AESI Perkuat Kolaborasi Pacu Akselerasi Energi Surya Nasional Mandiri

Kilas Rakyat

19 Desember 2025

5
Min Read

Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) baru-baru ini merayakan hari jadi yang ke-9, sebuah momen penting untuk merefleksikan perjalanan serta memperkuat peran fundamentalnya dalam menggerakkan pemanfaatan energi surya di Indonesia. Dalam kancah transisi energi nasional yang penuh tantangan dan di tengah dinamika kebijakan energi global, AESI secara konsisten hadir sebagai platform kolaborasi bagi industri.

Organisasi ini tidak hanya menjadi mitra strategis pemerintah, tetapi juga penggerak utama dalam ekosistem energi baru terbarukan (EBT), dengan fokus khusus pada pengembangan energi surya. Dedikasi AESI selama hampir satu dekade ini menandai komitmen kuat dalam mewujudkan masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan di Tanah Air.

AESI Tekankan Kualitas SDM dan Kemitraan Strategis

Wiluyo Kusdwiharto, Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI), menyoroti betapa krusialnya penguatan kapasitas dan profesionalisme sumber daya manusia (SDM) di sektor energi surya nasional. Menurutnya, pertumbuhan industri tidak boleh hanya terpaku pada aspek kuantitatif semata.

Namun, harus pula diimbangi dengan peningkatan kualitas yang berkesinambungan, agar mampu bersaing dengan produk dan inovasi global.

AESI diharapkan senantiasa menjadi mitra yang strategis dan konstruktif bagi pemerintah. Kontribusi asosiasi ini diharapkan didasarkan pada data akurat dan praktik bisnis terbaik demi keberlanjutan sektor EBT yang ramah lingkungan.

Wiluyo Kusdwiharto menyatakan, “AESI diharapkan tetap konsisten menjadi mitra strategis dan konstruktif bagi pemerintah dengan memberikan masukan berbasis data dan praktik usaha terbaik, demi keberlanjutan bisnis EBT yang ramah lingkungan.” Pernyataan ini disampaikan pada Jumat, 19 Desember 2025.

Dedikasi Sembilan Tahun: Memperjuangkan Ekosistem Energi Surya yang Berdaya Saing

Selama sembilan tahun perjalanannya, AESI telah membuktikan kontribusi nyata dalam upaya memperjuangkan kepastian regulasi. Asosiasi ini juga aktif dalam penguatan industri energi surya, serta peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia di sektor ini.

Peran AESI semakin vital seiring dengan urgensi Indonesia untuk mempercepat bauran energi bersih. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil yang semakin mendesak.

Ulang tahun ke-9 AESI juga menjadi ajang penting untuk konsolidasi berbagai pemangku kepentingan. Mulai dari asosiasi lain, pemerintah, BUMN, hingga pelaku usaha, semua pihak diajak memperkuat sinergi.

Tujuannya adalah membangun ekosistem energi surya yang sehat, memiliki daya saing tinggi, dan berkelanjutan di masa depan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong inovasi dan praktik terbaik di seluruh rantai nilai industri.

Wiluyo Kusdwiharto menambahkan, usia sembilan tahun bagi sebuah organisasi industri seperti AESI bukanlah jangka waktu yang singkat. Perjalanan ini penuh dengan dedikasi dan kolaborasi yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan energi surya nasional.

Wiluyo menegaskan, “Di tengah tantangan transisi energi nasional, AESI hadir sebagai suara yang terus memperjuangkan kepastian regulasi, penguatan ekosistem industri EBT, serta peningkatan kualitas SDM, khususnya di sektor pembangkit listrik tenaga surya.”

Ia juga menyampaikan harapan besar agar ke depan, AESI dapat semakin aktif mendorong inovasi teknologi. Selain itu, asosiasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk dan pemasangan, serta menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan, baik di sektor hulu maupun hilir industri energi surya.

PLN Dukung Kolaborasi dan Mudahkan Layanan PLTS Atap

PT PLN (Persero) turut menyatakan dukungannya terhadap peran strategis AESI. Joni, EVP Penjualan dan Pelayanan Retail PT PLN Persero, menegaskan bahwa transisi energi kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keniscayaan yang harus dihadapi.

Energi surya, menurutnya, telah menjelma menjadi salah satu pilar utama dalam transformasi sektor ketenagalistrikan nasional menuju keberlanjutan. PLN berkomitmen penuh untuk mendukung percepatan adopsi energi bersih ini.

Joni menyampaikan, PLN secara aktif terus membuka ruang kolaborasi dengan AESI dan berbagai pelaku industri lainnya. Inisiatif ini bertujuan untuk membangun ekosistem energi surya yang transparan dan berkelanjutan.

Sebagai langkah konkret, PLN telah menyederhanakan proses layanan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap On Grid. Kini, layanan tersebut dapat diakses secara menyeluruh atau _end-to-end_ melalui aplikasi PLN Mobile yang mudah digunakan.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha, PLN juga menetapkan Service Level Agreement (SLA) selama 30 hari untuk proses layanan PLTS Atap On Grid.

Realisasi PLTS Atap yang terhubung ke jaringan PLN terus menunjukkan pertumbuhan signifikan, seiring dengan kemudahan proses dan kepastian layanan yang ditawarkan. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 11.392 pelanggan PLTS Atap.

Total kapasitas terpasang dari PLTS Atap tersebut mencapai sekitar 773 MW. Capaian ini secara jelas mencerminkan meningkatnya minat masyarakat, terutama dari sektor rumah tangga dan bisnis, terhadap pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi bersih dan berkelanjutan.

Momentum Penting untuk Perkuat Sinergi Transisi Energi Nasional

PLN menyadari bahwa keberhasilan transisi energi tidak akan mampu dicapai oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi yang kuat dan kolaborasi yang erat antara pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), asosiasi industri, pelaku usaha, hingga masyarakat luas.

Sinergi ini esensial agar pengembangan energi surya dapat tumbuh secara optimal. Selain itu, diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan yang maksimal bagi seluruh rakyat Indonesia.

Perayaan ulang tahun ke-9 AESI diharapkan menjadi titik tolak yang krusial untuk semakin memperkuat kolaborasi. Momen ini juga diharapkan mendorong inovasi dalam industri energi surya.

Pada akhirnya, momentum ini bertujuan untuk mempercepat terwujudnya energi bersih, mandiri, dan berkelanjutan. Semua ini merupakan visi besar untuk masa depan energi Indonesia yang lebih baik.

Tinggalkan komentar


Related Post