Linknet Perkuat Keamanan Siber dengan Kolaborasi Nexusguard

19 Maret 2026

4
Min Read

Jakarta – Ancaman siber, khususnya serangan Distributed Denial of Service (DDoS), terus berevolusi seiring pesatnya transformasi digital. Menyadari urgensi ini, PT Link Net Tbk, melalui unit bisnis Linknet Enterprise, mengambil langkah strategis dengan menjalin kemitraan bersama Nexusguard. Kolaborasi ini menandai era baru dalam penguatan infrastruktur keamanan siber bagi pelanggan korporat di Indonesia.

Nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani kedua belah pihak menjadi landasan untuk mengintegrasikan solusi mitigasi serangan DDoS Nexusguard secara langsung ke dalam jaringan Linknet. Langkah ini bukan sekadar penambahan fitur, melainkan sebuah komitmen mendalam untuk memberikan perlindungan yang kokoh dan kepastian operasional di tengah lanskap digital yang semakin kompleks. Keamanan siber kini menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan digital.

Fondasi Keamanan di Era Digital

Ronald Chandra Lesmana, Chief Enterprise Business Officer Linknet, menegaskan bahwa integrasi teknologi Nexusguard ke dalam backbone Linknet merupakan wujud nyata komitmen perusahaan. "Kami menghadirkan jaminan keamanan serta kepastian operasional bagi pelanggan korporat kami," ujarnya. Ia menambahkan, "Kami meyakini bahwa keamanan merupakan fondasi utama dari kepercayaan digital. Di era di mana data dan operasional bisnis sangat bergantung pada ketersediaan jaringan, perlindungan dari serangan siber menjadi krusial."

Linknet Enterprise memiliki keunggulan kompetitif berupa jaringan backbone mandiri yang membentang di berbagai kota besar di Indonesia. Keberadaan infrastruktur ini memberikan kontrol penuh terhadap performa dan keamanan layanan. Hal ini sangat vital, terutama bagi pelanggan korporat yang bergerak di sektor-sektor strategis, seperti institusi pemerintah, lembaga keuangan, hingga penyedia layanan pendidikan. Kemampuan untuk mengelola dan mengamankan jaringan dari ujung ke ujung (end-to-end) menjadi nilai tambah yang signifikan.

Integrasi Canggih untuk Mitigasi Otomatis

Melalui kerja sama ini, infrastruktur cloud scrubbing milik Nexusguard akan terhubung secara langsung dengan jaringan Linknet. Arsitektur ini memungkinkan deteksi dini dan mitigasi serangan DDoS dilakukan secara otomatis dan real-time. Sistem akan secara sigap mengidentifikasi lalu lintas mencurigakan dan segera mengambil tindakan pencegahan sebelum serangan berdampak pada layanan.

Selain kemampuan otomatisasi, kolaborasi ini juga didukung oleh pemantauan berkelanjutan selama 24 jam penuh oleh tim Managed Security Services (MSS) yang terlatih. Keberadaan tim ahli yang siaga memberikan lapisan keamanan tambahan, memastikan setiap ancaman dapat direspons dengan cepat dan efektif. Pemantauan proaktif ini sangat penting untuk mengantisipasi serangan yang semakin canggih dan adaptif.

Kapasitas Gabungan untuk Perlindungan Skala Besar

Dari sisi teknis, Linknet Enterprise telah memiliki kapasitas mitigasi serangan DDoS sebesar 100 Gbps. Angka ini merupakan fondasi yang kuat untuk menangkal serangan berskala besar. Namun, Nexusguard membawa keunggulan tambahan melalui dukungan jaringan globalnya yang memiliki kapasitas agregat lebih dari 3 Tbps. Kapasitas masif ini tersebar di puluhan pusat scrubbing di seluruh dunia.

Salah satu fasilitas penting yang dihadirkan adalah pusat scrubbing lokal yang berlokasi di Jakarta. Keberadaan pusat scrubbing di tanah air sangat krusial untuk meminimalkan latensi (penundaan waktu) dalam proses mitigasi. Dengan begitu, dampak serangan terhadap operasional bisnis pelanggan dapat ditekan seminimal mungkin.

CEO Nexusguard, Andy Ng, menjelaskan sinergi yang tercipta dari kemitraan ini. "Kemitraan ini menggabungkan kapasitas mitigasi Linknet sebesar 100 Gbps, jaringan yang andal, serta jangkauan operasional yang luas dengan infrastruktur scrubbing global Nexusguard yang mencapai lebih dari 3 Tbps," paparnya. Ia menambahkan, "Bersama-sama, kami menghadirkan solusi keamanan yang komprehensif dan terintegrasi bagi sektor enterprise di Indonesia yang berkembang pesat, guna memastikan setiap lapisan infrastruktur digital terlindungi dari ancaman DDoS berskala besar."

Solusi Keamanan Berlapis dan Berkelanjutan

Solusi keamanan yang ditawarkan melalui kolaborasi ini mencakup perlindungan yang komprehensif di berbagai lapisan infrastruktur digital. Mulai dari perlindungan tingkat jaringan (Layer 3/4), hingga pengamanan aplikasi (Layer 7) dan sistem Domain Name System (DNS). Pendekatan berlapis ini memastikan bahwa setiap potensi celah keamanan dapat ditutup.

Lebih lanjut, kerja sama ini juga mencakup mekanisme pertukaran data threat intelligence. Data intelijen ancaman ini sangat berharga untuk meningkatkan akurasi deteksi serangan. Dengan memahami pola dan taktik serangan terbaru, sistem keamanan dapat berevolusi dan menjadi lebih proaktif dalam mengidentifikasi serta menetralisir ancaman siber.

Dengan penguatan infrastruktur keamanan siber ini, Linknet menargetkan berbagai sektor krusial yang membutuhkan tingkat keandalan dan perlindungan jaringan yang tinggi. Sektor-sektor tersebut meliputi pemerintahan, industri keuangan, institusi pendidikan, hingga ekosistem bisnis digital yang terus berkembang. Kebutuhan akan infrastruktur jaringan yang aman dan stabil menjadi prioritas utama bagi para pelaku bisnis di era digital ini.

Tinggalkan komentar


Related Post