarang atau ilegal apa pun yang dilakukan Epstein. Ini menjadi penegasan penting di tengah tudingan dan spekulasi yang mungkin timbul akibat skandal ini.

Larry Cohen, yang saat itu menjabat sebagai kepala staf Gates sekaligus mitra pengelola di Gates Ventures, tidak memberikan komentar resmi terkait permintaan ini. Cohen kini diketahui bekerja di perusahaan modal ventura Biomatics Capital.

Sementara itu, pengacara Antonova mengonfirmasi bahwa kliennya bertemu Bill Gates di sebuah turnamen bridge pada tahun 2009. Hubungan keduanya disebut terjalin untuk “beberapa waktu”, namun detail lebih lanjut mengenai sifat hubungan tersebut tidak diungkapkan secara spesifik.

Konteks Hubungan Epstein dan Gates

Hubungan antara Jeffrey Epstein dan Bill Gates telah menjadi sorotan publik sejak lama. Epstein, seorang figur kontroversial dengan catatan kriminal serius, dikenal memiliki koneksi luas di kalangan elit global, termasuk para miliarder dan tokoh berpengaruh lainnya. Pertemuannya dengan Gates telah menimbulkan berbagai pertanyaan dan spekulasi.

Laporan-laporan sebelumnya menyebutkan bahwa Gates dan Epstein bertemu beberapa kali di akhir tahun 2010-an. Gates sendiri menyatakan telah mengakhiri hubungan dengan Epstein setelah mengetahui sifat asli dan kejahatan yang dilakukannya. Namun, email-email yang kini terungkap menunjukkan bahwa Epstein terus berusaha memanfaatkan koneksinya dengan Gates, bahkan setelah Gates berusaha menjauhkan diri.

Pihak berwenang Amerika Serikat terus mendalami kasus ini, dan pengungkapan email-email tersebut menambah kompleksitas narasi seputar jaringan Epstein dan dampaknya terhadap orang-orang di sekitarnya. Fokus utama kini adalah pada upaya Epstein untuk mendapatkan keuntungan finansial dari koneksinya, serta bagaimana orang-orang di lingkaran orang kaya dan berkuasa dapat terjerat dalam jaringan yang berbahaya.

Tinggalkan komentar


Related Post