Lenovo Luncurkan Konsep Laptop 3D Tanpa Kacamata dan Konsol Lipat

3 Maret 2026

5
Min Read

Lenovo kembali menggebrak dunia teknologi dengan memperkenalkan serangkaian inovasi futuristik dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Eropa. Vendor teknologi asal Tiongkok ini tak main-main dalam menampilkan ambisinya untuk mendominasi pasar dengan perangkat konsep terbarunya yang berfokus pada kecerdasan buatan (AI) dan desain adaptif.

Pameran teknologi terbesar di benua biru ini menjadi saksi bisu peluncuran setidaknya empat perangkat konsep yang sukses mencuri perhatian publik. Mulai dari sebuah laptop revolusioner yang mampu menampilkan gambar tiga dimensi tanpa memerlukan kacamata khusus, konsol gaming portabel dengan desain lipat yang futuristik, hingga sebuah asisten meja kerja pintar berbasis AI, dan PC modular yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Inovasi-inovasi ini dihadirkan Lenovo untuk menjawab kebutuhan generasi kreator dan gamer masa depan yang menuntut kombinasi performa tinggi, portabilitas, dan kecerdasan dalam satu perangkat. Jun Ouyang, Senior Vice President and General Manager of the Consumer Segment, Intelligent Devices Group di Lenovo, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mengembangkan teknologi konsumen yang unggul. "Kami mengembangkan teknologi konsumen yang lebih baik, mulai dari laptop dan tablet AI yang serbaguna, hingga konsep perangkat keras transformatif seperti desain 3D tanpa periferal dan konsol genggam Legion yang dapat menyesuaikan dengan ruang pengguna," jelasnya.

Yoga Book Pro 3D Concept: Merangkul Dunia 3D Tanpa Batasan

Bagi para profesional kreatif, terutama desainer grafis dan animator 3D, Lenovo mempersembahkan sebuah mahakarya bernama Yoga Book Pro 3D Concept. Perangkat ini menghadirkan terobosan signifikan dengan layarnya yang mampu menampilkan efek tiga dimensi secara langsung, tanpa mengharuskan pengguna mengenakan kacamata khusus. Hal ini memungkinkan mereka untuk merasakan kedalaman, bentuk, dan hubungan spasial objek secara lebih intuitif dan imersif di layar.

Laptop konsep ini dibekali dengan teknologi layar ganda Lenovo PureSight Pro Tandem OLED yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan alur kerja 3D. Keunggulan utamanya terletak pada fitur konversi 2D ke 3D yang didukung oleh kecerdasan buatan. Fitur ini mampu mengubah gambar dua dimensi menjadi aset 3D yang siap untuk diedit lebih lanjut, membuka potensi kreatif yang lebih luas.

Lebih lanjut, Lenovo menyematkan kemampuan kontrol gerakan tanpa sentuhan berkat kamera RGB yang terintegrasi. Pengguna dapat melakukan penyesuaian cepat pada pencahayaan, sudut pandang, dan tone warna melalui layar sentuh bagian bawah yang dilengkapi dengan snap-on pads. "Pengguna juga dapat mengontrol perangkat dengan gerakan tanpa sentuhan berkat kamera RGB, serta melakukan penyesuaian cepat pada pencahayaan, sudut, dan tone melalui layar sentuh bawah yang dilengkapi snap-on pads," demikian keterangan resmi dari Lenovo.

Dapur pacu Yoga Book Pro 3D Concept tidak kalah mengesankan. Lenovo mempercayakan prosesor Intel Core Ultra 7 dan GPU NVIDIA GeForce RTX 5070 untuk menangani tugas-tugas 3D yang sangat kompleks. Kombinasi ini menjanjikan performa yang kuat untuk rendering grafis dan manipulasi objek tiga dimensi secara real-time, sebuah kebutuhan krusial bagi para profesional di bidang ini.

Legion Go Fold Concept: Konsol Gaming Lipat untuk Pengalaman Imersif

Bukan hanya para profesional kreatif, para gamer yang haus akan pengalaman bermain yang portabel dan imersif juga mendapatkan perhatian dari Lenovo. Hadir dalam bentuk Legion Go Fold Concept, perangkat ini merupakan konsol genggam yang dilengkapi dengan layar lipat POLED. Fleksibilitas layarnya memungkinkan bentangan dari ukuran 7,7 inci hingga 11,6 inci, memberikan pengalaman visual yang dinamis sesuai dengan preferensi pengguna.

Legion Go Fold menawarkan fleksibilitas penggunaan dalam empat mode yang berbeda. Pengguna dapat menikmati pengalaman bermain layaknya konsol tradisional, beralih ke mode tablet untuk produktivitas atau hiburan non-game, menggunakan mode handheld untuk mobilitas maksimal, atau bahkan mode tent untuk menonton konten dengan nyaman.

Performa Legion Go Fold didukung oleh prosesor Intel Core Ultra 7 258V yang dipadukan dengan RAM sebesar 32GB. Konfigurasi ini diklaim mampu menjalankan game-game berat dan aktivitas multitasking dengan lancar. Untuk menunjang sesi bermain yang panjang, perangkat ini dibekali baterai berkapasitas 48Whr. Salah satu fitur unik yang disematkan adalah layar kecil pada kontroler kanan yang berfungsi sebagai touchpad, menampilkan metrik performa penting, dan menyediakan tombol pintas yang dapat dikustomisasi, menambah dimensi kontrol dan informasi bagi para gamer.

AI Work Companion: Asisten Meja Kerja Cerdas untuk Produktivitas dan Kesehatan

Inovasi Lenovo tidak berhenti pada perangkat komputasi portabel. AI Work Companion Concept hadir sebagai sebuah jam meja unik yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan. Perangkat ini dirancang khusus untuk meningkatkan produktivitas dan menjaga kesehatan pengguna selama bekerja.

Fitur unggulannya, yang disebut "Thought Bubble", mampu menyinkronkan tugas dan jadwal pengguna untuk menghasilkan rencana harian yang seimbang. Lebih dari sekadar pengatur jadwal, AI Work Companion juga secara proaktif memantau waktu layar pengguna dan memberikan saran istirahat yang tepat. Tujuannya adalah untuk mencegah kelelahan atau burnout yang seringkali dialami oleh para pekerja di era digital ini.

Untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih rapi dan efisien, perangkat ini dilengkapi dengan port hub terintegrasi dan kemampuan pengisian daya cepat, mengurangi kekacauan kabel di atas meja. Pengguna juga dapat mempersonalisasi alur kerja mereka melalui tombol yang dapat diprogram. Selain itu, laporan performa mingguan yang dihasilkan oleh AI Work Companion memberikan evaluasi objektif terhadap produktivitas, membantu pengguna untuk terus meningkatkan efektivitas kerja mereka.

ThinkBook Modular AI PC Concept: Fleksibilitas Komputasi Tanpa Batas

Konsep yang paling radikal mungkin datang dari lini produk ThinkBook. Lenovo memperkenalkan sebuah sistem dasar PC ultra-tipis berukuran 14 inci yang menawarkan fleksibilitas luar biasa melalui arsitektur modular. Komponen seperti layar, input, dan port Input/Output (I/O) dapat diganti-ganti sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Bayangkan fleksibilitas untuk memasang layar sekunder dalam berbagai orientasi, atau bahkan mengganti area keyboard dengan layar tambahan. Hal ini memungkinkan perluasan ruang kerja hingga mencapai 19 inci, menciptakan lingkungan kerja yang sangat adaptif. Arsitektur modular ini dirancang secara fundamental untuk alur kerja yang siap AI, memperpanjang umur pakai perangkat, dan secara cerdas menjawab kebutuhan bisnis yang terus berkembang di masa depan. Konsep ini membuka era baru dalam personalisasi dan keberlanjutan perangkat komputasi.

Tinggalkan komentar


Related Post