MoraRepublic Lahir, Gabungan Moratelindo dan MyRepublic Perkuat Digitalisasi

25 April 2026

5
Min Read

Jakarta – Lanskap industri telekomunikasi Indonesia kini diramaikan oleh kehadiran entitas baru yang menjanjikan. PT Ekamas Mora Republik Tbk, atau yang lebih dikenal dengan nama MoraRepublic, resmi berdiri sebagai perusahaan terpadu yang fokus pada infrastruktur telekomunikasi dan layanan fiber to the home (FTTH). Pembentukan MoraRepublic ini merupakan hasil strategis dari penggabungan dua pemain besar sebelumnya, yaitu PT Mora Telematika Indonesia Tbk (Moratelindo) dan PT Eka Mas Republik.

Langkah monumental ini bukan sekadar konsolidasi bisnis, melainkan sebuah manuver strategis yang dirancang untuk mengukuhkan peran perusahaan dalam mempercepat dan pemerataan ekosistem digital di seluruh penjuru Indonesia. Di era di mana konektivitas menjadi denyut nadi kemajuan, penggabungan ini diharapkan mampu menjawab lonjakan kebutuhan akan akses internet yang cepat, stabil, dan terjangkau.

Timotius M. Sulaiman, Direktur Utama MoraRepublic, menegaskan bahwa pembentukan perusahaan baru ini merupakan respons langsung terhadap kebutuhan konektivitas yang terus berkembang pesat. “Dengan resminya MoraRepublic, kami membawa visi yang lebih besar untuk menghadirkan konektivitas yang tidak hanya cepat dan stabil, tetapi juga menjangkau lebih luas dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Timotius dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 25 April 2026.

Visi Besar MoraRepublic: Memperkuat Fondasi Digital Nasional

Transformasi ini bukan sekadar penyatuan dua perusahaan, melainkan sebuah lompatan besar untuk memperkuat fondasi infrastruktur digital nasional. MoraRepublic bertekad untuk tidak hanya memperluas jaringan, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan secara terintegrasi. Fokus utama ke depan mencakup percepatan ekspansi jaringan, peningkatan kualitas layanan yang unggul, serta penguatan kapasitas infrastruktur secara menyeluruh.

Timotius menekankan bahwa dengan jaringan yang semakin kuat dan kapabilitas yang mumpuni, MoraRepublic siap menghadirkan layanan yang lebih andal. Perluasan cakupan layanan menjadi prioritas, memastikan setiap langkah ekspansi berkontribusi pada pemerataan akses digital di Indonesia. “Kami siap menghadirkan layanan yang lebih andal, memperluas cakupan, serta memastikan setiap langkah ekspansi turut mendorong pemerataan akses digital di Indonesia,” jelasnya.

Lebih dari sekadar pembesaran skala bisnis, penggabungan ini juga bertujuan untuk meningkatkan daya saing perusahaan di kancah global. MoraRepublic berambisi untuk menjadi pemain yang lebih relevan dan siap menghadapi tantangan masa depan dalam industri telekomunikasi. “Ini bukan hanya tentang menjadi lebih besar, tetapi menjadi lebih relevan dan lebih siap menjawab kebutuhan masa depan. Kami ingin memastikan bahwa MoraRepublic mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi seluruh pemangku kepentingan,” imbuh Timotius.

Dalam konteks percepatan pertumbuhan digital di Indonesia, Timotius juga menyoroti pentingnya kolaborasi dan inovasi yang berkelanjutan. Ia percaya bahwa di tengah dunia yang semakin terkoneksi, sinergi antarpihak menjadi kunci utama. “Di tengah dunia yang semakin terkoneksi, kami percaya bahwa kolaborasi dan inovasi menjadi kunci. Bersama, kami ingin mendorong pertumbuhan digital Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya.

Dukungan Sinar Mas dan Komitmen Tata Kelola

Pembentukan MoraRepublic mendapat dukungan penuh dari PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), yang merupakan bagian dari konglomerasi Sinar Mas. L. Krisnan Cahya, Presiden Direktur DSSA, menyatakan bahwa MoraRepublic adalah langkah krusial dalam memperkuat komitmen Sinar Mas untuk mendigitalisasi Indonesia. “MoraRepublic adalah langkah penting kami untuk memperkuat fondasi infrastruktur digital Indonesia. Kami melihat kebutuhan konektivitas akan terus tumbuh, dan MoraRepublic diposisikan untuk menjawab kebutuhan tersebut,” ungkapnya.

Fokus ke depan, lanjut Krisnan, adalah memperluas jangkauan, meningkatkan kualitas layanan, serta memastikan adanya dampak yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. Komitmen ini sejalan dengan visi besar MoraRepublic untuk menjadi pendorong utama ekosistem digital nasional.

Di sisi lain, Arsjad Rasjid, Komisaris Utama Independen PT Ekamas Mora Republik Tbk, menyoroti aspek penting dari tata kelola perusahaan yang baik. Menurutnya, penggabungan ini akan dimaksimalkan potensinya melalui pengelolaan yang disiplin dan akuntabel. “Penggabungan ini adalah respons nyata terhadap kebutuhan konektivitas Indonesia yang terus berkembang,” ujar Arsjad.

Dewan Komisaris MoraRepublic berkomitmen untuk memastikan perusahaan dikelola dengan standar tertinggi. Tujuannya adalah agar MoraRepublic mampu memberikan dampak yang terukur, baik bagi industri telekomunikasi maupun bagi masyarakat luas. “Dewan Komisaris berkomitmen untuk memastikan MoraRepublic dikelola dengan disiplin dan akuntabilitas tinggi, sehingga mampu menghadirkan dampak yang terukur bagi industri dan masyarakat,” jelasnya.

Sinergi Kekuatan dan Kapabilitas Unggul

Efektif mulai 22 April 2026, susunan direksi dan dewan komisaris baru MoraRepublic telah resmi menjabat. Struktur kepemimpinan baru ini mencerminkan sinergi yang kuat dari kedua entitas sebelumnya, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan terhadap tata kelola yang kokoh, pengambilan keputusan yang berorientasi pada pelanggan, serta inovasi jangka panjang.

Sebelum merger, Moratelindo dan MyRepublic Indonesia memiliki kekuatan yang saling melengkapi. Moratelindo, yang telah beroperasi sejak tahun 2000, dikenal sebagai penyedia akses jaringan dan layanan internet terkemuka. Perusahaan ini juga merupakan salah satu pemain utama dalam jaringan tulang punggung telekomunikasi nasional. Hingga September 2025, Moratelindo membanggakan jangkauan lebih dari 57 ribu km kabel serat optik, enam data center dengan kapasitas 3,3 megawatt, melayani lebih dari 16,8 ribu pelanggan enterprise, dan memiliki hampir 1 juta total homepass dengan lebih dari 296 ribu pelanggan ritel.

Sementara itu, MyRepublic Indonesia telah dikenal sebagai penyedia jaringan FTTH yang unggul, melayani lebih dari 1,52 juta pelanggan ritel dengan kecepatan internet mencapai 1 Gbps. Per September 2025, MyRepublic Indonesia telah membangun lebih dari 58 ribu km kabel serat optik dan menjangkau lebih dari 8,7 juta homepass.

Kini, sebagai entitas gabungan, MoraRepublic hadir dengan infrastruktur yang terintegrasi. Hal ini diklaim akan memperkuat jangkauan jaringan dan meningkatkan kapasitas layanan bagi pelanggan ritel maupun enterprise. Perusahaan juga mengusung tagline baru yang ambisius: ‘Together We Rocketing Towards Infinite Future – Meroket Tanpa Batas’. Tagline ini menjadi penegasan arah pertumbuhan perusahaan yang lebih cepat dan terintegrasi.

Proses merger yang strategis ini didukung oleh Redpeak Advisers sebagai penasihat keuangan eksklusif, serta BNI Sekuritas dan Makes & Partners. Meskipun penggabungan telah resmi berjalan, pelanggan setia dari Moratelindo, MyRepublic, dan Oxygen.id dipastikan tetap dapat menikmati layanan yang telah mereka kenal, sembari menantikan inovasi dan peningkatan kualitas yang akan dihadirkan oleh MoraRepublic di masa depan.

Tinggalkan komentar


Related Post