Vivo X300 Ultra Siap Menggebrak Pasar Indonesia

2 Maret 2026

4
Min Read

Jakarta – Momen yang dinanti para pencinta teknologi fotografi mobile akhirnya tiba. Vivo secara resmi memamerkan flagship terbarunya, Vivo X300 Ultra, di ajang bergengsi Mobile World Congress (MWC) 2026 yang diselenggarakan di Barcelona. Perangkat ini bukan sekadar ponsel biasa, melainkan sebuah lompatan besar dalam inovasi fotografi smartphone, terutama berkat teknologi telefoto ekstrem yang dikembangkan bersama ZEISS.

Kabar gembira bagi penggemar teknologi di Tanah Air, Vivo mengonfirmasi bahwa lini Ultra terbarunya ini akan segera menyapa pasar global, termasuk Indonesia. Kehadirannya di pasar domestik semakin diperkuat dengan terdeteksinya perangkat ini di situs TKDN Kementerian Perindustrian.

Performa Kamera Unggulan: Lebih Dekat dengan Keajaiban Fotografi

Panggung utama Vivo di MWC Barcelona dipenuhi oleh sorotan utama pada Vivo ZEISS Telephoto Extender Gen 2 Ultra. Aksesori ini bukan sekadar tambahan, melainkan sebuah revolusi. Vivo mengklaimnya sebagai telephoto extender pertama di industri yang mampu mencapai ekuivalen 400mm.

Kolaborasi mendalam dengan ZEISS, perusahaan optik ternama dunia, memastikan lensa tambahan ini memenuhi standar APO imaging yang ketat. Hal ini berarti kualitas gambar yang dihasilkan sangat superior, bahkan mampu mendukung output optik penuh hingga 200MP. Luar biasanya, meski dilakukan digital crop hingga skala 1.600mm, ketajaman dan detail gambar tetap terjaga, membuka potensi pemotretan objek yang sangat jauh dengan kejernihan luar biasa.

Vivo tidak hanya berhenti pada angka pembesaran. Mereka menekankan terobosan sistemik yang dibawa oleh extender ini, mencakup peningkatan kemampuan pembesaran, performa optik yang optimal, sistem stabilisasi canggih, hingga desain struktural yang tetap ergonomis dan seimbang saat dipasangkan dengan bodi ponsel.

Untuk memastikan hasil tangkapan telefoto tetap stabil dan bebas buram, X300 Ultra dibekali teknologi gimbal-grade OIS (Optical Image Stabilization) dan motion-tracking focus. Kombinasi ini sangat krusial, baik saat membidik subjek dari jarak jauh maupun saat merekam video yang membutuhkan pergerakan mulus dan fokus yang akurat. Dengan inovasi ini, Vivo jelas membidik segmen kreator profesional yang membutuhkan kemampuan ultra-long-range dalam sebuah perangkat mobile.

Aksesori Pendukung: Menuju Pengalaman Videografi Profesional

Namun, kecanggihan Vivo X300 Ultra tidak berhenti pada lensa telefoto saja. Vivo juga memperkenalkan aksesori pendukung yang dirancang khusus untuk memaksimalkan pengalaman videografi, yaitu Camera Cage untuk X300 Ultra.

Aksesori ini didesain untuk meningkatkan fungsionalitas secara signifikan bagi para pembuat konten video. Camera cage ini dilengkapi dengan berbagai cold shoe mount dan port quick-release, memungkinkan pengguna untuk memasang berbagai perlengkapan tambahan seperti mikrofon eksternal atau lampu LED. Fitur dual-hand grip juga hadir untuk memberikan stabilitas ekstra saat merekam secara handheld, menghasilkan rekaman yang lebih profesional dan minim guncangan.

Salah satu fitur yang patut diapresiasi adalah penyematan tombol fisik khusus untuk fungsi shutter dan kontrol zoom. Ini memberikan nuansa kontrol yang sangat mirip dengan kamera profesional, meningkatkan presisi dan kenyamanan saat merekam. Demi menjaga performa optimal saat perekaman dalam durasi panjang, camera cage ini juga dilengkapi dengan kipas pendingin multi-level yang mampu mengatur suhu perangkat secara efektif.

Selain itu, adanya External Lens Expansion Frame memastikan kompatibilitas yang sempurna dengan telephoto extender 400mm, menjadikan paket ini solusi komprehensif untuk kebutuhan fotografi dan videografi profesional di ranah mobile.

Sinyal Kuat Menuju Pasar Indonesia

Peluncuran Vivo X300 Ultra di pasar global menjadi indikator kuat ambisi Vivo untuk memperluas jangkauannya di segmen premium internasional. Seri Ultra selama ini telah menjadi etalase inovasi teknologi pencitraan Vivo, mulai dari pengembangan optik mutakhir, computational photography, hingga optimasi sistem tingkat lanjut.

Indonesia dipastikan menjadi salah satu negara tujuan utama peluncuran global ini. Sinyal kuat kehadiran perangkat ini di pasar domestik terlihat jelas dari kemunculannya di situs Pendaftaran Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian.

Perangkat dengan kode identifikasi V2562 ini tercatat telah lolos sertifikasi TKDN dengan nilai mencapai 39,93%. Tak hanya itu, ponsel ini juga telah mengantongi sertifikat SDPPI Postel dari Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Komdigi), bersamaan dengan model lain, yaitu Vivo X300 FE (dengan kode V2537).

Proses sertifikasi ini merupakan syarat mutlak untuk peluncuran resmi di Tanah Air. Oleh karena itu, sangat besar kemungkinan kedua perangkat ini akan segera hadir di Indonesia, diperkirakan pada periode April atau Mei 2026, tak lama setelah peluncuran globalnya rampung.

Dengan segala inovasi yang ditawarkan, Vivo X300 Ultra diprediksi akan menjadi pesaing serius di segmen ponsel flagship, terutama bagi para profesional kreatif yang membutuhkan kemampuan fotografi dan videografi kelas atas dalam genggaman.

Tinggalkan komentar


Related Post