Artemis II Bawa Armada Kamera Canggih ke Bulan

7 April 2026

3
Min Read

Misi antariksa Artemis II tidak hanya membawa empat astronaut untuk mengorbit Bulan, tetapi juga dilengkapi puluhan perangkat kamera canggih. Perjalanan bersejarah ini menandai lompatan teknologi fotografi di luar angkasa jika dibandingkan dengan era Apollo lebih dari lima dekade lalu. Kini, para penjelajah antariksa dipersenjatai dengan teknologi digital modern yang jauh berbeda dari kamera film era sebelumnya.

Teknologi Visual Artemis II: Lebih dari Sekadar Mengorbit Bulan

Pesawat Orion dalam misi Artemis II membawa total 32 unit kamera. Sebanyak 15 kamera terpasang di badan pesawat, sementara 17 unit lainnya akan digunakan secara langsung oleh kru. Misi ini mencatat sejarah sebagai yang pertama kali membawa kamera digital untuk perjalanan sejauh ini ke luar angkasa, sebagaimana dilaporkan oleh BBC pada Senin, 6 April 2026.

Kamera Profesional Andalan: Nikon D5 dan Z9

Untuk kebutuhan fotografi utama, para astronaut telah berlatih menggunakan kamera profesional Nikon D5. Meskipun terkesan usang untuk misi bernilai tinggi, kamera ini memiliki rekam jejak teruji di luar angkasa. Keandalannya dalam menghadapi radiasi tinggi dan lingkungan tanpa bobot telah dibuktikan oleh penggunaan model sebelumnya.

Selain D5, NASA juga menyertakan kamera mirrorless yang lebih mutakhir, yaitu Nikon Z9. Perangkat ini tidak hanya sekadar penumpang, melainkan dipersiapkan secara khusus untuk misi pendaratan di Bulan pada program Artemis III mendatang.

Nikon Z9 telah menjalani modifikasi khusus melalui perjanjian Space Act Agreement antara NASA dan Nikon. Kamera flagship ini didesain ulang agar lebih tahan terhadap radiasi kosmik. Selain itu, firmware-nya dioptimalkan untuk penggunaan saat moonwalk dan dilengkapi dengan grip khusus agar mudah digunakan oleh astronaut yang mengenakan sarung tangan tebal.

Kamera Aksi dan Dokumentasi: GoPro dan Ponsel Pintar

Misi bersejarah ini juga mengandalkan kamera aksi GoPro Hero 11. Beberapa unit yang telah dimodifikasi khusus dipasang di bagian luar pesawat, tepatnya pada panel surya. Penempatan ini dirancang untuk mengabadikan pemandangan pesawat Orion dengan latar belakang Bumi dan Bulan yang memukau.

Di dalam kabin, kru akan menggunakan kamera serupa untuk merekam aktivitas sehari-hari selama sepuluh hari perjalanan. Rekaman ini rencananya akan diolah untuk proyek dokumenter National Geographic. Para astronaut bahkan menerima pelatihan khusus untuk merangkap tugas sebagai pembuat film dokumenter.

Menariknya, Artemis II juga mencetak sejarah sebagai salah satu misi pertama yang mengizinkan kru membawa ponsel pintar pribadi ke luar angkasa. Dengan kombinasi perangkat canggih mulai dari DSLR, mirrorless, GoPro, hingga iPhone 17 Pro Max, misi ini diprediksi akan menjadi perjalanan antariksa manusia yang paling banyak terdokumentasi dalam sejarah.

Rekor Baru dalam Dokumentasi Antariksa

Sebagai perbandingan, seluruh misi Apollo yang berlangsung dari tahun 1969 hingga 1972 hanya menghasilkan sekitar 8.400 foto dari rekaman film. Dengan kelengkapan alat rekam digital yang dibawa oleh Artemis II, jumlah gambar dan video yang dihasilkan dipastikan akan melampaui rekor puluhan tahun tersebut, membuka babak baru dalam cara kita menyaksikan eksplorasi antariksa.

Keterangan: Artikel ini ditulis ulang berdasarkan informasi dari sumber asli dengan penambahan konteks dan gaya jurnalistik yang mudah dipahami pembaca umum di Indonesia.

Tinggalkan komentar


Related Post