Universitas Bakrie dan Pelita Jaya Jakarta jalin Kemitraan Strategis untuk Kembangkan SDM Olahraga Basket
Dunia olahraga Indonesia kembali mendapat angin segar dengan terjalinnya kemitraan strategis antara Universitas Bakrie dan Pelita Jaya Jakarta. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Senin, 8 Desember 2025, menandai komitmen bersama untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) di bidang olahraga, khususnya bola basket.
Kemitraan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan, tidak hanya bagi atlet dan mahasiswa, tetapi juga bagi perkembangan olahraga basket di Indonesia secara keseluruhan. Langkah ini menunjukkan sinergi positif antara dunia pendidikan dan industri olahraga profesional.
Fokus Kemitraan: Pendidikan, Pelatihan, dan Kompetensi
Kemitraan strategis ini mencakup beberapa aspek penting dalam pengembangan SDM. Fokus utama adalah pada penyelenggaraan pendidikan formal bagi atlet, program beasiswa, pelatihan, dan dukungan terhadap berbagai aktivitas kemahasiswaan.
Beasiswa Atlet dan Fleksibilitas Akademik
Pembinaan UKM Basket dan Kesempatan Magang
Pandangan Rektor Universitas Bakrie
Rektor Universitas Bakrie, Sofia W. Alisjahbana, menyambut baik kemitraan ini. Ia melihat potensi besar dalam integrasi disiplin akademik dan pengalaman lapangan dari Pelita Jaya. Universitas Bakrie berkomitmen untuk menyediakan akses pendidikan yang relevan dan berkualitas bagi para atlet.
Sofia W. Alisjahbana menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan talenta yang tidak hanya berprestasi di dunia olahraga, tetapi juga siap bersaing dalam karier profesional di masa depan.
“Kami melihat potensi besar dalam mengintegrasikan disiplin akademik dengan pengalaman lapangan dari Pelita Jaya. Universitas Bakrie berkomitmen menyediakan akses pendidikan yang relevan, dan berkualitas bagi para atlet,” ujar Sofia W. Alisjahbana.
Respons Presiden Klub Pelita Jaya Jakarta
Andiko Ardi Purnomo, Presiden Klub Pelita Jaya Jakarta, juga menyambut positif kerja sama ini. Ia menegaskan pentingnya pendidikan bagi para atlet dan berharap kemitraan ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pemain.
“Kerja sama dengan Universitas Bakrie sudah lama kami harapkan. Beasiswa atlet ini membuka kesempatan bagi pemain untuk berkembang di lapangan dan di kelas. Menjadi student-athlete tidak mudah, butuh fokus dan disiplin, dan itu karakter yang ingin kami bentuk. Kami berharap program ini memperkuat Universitas Bakrie di liga mahasiswa dan melahirkan penerus Pelita Jaya di masa depan,” ujar Andiko Ardi Purnomo.
Contoh Nyata: Andakara Prastawa
Kehadiran Andakara Prastawa, kapten tim Pelita Jaya dan alumni Universitas Bakrie, menjadi contoh nyata keberhasilan atlet yang mampu menyelesaikan pendidikan sambil berkarier profesional. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa kombinasi antara pendidikan dan karier olahraga dapat dicapai.
Dampak Positif Kemitraan
Kemitraan ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem olahraga, khususnya bola basket. Kolaborasi ini akan memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa, atlet, dan pengembangan olahraga Indonesia secara keseluruhan. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen untuk menciptakan generasi atlet yang berprestasi dan berpendidikan.









Tinggalkan komentar