Gelandang Veteran Kroasia Terancam Absen, Kans ke Piala Dunia 2026?

Kilas Rakyat

28 April 2026

5
Min Read

Cedera parah menimpa gelandang legendaris AC Milan dan tim nasional Kroasia, Luka Modric. Insiden benturan kepala saat membela klubnya di Serie A berujung pada retaknya tulang pipi, memunculkan pertanyaan besar mengenai masa depannya di lapangan hijau, terutama terkait partisipasinya dalam ajang akbar Piala Dunia 2026.

Kabar ini tentu mengejutkan para penggemar sepak bola, mengingat usia Modric yang tidak lagi muda namun performanya masih terbilang prima. Cedera ini menjadi pukulan telak bagi AC Milan yang tengah berjuang keras mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.

Namun, di tengah kekhawatiran tersebut, muncul secercah harapan dari pelatih timnas Kroasia. Zlatko Dalic menyatakan keyakinannya bahwa Modric akan mampu pulih tepat waktu untuk membela negaranya di turnamen sepak bola terbesar dunia. Optimisme ini menjadi penawar lara bagi publik Vatreni yang sangat mengandalkan kepemimpinan dan magis sang kapten.

Modric Jalani Operasi Pascabenturan Keras di Serie A

Insiden yang dialami Luka Modric terjadi dalam pertandingan Serie A antara AC Milan melawan Juventus yang berakhir dengan skor imbang tanpa gol di Stadion San Siro. Pertandingan yang sengit tersebut menyisakan drama di babak kedua ketika Modric terlibat duel udara dengan gelandang Juventus, Manuel Locatelli.

Akibat benturan keras tersebut, kedua pemain terkapar di lapangan dan membutuhkan penanganan medis segera. Meskipun Locatelli mampu melanjutkan pertandingan setelah mendapat perawatan, Modric terpaksa harus ditandu keluar lapangan. Kondisi ini sontak menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi penggemar AC Milan dan timnas Kroasia.

Pada hari Senin (27/4/2026), Modric menjalani operasi untuk mengatasi cedera retak tulang pipi yang dialaminya. Kabar baik datang dari Federasi Sepakbola Kroasia (HNS) yang melalui akun media sosial resminya mengumumkan bahwa operasi tersebut berjalan sukses.

Nasib di Serie A dan Harapan Piala Dunia 2026

Pascaoperasi, nasib Modric di sisa empat pertandingan Serie A musim ini masih menjadi tanda tanya besar. Kehadirannya sangat dibutuhkan oleh AC Milan asuhan Massimiliano Allegri dalam upaya mereka mengamankan posisi di zona Liga Champions. Kehilangan pemain sekaliber Modric tentu akan menjadi kerugian besar bagi tim berjuluk Rossoneri tersebut.

Namun, optimisme justru datang dari pelatih timnas Kroasia, Zlatko Dalic. Ia secara terang-terangan menyatakan keyakinannya bahwa Modric akan dapat pulih tepat waktu untuk membela negaranya di Piala Dunia 2026.

"Saya sudah berbicara dengan Luka, dan mendoakan agar operasinya berjalan sukses serta pemulihannya cepat dan lancar," ujar Dalic. Pernyataan ini menunjukkan kedekatan dan dukungan penuh dari sang pelatih kepada pemain andalannya.

Dalic menambahkan, "Saya yakin dia akan melakukan segala upaya untuk siap menghadapi Piala Dunia, dan kami akan memberikan dukungan penuh." Keyakinan ini bukan tanpa alasan. Modric, meskipun telah berusia lanjut, tetap menjadi tulang punggung dan pemimpin tak tergantikan di lini tengah timnas Kroasia.

"Saya yakin pemulihannya akan berjalan sesuai rencana dan Luka, sebagai kapten tim, akan memimpin kami di ajang besar berikutnya di musim panas ini," tegas Dalic. Pernyataan ini menggarisbawahi peran krusial Modric dalam skuad "Vatreni" – julukan timnas Kroasia.

Analisis Kans Modric di Piala Dunia 2026

Usia Luka Modric yang saat ini memasuki paruh akhir 30-an tentu menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan dalam perbincangan mengenai partisipasinya di Piala Dunia 2026. Namun, rekam jejak dan dedikasi Modric di dunia sepak bola patut diacungi jempol. Ia telah membuktikan bahwa usia hanyalah angka ketika semangat juang dan profesionalisme tetap terjaga.

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi yang spesial karena untuk pertama kalinya akan diikuti oleh 48 negara. Hal ini membuka lebih banyak peluang bagi tim-tim yang sebelumnya kesulitan untuk lolos. Bagi Kroasia, kehadiran Modric sebagai jenderal lapangan tengah akan menjadi modal berharga dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.

Cedera retak tulang pipi memang tergolong serius dan membutuhkan waktu pemulihan yang tidak singkat. Namun, dengan kemajuan teknologi medis dan kedisiplinan dalam menjalani program rehabilitasi, bukan tidak mungkin Modric dapat kembali ke performa terbaiknya.

Faktor mentalitas dan pengalaman Modric juga menjadi kunci. Ia telah merasakan atmosfer Piala Dunia berkali-kali, termasuk membawa Kroasia hingga ke final pada edisi 2018. Pengalaman ini akan sangat berharga bagi para pemain muda Kroasia yang akan mendampinginya di turnamen mendatang.

Penting untuk dicatat bahwa keputusan akhir mengenai keikutsertaan Modric di Piala Dunia 2026 tentu akan bergantung pada kondisi kesehatannya secara keseluruhan dan penilaian tim medis. Namun, optimisme yang ditunjukkan oleh pelatih Zlatko Dalic memberikan harapan besar bagi para penggemar timnas Kroasia.

Peran Krusial Modric di Timnas Kroasia

Sejak debutnya di timnas senior pada tahun 2006, Luka Modric telah menjelma menjadi ikon sepak bola Kroasia. Ia telah memainkan peran sentral dalam berbagai pencapaian gemilang timnas, termasuk menjadi runner-up Piala Dunia 2018 dan peringkat ketiga Piala Dunia 2022.

Lebih dari sekadar gelandang kreatif, Modric adalah seorang pemimpin sejati. Ia dikenal dengan visi bermainnya yang luar biasa, akurasi umpan yang presisi, kemampuan mengendalikan tempo permainan, serta kontribusi defensif yang tak kalah penting. Kepemimpinannya di lapangan seringkali menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya.

Pada usia yang tidak muda lagi, Modric tetap mampu bersaing di level tertinggi bersama klub sekelas AC Milan, yang menunjukkan bahwa fisiknya masih terjaga dengan baik berkat disiplin latihan dan gaya hidup sehat.

Kehilangan Modric, bahkan untuk sementara, tentu akan terasa dampaknya bagi AC Milan. Namun, bagi timnas Kroasia, kepergiannya dari lapangan hijau akan menjadi kehilangan yang lebih besar lagi. Ia bukan hanya sekadar pemain, tetapi juga simbol harapan dan kebanggaan bagi seluruh rakyat Kroasia.

Oleh karena itu, doa dan dukungan dari berbagai pihak akan menyertai proses pemulihan Luka Modric. Harapan terbesar adalah agar ia dapat segera pulih sepenuhnya dan kembali menunjukkan magisnya di lapangan, terutama dalam mewujudkan impiannya untuk tampil di Piala Dunia 2026 dan memberikan kontribusi terakhir bagi kejayaan timnas Kroasia.

Tinggalkan komentar


Related Post