Badminton SEA Games 2022: Target Emas Di Sektor Tunggal Putra Pupus, Chico Tumbang Dalam 2 Gim

Kilas Rakyat

21 Mei 2022

2
Min Read

Chico Aura Dwi Wardoyo harus mengakhiri perjuangannya di SEA Games 2022 setelah gagal memetik kemenangan di perempat final, pada Jumat (20/5/2022).

Berhadapan dengan wakil Singapura, Jia Heng Jason Teh, Chico harus tumbang dengan dua gim saja.

Skor yang diperoleh Chico ketika berhadapan dengan tunggal Singapura adalah 16-21 dan 16-21.

Hasil itu yang membuat Chico harus angkat koper dari SEA Games 2022 sekaligus tak mampu mencapai target dalam membawa emas.

Pasalnya, tunggal putra sendiri digadang-gadang dapat menyumbang emas untuk Merah-Putih.

Sayang seribu sayang, target itu justru meleset lantaran pemain tunggal putra Indonesia telah gugur semua.

Kendati begitu, harapan untuk merengkuh emas masih ada di sektor yang lain.

Namun berbicara soal penampilan Chico, Rionny Mainaky selaku Kabid Binpres PBSI menerangkan bahwa pemain andalannya itu tak main lepas.

“Chico yang kita harapkan mainnya tadi tegang sekali. Mungkin kaget juga, karena SEA Games ini kan beda dengan kejuaraan-kejuaraan lain,” terang Rionny dilansir laman PB Djarum.

“Tekanan terlalu besar dan mainnya tidak lepas. Jadi serba salah.”

Akan tetapi sebenarnya dalam berlaga menghadapi wakil Singapura, ada masanya Chico tampil percaya diri.

Bahkan kepercayaan diri dari Chico itu juga yang mengantarkannya untuk mencapai poin ke-16.

Meski begitu, penampilan Chico justru berubah ketika lawan bisa membalik keadaan.

Kepercayaan diri Chico yang sempat menyala tiba-tiba redup hingga berakhir dengan kekalahan.

Rionny menerangkan bahwa untuk menyikapi itu memang dibutuhkan pengalaman.

Yang mana pengalaman itu nantinya dapat dijadikan sebagai solusi bagi pemain ketika berada di situasi yang sulit.

“Tadi sebenarnya di poin 16 dia kelihatan percaya diri, tapi kemudian di-break sama lawan.”

“Ini yang butuh pengalaman. Kalau kita main lagi enak terus di-break sama lawan kita harus bagaimana.”

“Itu disayangkan dan masih butuh pengalaman.”

Soal redupnya pengalaman Chico di tengah laga nampaknya masih bisa dimaklumi.

Hal ini mengingat Chico masih pemain muda yang masih butuh jam terbang dalam bertanding.

Untuk itu, terlepas dari kekalahan di SEA Games 2022 hingga pupusnya harapan untuk mendapat emas, aksi Chico di turnamen yang lain layak dinanti.

Terlebih dalam waktu dekat akan ada agenda BWF World Tour yang berlangsung di Indonesia pada bulan Juni 2022 mendatang.

Tinggalkan komentar


Related Post