Percasi DKI Beri Bonus Atlet Catur Peraih Medali Kejurnas

Kilas Rakyat

3 Maret 2026

4
Min Read

Jakarta – Momen bulan suci Ramadhan dimanfaatkan Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DKI Jakarta untuk merayakan prestasi para atletnya. Bertempat di Hotel Ciputra, Jakarta Barat, pada Senin, 2 Maret 2026, acara buka puasa bersama sekaligus menjadi ajang pemberian bonus apresiasi bagi para pecatur yang telah mengharumkan nama DKI Jakarta di kancah nasional.

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah, serta Wakil Ketua Umum III KONI DKI Jakarta, Fatchul Anas, ini juga mendapat dukungan dari berbagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta. Di antaranya PAM Jaya, Bank Jakarta, Ancol, Food Station, TransJakarta, Dharma Jaya, dan Pasar Jaya.

Ketua Umum Percasi DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, yang akrab disapa Bang Kent, menjadi penggagas acara ini. Ia menyerahkan total bonus sebesar Rp58 juta kepada para atlet yang berhasil meraih medali pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-50 tahun 2025 yang diselenggarakan di Mamuju, Sulawesi Barat.

Bang Kent menyampaikan kebanggaannya atas capaian luar biasa para atlet. Ia menekankan bahwa prestasi gemilang ini bukanlah hasil instan, melainkan buah dari perjuangan panjang yang penuh dedikasi dan pengorbanan. "Prestasi yang diraih hari ini bukan sesuatu yang datang secara tiba-tiba. Ini adalah hasil dari latihan panjang, pengorbanan waktu, energi, dan pikiran," ujar Bang Kent dalam keterangannya, Selasa (3/3/2026).

Ia menambahkan, "Di balik setiap medali dan gelar, ada keringat atlet, doa orang tua, kesabaran pelatih, serta kerja kolektif seluruh pengurus."

Sebagai anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Bang Kent menegaskan bahwa catur lebih dari sekadar permainan. Catur adalah olahraga intelektual yang mengasah ketajaman analisis, kekuatan mental, pengendalian emosi, dan kemampuan mengambil keputusan di bawah tekanan. Setiap kemenangan atlet DKI Jakarta menjadi bukti bahwa sistem pembinaan yang dijalankan telah berada di jalur yang tepat.

Pemberian bonus ini, menurut Bang Kent, merupakan wujud komitmen nyata Percasi DKI Jakarta dalam menghargai kerja keras para atletnya. "Bonus ini bukan semata soal nominal, tetapi simbol bahwa organisasi hadir, mendukung, dan berdiri bersama para atlet. Kami ingin memastikan para atlet merasa dihargai dan tidak pernah berjuang sendirian," tegasnya.

Lebih lanjut, Bang Kent melihat momentum bulan suci Ramadhan sebagai penguat nilai-nilai karakter yang krusial dalam dunia catur. Nilai-nilai seperti kesabaran, kedisiplinan, kejujuran, dan pengendalian diri sangat penting. "Di papan catur, kita belajar sabar menunggu momentum, disiplin dalam strategi, jujur dalam bertanding, dan tenang dalam tekanan. Semangat Ramadhan harus memperkuat karakter atlet kita, bukan hanya sebagai juara, tetapi juga pribadi yang berintegritas," tambahnya.

Ia juga tak lupa mengapresiasi peran para pelatih, orang tua, serta seluruh pengurus yang telah berkontribusi dalam pembinaan atlet catur DKI Jakarta.

Menatap masa depan, Percasi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pembinaan yang berjenjang dan berkelanjutan. Upaya perluasan akses kompetisi dan peningkatan kualitas pelatihan melalui pemanfaatan teknologi analisis permainan juga menjadi prioritas. "Target kita bukan hanya mempertahankan prestasi di tingkat nasional, tetapi juga melahirkan pecatur yang mampu bersaing dan mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional," tegas Bang Kent.

Ia berharap acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat tekad menuju prestasi yang lebih tinggi lagi. "Teruslah berlatih, teruslah bermimpi besar, dan jangan pernah takut menghadapi tantangan. Percasi DKI Jakarta akan selalu mendukung langkah para atlet," pungkasnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah, berpesan agar para atlet dan pengurus tidak cepat berpuas diri dengan kesuksesan di Kejurnas 2025. Ia menekankan pentingnya persiapan matang menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

"PON 2028 harus benar-benar kita persiapkan. Karena permintaan Pak Gubernur cuma satu, yakni jadi juara umum. Beliau sudah mengatakan kebangetan kalau DKI Jakarta tidak bisa juara umum lagi," ujar Andri, merujuk pada target Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, untuk kembali menjadikan Jakarta sebagai juara umum.

Daftar Atlet Peraih Bonus Kejurnas Catur 2025

DKI Jakarta sukses mempertahankan gelar juara umum pada Kejurnas Catur ke-50 tahun 2025 dengan total raihan enam medali emas, dua perak, dan enam perunggu.

Kategori Emas:

  • Gilbert Elroy Tarigan
  • Zach Alexander Tjong
  • Clementia Adeline
  • Claudio Vargues Vasco Lasama
  • Satria Duta Cahaya
  • R. Syarif Mahmud

Kategori Perak:

  • Theodore Daniel Kurniawan
  • Steven Tan

Kategori Perunggu:

  • Akwie Setiawan
  • Hillary Rooca Theng
  • Alexander Philip Kurniawan
  • Imanuel Martogi
  • Theodora Paulina Walukow
  • Aulia Rochmah

Peraih emas dari DKI Jakarta meliputi Zach Alexander Tjong (Open U-9), Claudio Vargues Vasco Lasama (Open U-17), Satria Duta Cahaya (Open U-19), Gilbert Elroy Tarigan (Open), R. Syarif Mahmud (Veteran), dan Clementia Adeline (U-17 Putri). Keberhasilan ini menempatkan Jakarta di puncak klasemen, mengungguli Jawa Timur yang berada di posisi kedua dan Yogyakarta di peringkat ketiga.

Tinggalkan komentar


Related Post