Debut Jafar/Feli di Kejuaraan Asia 2025: Targetkan Prestasi Gemilang

Kilas Rakyat

8 April 2025

3
Min Read

Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, bersiap melakoni debutnya di Kejuaraan Bulutangkis Asia (BAC) 2025 di Ningbo, China, pada 8-13 April mendatang. Keikutsertaan mereka dalam turnamen bergengsi ini merupakan sebuah kejutan sekaligus tantangan besar bagi pasangan muda berbakat ini.

Jafar/Feli, demikian mereka biasa disapa, tergabung dalam kontingen Indonesia yang terdiri dari 18 atlet. Mereka akan berjuang bersama tiga pasangan ganda campuran lainnya: Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, dan Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi tim Indonesia.

“Bersyukur mendapat kepercayaan main di BAC pertama kali. Ini di luar dugaan dan ekspektasi kami bisa secepat ini,” ungkap Felisha dalam keterangan tertulis PBSI. Kegembiraan dan rasa syukur jelas terpancar dari pernyataan Felisha. Kesempatan ini menjadi bukti kerja keras dan prestasi mereka selama ini.

Jafar menambahkan, “Tapi kami juga mau untuk memaksimalkan kesempatan ini. Kami tidak mau menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan. Semoga kami bisa mendapat hasil yang terbaik.” Tekad dan semangat juang yang tinggi ditunjukkan oleh Jafar. Mereka siap memberikan penampilan terbaik di panggung internasional.

Persiapan Menuju BAC 2025

Pasangan yang pernah menjuarai Super 100 Indonesia Masters 2023 dan 2024 ini mengaku telah mempersiapkan diri secara maksimal. Mereka melakukan evaluasi menyeluruh atas penampilan mereka di turnamen-turnamen sebelumnya, khususnya German Open dan Orleans Masters.

Di German Open, Jafar/Feli harus mengakui keunggulan pasangan Belanda, Robin Tabeling/Alexandra Boje, dengan skor 18-21, 11-21 di perempat final. Sementara di Orleans Masters, mereka tersingkir di babak 16 besar setelah dikalahkan Jesfer Toft/Amalie Magelund (Denmark) dengan skor 13-21, 21-16, 19-21. Meskipun mengalami kekalahan, pengalaman berharga telah mereka dapatkan.

“Setelah diberitahu akan main di BAC, kami terus melakukan persiapan yang intensif. Kami juga belajar di German Open dan Orleans Masters untuk matangkan cara dan pola bermainnya,” jelas Jafar. Proses pembelajaran dan peningkatan terus dilakukan untuk menghadapi tantangan di BAC 2025.

Target dan Harapan di BAC 2025

Di babak pertama BAC 2025, Jafar/Feli akan menghadapi pasangan China, Cheng Xing/Zhang Chi. Pertandingan ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi mereka untuk mengukur kemampuan dan sejauh mana persiapan yang telah dilakukan.

“Kami ingin menikmati semua proses dan perkembangannya. Kami mau lebih baik dan lebih baik lagi,” tutur Felisha. Mereka tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga pada proses peningkatan kemampuan dan pengalaman bertanding di level internasional.

Keikutsertaan Jafar/Feli di BAC 2025 menjadi momentum penting bagi perkembangan bulutangkis ganda campuran Indonesia. Dukungan penuh dari seluruh pihak sangat diharapkan agar mereka dapat meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama bangsa.

Meskipun masih relatif muda dan baru memulai karir internasional, Jafar/Feli menunjukkan potensi yang besar. Dengan kerja keras, latihan intensif, dan dukungan yang konsisten, mereka berpeluang untuk bersaing dengan pasangan-pasangan unggulan dunia dan meraih hasil gemilang di masa depan.

Tinggalkan komentar


Related Post