Regragui Segera Tinggalkan Timnas Maroko Pascafinal

Kilas Rakyat

6 Maret 2026

4
Min Read

Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Afrika. Pelatih Timnas Maroko, Walid Regragui, dikabarkan akan segera mengakhiri masa baktinya bersama "Singa Atlas". Keputusan ini, jika terkonfirmasi, akan menjadi pukulan telak bagi Maroko yang tengah bersiap menghadapi Piala Dunia 2026.

Informasi ini pertama kali diungkap oleh jurnalis kenamaan Fabrizio Romano. Melalui cuitannya, Romano menyatakan bahwa Regragui akan meninggalkan posisinya sebagai nahkoda tim nasional. Pernyataan resmi dari Federasi Sepak Bola Maroko (FRMF) diperkirakan akan disampaikan dalam sebuah konferensi pers malam ini.

Kabar mengenai potensi mundurnya Regragui sebenarnya telah berhembus kencang dalam beberapa bulan terakhir. Puncak spekulasi ini terjadi setelah Maroko menelan kekalahan pahit di final Piala Afrika 2025. Dalam pertandingan yang berlangsung di Januari lalu, Maroko harus mengakui keunggulan Senegal dengan skor tipis 0-1.

Pertandingan final tersebut sempat diwarnai insiden kontroversial. Tim Senegal dikabarkan sempat melakukan walk out karena merasa dicurangi oleh keputusan wasit. Meskipun demikian, pertandingan akhirnya dilanjutkan dan Senegal berhasil keluar sebagai juara setelah melalui babak perpanjangan waktu selama 120 menit.

Kekalahan di final Piala Afrika tersebut menjadi kegagalan Regragui untuk mengakhiri puasa gelar Maroko yang telah berlangsung selama 50 tahun di ajang tersebut. Momen inilah yang kemudian disebut-sebut menjadi pemicu keputusan Regragui untuk mengundurkan diri.

Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Maroko sempat membantah keras rumor tersebut. Pihak federasi menegaskan bahwa Regragui masih memegang kendali tim. Namun, desas-desus kepergian sang pelatih terus menguat, bahkan sempat muncul spekulasi bahwa Maroko mengincar Xavi Hernandez untuk menggantikan posisinya.

Walid Regragui mengambil alih kemudi Timnas Maroko pada tahun 2022. Perjalanan awalnya bersama "Singa Atlas" sungguh fenomenal. Ia berhasil membawa Achraf Hakimi dan kawan-kawan menembus babak semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar. Pencapaian ini mengukir sejarah, menjadikan Maroko sebagai tim Afrika keempat dan negara Arab pertama yang mampu mencapai empat besar di turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Selama memimpin Timnas Maroko, Regragui telah mencatatkan rekor yang mengesankan. Ia memimpin tim dalam 50 pertandingan, dengan rincian 35 kemenangan, 10 hasil imbang, dan hanya menelan 5 kekalahan. Catatan impresif ini semakin menambah rasa penasaran publik terhadap keputusannya untuk mundur, terlebih lagi hanya berselang tiga bulan sebelum gelaran Piala Dunia 2026 dimulai.

Latar Belakang Kepelatihan Walid Regragui

Keputusan Walid Regragui untuk meninggalkan Timnas Maroko, jika benar terjadi, tentu menimbulkan banyak pertanyaan. Perjalanan karirnya sebagai pelatih tim nasional bisa dibilang sangat singkat namun penuh warna. Ia dipercaya menangani "Singa Atlas" pada 31 Agustus 2022, menggantikan Vahid Halilhodžić.

Sejak awal, Regragui sudah dihadapkan pada target yang tidak ringan, yaitu mempersiapkan tim untuk Piala Dunia 2022 yang semakin dekat. Namun, dengan gaya kepelatihan yang dinamis dan kemampuan membangun chemistry tim yang kuat, ia berhasil meramu skuad Maroko menjadi tim yang solid dan penuh semangat juang.

Pencapaian di Piala Dunia 2022 menjadi bukti nyata kejeniusan taktik dan manajemen pemainnya. Maroko berhasil mengalahkan tim-tim kuat seperti Belgia, Spanyol, dan Portugal di fase gugur. Perjalanan heroik mereka di Qatar tidak hanya membanggakan Maroko, tetapi juga seluruh benua Afrika dan dunia Arab.

Setelah kesuksesan di Piala Dunia, ekspektasi terhadap Regragui semakin tinggi. Ia diharapkan mampu melanjutkan tren positif dan membawa Maroko meraih gelar juara di ajang internasional. Namun, kegagalan di final Piala Afrika 2025 tampaknya menjadi batu sandungan yang cukup berat baginya.

Dampak Potensi Kepergian Regragui

Kepergian Walid Regragui dari Timnas Maroko diprediksi akan memberikan dampak yang signifikan. Pertama, ini akan menciptakan ketidakpastian di tubuh timnas, terutama menjelang persiapan Piala Dunia 2026. Pencarian pelatih baru yang tepat akan menjadi tugas berat bagi FRMF.

Kedua, para pemain yang sudah terbiasa dengan sistem dan filosofi permainan Regragui mungkin perlu waktu untuk beradaptasi dengan pelatih baru. Soliditas tim yang telah terbangun selama ini bisa terganggu.

Ketiga, publik Maroko yang telah begitu bangga dengan pencapaian tim di bawah Regragui, tentu akan merasa kehilangan. Sosoknya telah menjadi inspirasi bagi banyak anak muda di Maroko.

Kandidat Pengganti

Nama Mohamed Ouahbi disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan Regragui. Namun, informasi ini masih bersifat spekulatif dan perlu dikonfirmasi lebih lanjut oleh pihak federasi.

Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa Maroko tertarik untuk merekrut pelatih ternama seperti Xavi Hernandez. Namun, dengan status Xavi yang baru saja meninggalkan Barcelona, belum ada kejelasan mengenai ketertarikan Maroko yang sesungguhnya.

Rekam Jejak Walid Regragui

Sebagai pengingat, berikut adalah rekam jejak Walid Regragui bersama Timnas Maroko:

  • Jumlah Pertandingan: 50
  • Kemenangan: 35
  • Imbang: 10
  • Kekalahan: 5

Catatan ini menunjukkan dominasi Maroko di bawah kepelatihannya. Kepergiannya akan meninggalkan sebuah warisan yang membanggakan sekaligus tantangan besar bagi penggantinya.

Masa Depan Timnas Maroko

Dengan potensi kepergian Walid Regragui, masa depan Timnas Maroko kini menjadi sorotan. Para penggemar sepak bola di seluruh dunia akan menantikan pengumuman resmi dari FRMF dan bagaimana "Singa Atlas" akan melangkah ke depan dalam menghadapi kompetisi internasional mendatang.

Piala Dunia 2026 semakin dekat, dan keputusan mengenai siapa yang akan memimpin tim di turnamen tersebut akan sangat krusial bagi perjalanan Maroko di kancah sepak bola global.

Tinggalkan komentar


Related Post