HyperOS Bikin Was-Was: Redmi Note 14 Mati Mendadak Saat Baterai Kritis?

Kilas Rakyat

8 Januari 2026

3
Min Read

Pengguna Redmi Note 14 dan Redmi Note 14 Pro dilaporkan menghadapi masalah serius setelah memperbarui perangkat mereka ke sistem operasi HyperOS. Masalah ini menyebabkan perangkat mati secara tiba-tiba, meskipun indikator baterai masih menunjukkan daya tersisa. Keluhan ini muncul dari berbagai pengguna, menimbulkan kekhawatiran tentang stabilitas dan keandalan pembaruan sistem operasi terbaru dari Xiaomi.

Pembaruan HyperOS yang seharusnya meningkatkan performa dan fitur perangkat, justru malah membawa sejumlah masalah yang merugikan pengguna. Ketidakakuratan indikator baterai menjadi penyebab utama, membuat pengguna tidak dapat memperkirakan sisa daya yang tersedia dan berpotensi kehilangan data penting akibat ponsel yang tiba-tiba mati. Xiaomi sendiri telah mengambil langkah cepat untuk mengatasi masalah ini, namun pengguna tetap merasa dirugikan dengan adanya masalah ini.

Ringkasan Masalah:

* Pengguna Redmi Note 14 mengalami ponsel mati mendadak setelah pembaruan HyperOS.
* Indikator baterai yang tidak akurat menjadi penyebab utama masalah.
* Xiaomi telah mengirimkan uji coba perbaikan dan menyarankan kalibrasi baterai.
* Xiaomi mengklaim telah memperbaiki 11 bug sistem pada berbagai perangkat.

Ponsel Mati Mendadak dan Indikator Baterai Tidak Akurat

Masalah yang paling meresahkan adalah ponsel mati secara tiba-tiba ketika baterai mendekati habis. Padahal, indikator daya masih menunjukkan persentase baterai yang tersisa. Hal ini tentu sangat mengganggu, terutama bagi pengguna yang sedang menggunakan ponsel untuk aktivitas penting. Persentase baterai yang tidak akurat juga mempersulit pengguna dalam mengelola penggunaan daya dan berpotensi menyebabkan kehilangan data penting.

Masalah ini khususnya dialami oleh pengguna dengan versi sistem operasi OS 3.0.4.0.WOGMIXM dan OS 3.0.3.0.WOFMIXM. Hal ini mengindikasikan bahwa masalah tersebut terkait langsung dengan pembaruan HyperOS pada versi tertentu.

Respons Cepat Xiaomi dan Solusi Sementara

Menanggapi laporan dari pengguna, Xiaomi bergerak cepat dengan mengirimkan pembaruan uji coba (test fix) kepada sejumlah pengguna yang terdampak. Namun, hasilnya beragam. Sebagian pengguna melaporkan masalah teratasi, sementara sebagian lainnya masih mengalami gejala yang sama.

Sebagai solusi sementara, Xiaomi menyarankan pengguna untuk melakukan kalibrasi baterai. Caranya adalah dengan menguras baterai hingga habis, kemudian mengisi daya hingga 100 persen.

Masalah Lain di Perangkat Xiaomi

Selain masalah pada Redmi Note 14, keluhan juga muncul dari pengguna Redmi Note 13 Pro+ 5G di wilayah Uzbekistan. Sejumlah pengguna melaporkan kamera belakang bergetar dan mengeluarkan suara tidak normal saat digunakan. Bug ini terjadi pada versi OS 2.0.209.0.VNOMIXM.

Xiaomi telah mengonfirmasi sedang menyelidiki masalah ini. Perusahaan meminta data tambahan dari pengguna untuk mempercepat proses analisis.

Xiaomi Klaim Perbaiki Sejumlah Bug Sistem

Di tengah berbagai keluhan pengguna, Xiaomi memberikan kabar baik dengan mengklaim telah berhasil memperbaiki 11 masalah penting yang sebelumnya menghantui berbagai perangkat di ekosistem HyperOS. Ini adalah langkah positif yang menunjukkan komitmen Xiaomi untuk meningkatkan kualitas sistem operasi dan memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Tinggalkan komentar


Related Post