Semen Padang FC kembali melakukan perombakan skuad menjelang putaran kedua BRI Liga 1 2025-2026. Kali ini, tim berjuluk Kabau Sirah itu melepas permanen satu pemain lokalnya, Muhammad Ridwan. Keputusan ini diambil di tengah bursa transfer paruh musim, menandai langkah klub untuk menyegarkan komposisi tim.
Ridwan, yang merupakan mantan penyerang Timnas Indonesia U-23, menjadi pemain lokal kedua yang harus angkat koper dari Semen Padang pada putaran kedua ini. Pemain berposisi striker ini sebelumnya telah membela Semen Padang sejak promosi ke Liga 1 pada 1 Juli 2024.
Perpisahan dengan Muhammad Ridwan
Kepastian dilepasnya Muhammad Ridwan diumumkan secara resmi melalui akun Instagram @semenpadangfcid. Klub menyampaikan ucapan terima kasih atas kontribusi Ridwan selama berseragam tim kebanggaan Ranah Minang tersebut. “Terima kasih @mridwan10 untuk kebersamaannya bersama tim Kabau Sirah. Keluarga selamanya,” tulis keterangan resmi klub.
Selama membela Semen Padang, Ridwan mencatatkan 10 penampilan di putaran pertama hingga awal putaran kedua tanpa berhasil mencetak gol. Di musim pertamanya, ia tampil dalam 8 pertandingan dengan torehan 3 gol. Perannya lebih sering sebagai pemain pengganti di penghujung babak kedua, seringkali menjadi “supersub” di belakang Bruno Gomes.
Tanda-tanda perpisahan Ridwan sebenarnya sudah terlihat ketika ia tidak disertakan dalam daftar pemain untuk laga tandang melawan Bali United FC dan PSM Makassar. Ia menyusul bek kanan, Hamdi Sula, yang lebih dulu dicoret dari skuad pada putaran kedua ini.
Nasib Pemain Lain dan Antisipasi Netizen
Selain Ridwan, nama Ronaldo Kwateh juga sempat disebut oleh sebagian netizen yang meminta agar pemain tersebut juga dicoret. Kwateh sendiri belum pernah merumput musim ini akibat cedera yang dialaminya sejak didatangkan.
Strategi Pinjamkan Pemain
Tidak hanya melakukan pencoretan, Semen Padang FC juga melakukan peminjaman pemain, baik lokal maupun asing, ke klub lain. Cornelius Stewart dipinjamkan ke Barito Putera, sementara Pedro Matos bergabung dengan Persebaya Surabaya.
Untuk pemain lokal, Herwin Tri Saputra dipinjamkan ke Persela Lamongan. Antonius Tuna akan bermain untuk Persekat Tegal, dan Ambrizal Umanailo dipinjamkan ke Persijap Jepara.
Upaya “Cuci Gudang” dan Kedatangan Pemain Baru
Pelatih Dejan Antonic tampaknya melakukan “cuci gudang” besar-besaran di tim Semen Padang. Sebagai gantinya, klub mendatangkan tujuh pemain asing baru untuk putaran kedua. Mereka adalah Ravy Tsouka, Kianz Froese, Boubakary Diarra, Guillermo Fernandez, Kazaki Nakagawa, Maicon De Souza Da Silva, dan Jaime Giraldo.
Masih ada satu pemain asing lagi yang dikabarkan tengah dalam tahap komunikasi, yakni seorang striker asal Argentina bernama Federico Anselmo yang berusia 31 tahun.
Di lini belakang, Semen Padang juga mendatangkan pemain lokal baru, Asraq Gufron, yang sebelumnya bermain untuk Persis Solo dan PSS Sleman.
Tekad Keluar dari Zona Merah
Dengan serangkaian perubahan ini, Semen Padang FC bertekad untuk keluar dari zona degradasi. Saat ini, tim menempati peringkat 16 klasemen sementara dengan 12 poin, sama dengan Persijap Jepara di posisi 17, dan hanya unggul dua poin dari Persis Solo di peringkat 18.
Putaran kedua Liga 1 menyisakan 14 pertandingan krusial bagi Semen Padang untuk menentukan nasib mereka di akhir musim.









Tinggalkan komentar